Militery Super Camp bersama School of Master Teacher

School of Master Teacher merupakan salah satu program pendidikan yang diinisiasi oleh Dompet Dhuafa Sulsel dan Sekolah Guru Indonesia dengan visi Awaken the Teacher Within. Model pembinaan dilakukan rutin selama tiga bulan di akhir pekan bagi guru-guru yang lulus seleksi. Kurikulum yang diterapkan di dalam perkuliahan menekankan pada tiga aspek,  yakni 3P (Pengajar, Pendidik, dan Pemimpin). Aspek tersebut diharapkan dapat menjelma dalam pribadi para peserta setelah lulus menjadi wisudawan dan wisudawati School of Master Teacher hingga layak disebut guru transformasi.
Saat ini program yang dimaksud di atas tengah berjalan dan memasuki bulan ketiga. Para peserta yang lulus seleksi berjumlah 24 dan berasal dari 11 sekolah negeri maupun swasta, SDI Maccini Sombala, SDI Karunrung, SDN Mangkura 3, SDIT Nurul Fikri, SDI Bertingkat, SDIT Mutiara, SDN Kaccia, SDIT Ar-Rahmah, SDN Katangka, SDI Gontang, dan MI Fatthur Rahman. Pembentukan karakter kepemimpinan bagi para peserta dikemas dalam program ‘Militery Super Camp’ bekerja sama dengan TNI/ Kopasus.

Akhir Desember ini, tepatnya saat libur sekolah baru dimulai, para peserta School of Master Teacher menghabiskan waktu untuk penggemblengan kepemimpinan bersama Yonkav 10-SERBU. Camp ini berlangsung selama 4 hari, yakni 27-30 Desember 2014. Berbagai agenda seru dan menambah wawasan pun sangat dirasakan oleh para peserta. Mulai dari kegiatan pagi hingga malam. Pun dari in door hingga out door. 
“Saya pernah mengikuti perkuliahan Wawasan Nusantara dan Kebangsaan saat menjadi mahasiswa, dulu, tapi menurut saya, hari ini adalah perkuliahan terkeren yang pernah saya dapatkan”, ungkap Jusria Kadir (SDIT Ar-Rahmah), salah satu peserta School of Master Teacher saat sesi brainstormingpada kegiatan in door. Usai menyampaikan kesan itu, tepuk keren ala Sekolah Guru Indonesia pun diberikan sebagai apresiasi kepada pemateri, Lettu Kav Adzan.
Lain lagi dengan Rawiah, peserta dengan asal sekolah SDI Bertingkat Kelapa Tiga yang dengan enteng dan senangnya menyampaikan kepada panitia agar kegiatan camp ini diulang lagi. Saking terkesannya dengan sesi caraka malam di tengah hujan yang mengguyur para peserta, termasuk dirinya. Materi terakhir yang tak kalah hebat adalah menembak, outbond, dan joy ride.











Tercipta jiwa kepemimpinan serta terbentuknya karakter dengan nilai-nilai kedisiplinan, keteladanan, kerja sama, juga ketahanan sipil merupakan tujuan akhir kegiatan ini. Bangga Jadi Guru, Guru Berkarater, Menggenggam Indonesia.

Be informed!

berlangganan info DD