Aksi DD Sulsel Evakuasi Korban Banjir Bandang Masamba

Aksi DD Sulsel Evakuasi Korban Banjir Bandang Masamba
Aksi DD Sulsel Evakuasi Korban Banjir Bandang Masamba

LUWU UTARA – Ribuan rumah warga di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, dihantam banjir bandang, Senin (13/7/2020) malam. Sebanyak 4.930 keluarga di 6 kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Masamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke, dan Malangke Barat.

Hingga saat ini, 10 orang dilaporkan meninggal dunia dan 46 lainnya masih dalam pencarian. Banjir ini dilaporkan sebagai banjir terparah yang melanda wilayah tersebut. Ratusan rumah warga terendam lumpur bercampur pasir setelah diterjang air bah setinggi dua meter.

Dompet Dhuafa Sulsel (DD Sulsel) dengan cepat merespons kejadian bencana ini. Tujuh orang tim diturunkan untuk membantu kebutuhan darurat di lokasi terdampak.

Hingga Rabu (15/7/2020), Dompet Dhuafa telah melakukan asesmen dan pendampingan awal terhadap warga terdampak.

Dompet Dhuafa Sulsel juga bergabung bersama tim gabungan untuk melakukan evakuasi korban hilang di Desa Radda, Kecamatan Baebunta. Lokasi ini merupakan lokasi terdampak parah banjir bandang.

Ratusan rumah di desa ini tertimbun lumpur. Aktivitas warga lumpuh karena lumpur yang membawa material seperti kayu dan sampah menutup jalan di pemukiman warga.

Pimpinan cabang Dompet Dhuafa Sulsel, Rahmat Hidayat HM, mengatakan bahwa Dompet Dhuafa sudah hadir di lokasi untuk membantu evakuasi korban. Dompet Dhuafa, kata dia, akan melakukan yang terbaik sampai proses recovery nanti.

“Saat ini, Rabu (15/7/3020), kami melakukan evakuasi korban hilang di Desa Radda, Kecamatan Baebunta. Sementara untuk rencana respons ke depan, Dompet Dhuafa akan membuka dapur umum, pos hangat, dan aksi bersih material yang masih menutupi ruas jalan,” ujarnya.

Be informed!

berlangganan info DD