Bantuan Layanan Kesehatan Mustahik

Ny. Wapehi, seorang pasien asal kendari,  Sulawesi Tenggara, yang mengalami tumor jinak pada bagian perutnya. Beliau sempat dirawat di RSUD Kota kendari dan akhirnya dirujuk ke RSUD Daya untuk penangan lebih lanjut. Tepat pada tanggal 15 September 2015 Ibu Wapehi dirawat dengan asuransi kesehatan BPJSdi Rumah Sakit Umum Daya. Selama perawatan  ibu Wapehi harus melakukan pemeriksaan laboratorium yang tidak ditanggung oleh BPJS. Ibu Wapehi dan suaminya tidak mengetahui segala hal yang ada di Makassar. Berbicara pun menggunakan bahasa daerah. Tetangga mereka, Bapak Lamelesi membantu dengan mendampingi pasien hingga ke Rumah Sakit Daya.
Ibu Wapehi, pasien dari Kendari
Bapak lamalesi adalah seorang dosen di salah satu perguruan tinggi yang ada di Kendari. Dia juga pendamping dari smart ekselensia yang merupakan program dari Yayasan Dompet Dhuafa. Pak lamalesi mengajukan permohonan ke Dompet Dhuafa Sulsel agar dapat membantu pendampingan dan biaya pemeriksaan laboratorium. Pak Lamesi tidak ikut bersama keluarga Ibu Wapehi dalam pemeriksaan kesehatan di Makassar karena urusan kerjaan.
Tim dompet dhuafa dengan segera merespon pengajuan ini. Pendampingan semua administrasi dan persiapan operasi, termasuk penyediaan darah dan pemeriksaan sample tumor pasca operasi.

Setelah menajalani perawatan selama sebulan Ny. Wapehi dan suaminya sangat berterima kasih kepada program Dompet Dhuafa atas segala jasanya dalam memberikan pendampingan yang terbaik. Meskipun ibu Wapehi tak lancar berbahasa indonesia tapi ketika team program mengantarnya ke bandara untuk pulang ke Kendari, raut wajah dan bola mata yang berkaca-kaca berbicara, bersyukur atas rahmat, bersyukur atas segalanya. Tak banyak ucapan yang keluar hanya bahasa tubuh dan ungkapan terima kasih untuk Dompet Dhuafa (Nassrullah/Program)
Tinggalkan Komentar

Be informed!

berlangganan info DD