GALANG DONASI PALESTINA, DOMPET DHUAFA SULSEL GELAR KONSER KEMANUASIAN

Makassar, 8/2, Bertempat di Nipah Mall, Dompet Dhuafa Sulsel mengadakan Konser Kemanusiaan “The Sound of Humanity”. Ini merupakan event ketiga yang dihelat dalam rangka Bulan Kemanusiaan Dompet Dhuafa Seluruh Indonesia. The Sound of Humanity digelar mulai jam 13.00 dengan dibuka oleh Lomba Mewarnai untuk anak usia TK-SD. Lomba ini bertujuan untuk mengenalkan anak pada perwujudan…

Mengangkat Tema Baktiku, Berbagiku, Dompet Dhuafa Sulsel menggelar Talk Show Bertajuk Membangun Brand Image di Usia Muda.

Makassar, Kamis (17/10), bertempat di Aula Prof. Mattulada – Fakultas Ilmu Bahasa Unhas, Dompet Dhuafa Sulsel bersama Penerima Beastudi ETOS, Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Kosmik) Unhas, dan Fosei Unhas menggelar FundTalk (Fundraising Talk) dalam rangka memeringati Hari Sumpah Pemuda. Dalam talkshow yang mengangkat diskusi seputar Brand Image di usia Muda dan tantangan di era 4.0…

Open Donasi Gempa Ambon

Gempa 6.8 SR mengguncang bumi Ambon, Kamis, 26 September 2019. Gempa itu merusak sejumlah rumah dan fasilitas warga. 23 orang meninggal dunia, dan ratusan warga lainnya terluka. Sebagai tim respon bencana Dompet Dhuafa, Disaster Management Center telah melakukan respon cepat. Di antaranya mendirikan pos hangat, di pos pengungsian Desa Suli, Maluku Tengah dan posko pengungsian…

LAPORAN SITUASI PUTING BELIUNG PANGKEP PER 15 JANUARI 2017

Relawan dikerahkan untuk bergotong royong untuk membantu membersihkan dan meperbaiki rumah yang terdampak. Selain rumah, terdapat juga alat-alat rumah maupun perabotan yang rusak parah. Hampir keseluruhan rumah korban sudah teratapi dengan tenda sementara. Namun ada beberapa rumah yang hingga hari ini belum berdiri secara utuh karena pemilik rumah adalah kaum dhuafa atau orang miskin yang perlu dibantu.

Mari Bantu Korban Puting Beliung Pangkep #LovePangkep

Rata-rata warga terdampak saat ini membutuhkan tenda sementara untuk atap rumah mereka yang rusak maupun yang hilang akibat puting beliung. Saat sekarang ini curah hujan sangat tinggi sehingga mereka membutuhkan tenda sementara sebagai atap untuk berteduh. Selain itu mereka juga membutuhkan selimut, sarung, bahan material pendukung untuk memperbaiki rumah, dan bahan logistik berupa beras.