Melalui Program Muda Berdaya, Dompet Dhuafa Sulsel Menggandeng Kopi Patongko Berdayakan Potensi Desa


Tidak bisa dipungkiri kalau saat ini penikmat kopi meningkat pesat dari tahun ke tahun. Hal ini dibuktikan dengan berjamurnya kedai  kopi mulai dari tengah kota yang ramai hingga pelosok desa. Akan tetapi dibalik nikmatnya secangkir kopi, tidak banyak yang tahu kabar kesejahteraan petani kopi di desa.

Dalam upaya peningkatan ekonomi kreatif, Dompet Dhuafa Sulsel membuat program kegiatan ekonomi Muda Berdaya dengan merangkul beberapa para pemuda desa untuk menerima manfaat. Salah satunya merangkul Ramly Lambogo bersama-sama memberdayakan potensi kopi perkebunan Pattongko, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Melalui program pemberdayaan ini, Ramly tidak hanya memastikan keadaan kebun kopi namun juga memberikan edukasi terkait pemeliharaan kebun yang baik mulai dari suhu udara hingga kualitas tanah agar kopi ternutrisi dengan baik.

Ramly selaku pendamping program, menyatakan rasa bangganya disupport oleh Dompet Dhuafa Sulsel memberdayakan potensi desanya. Sejak 2020, Ramli terus mendampingi petani yang tergabung pada program pemberdayaan.

Pada Kamis (4/2/2021), Ramli berserta para petani melakukan pemangkasan pada tangkai-tangkai kecil. Ramli mengatakan “Melihat buah kopi lagi imut-imutnya, perlu memang untuk memangkas tunas-tunas kecil yang tumbuh pada ketiak daun dan sela dompolan buah kopi. Selain utnuk membuat nutrisi terfokus pada buah kopi, juga untuk membuat buah kopi mendapatkan cahaya matahari yang cukup”. Ramly juga menambahkan “Serangkaian proses pemeliharaan ini dilakukan bertujuan agar produksi kopi melimpah dan petani mengalami peningkatan ekonomi”.

Menurut salah satu petani Penerima Manfaat (PM), Alimuddin mengatakan “Dengan kopi pattongko kami di ajari mengelola kopi, dari perawatan sampai bagaimana cara memanen dengan benar. Jadi kami juga dapat ilmu tentang kopi selain mendapatkan peningkatan ekonomi.”

Saat ini Kebun Kopi Pattongko Sinjai memiliki 12 petani kopi yang berasal dari 2 desa yaitu Desa Pattongko dan Desa Kompang, 8 orang pemetik, dan 2 orang yang  mengelolah dan mendampingi.  Kopi yang  dihasilkan merupakan kopi robusta dan arabica. Untuk mencoba produk Kopi Pattongko ini, bisa dipesan melalui sosial media Galeri Berdaya yang merupakan etalase produk pemberdayaan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan.

Be informed!

berlangganan info DD