Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan Wisuda 59 Guru Program SMT di Kota Parepare dan Kabupaten Barru.

Sekolah Guru Indonesia (SGI) Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan mewisuda 59 guru yang berasal dari Kota Parepare dan Kabupaten Barru. Acara wisuda yang dilaksanakan pada Ahad (8/11) ini bertempat di Balai Ainun Habibie Kota Parepare. Kegiatan Wisuda ini menandai berakhirnya program pelatihan guru yang dinamakan SGI Master Teacher Angkatan XXXVII . Peserta dalam program ini merupakan mereka yang sebelumya telah terjaring melalui tahap seleksi wawancara dan microteaching. Peserta terpilih kemudian diberikan pembinaan selama kurang lebih tiga bulan. Program ini merupakan pelatihan para guru transfoormatif yang mampu menciptakan kelas belajr aktif, inovatif, kreatif dan menyenangkan.

Acara wisuda ini dihadiri oleh Wakil Walikota Parepare H. Pangerang Rahim, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare Drs. Arifuddin Idris ,dan Pengurus Pusat Sekolah Guru Indonesia Asep Ihsanudin.

Wakil Walikota Parepare H. Pangerang Rahim memberikan apresiasi dengan adanya SGI Master Teacher di Kota Parepare dan nasihat khusus kepada wisudawan agar tetap semangat mengabdikan dirinya untuk dunia pendidikan.

“Alhamdulillah, SGI telah membantu memenuhi standar kompetensi guru kita,ini sangat penting karena standar ini akan menujukkan kulaitas dari guru kita sebagai tenaga pendidik.”

Sementara Pengurus Pusat Sekolah Guru Indonesia Asep Ihsanudin mengungkapkan Sekolah Guru Indonesia merupakan salah satu jejaring divisi pendidikan Dompet Dhuafa  yang harapannya dapat menjadi inspirasi pendidikan Indonesia. Ia juga mengajak untuk menjadikan wisuda ini menjadi awal bagaimana guru terus belajar dan berkolaborasi bersama mengembangkan pendidikan Indonesia.

Pimpinan cabang Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan Rahmat HM juga mengucapkan selamat kepada guru-guru yang telah berhasil menyelesaikan program SGI Master Teacher di kota Parepare dan Kabupaten Barru bersama Dompet DHuafa Sulawesi Selatan.

“Kami sangat bangga dengan pencapaian ini dan mudah-mudahan apa yang dipelajari dapat bermanfaat karena peran sebagai guru sangat vital dalam pemberantasan kemiskinan.”

Dompet Dhuafa sebagai pengelolal ZISWAF berharap dengan adanya penyaluran dana ZISWAF untuk program pendidikan dapat berkontribusi untuk memajukan Indonesia menjadi lebih sejahtera dengan masa depan yang lebih baik. 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Nama *
Surel *
Situs web