Sedikit hal-hal penting tentang Zakat Fitrah

 

َوَعَنِ اِبْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: ( فَرَضَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم زَكَاةَ اَلْفِطْرِ; طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنَ اَللَّغْوِ, وَالرَّفَثِ, وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ, فَمَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ اَلصَّلَاةِ فَهِيَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ, وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ اَلصَّلَاةِ فَهِيَ صَدَقَةٌ مِنَ اَلصَّدَقَاتِ. )  رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ, وَابْنُ مَاجَهْ, وَصَحَّحَهُ اَلْحَاكِم ُ

Artinya : Dari Ibnu Abbas Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam mewajibkan zakat fitrah sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari perkataan yang tidak berguna dan kotor, dan sebagai makanan bagi orang-orang miskin. Maka barangsiapa yang mengeluarkannya sebelum sholat, ia menjadi zakat yang diterima dan barangsiapa mengeluarkannya setelah sholat, ia menjadi sedekah biasa. Riwayat Abu Dawud dan Ibnu Majah. Hadits shahih menurut Hakim

Sebagai lembaga penghimpun dana zakat, Dompet dhuafa Sulsel memberikan banyak kemudahan untuk berzakat. Menyebarkan konter Dompet dhuafa di 18 titik, bekerja sama dengan 14 Gerai, Dompet Dhuafa Sulsel juga memberikan layanan jemput zakat. Siapapun yang ingin berzakat tapi tidak sempat menuju kantor Dompet Dhuafa ataupun konter Dompet Dhuafa, dapat menggunakan Layanan Jemput Zakat dengan menghubungi nomer 0853 7321 1111.

Tentang zakat, berikut beberapa penjelasan singkat :
Kata Zakat, selayaknya kata Shalat, selalu digandengkan dalam kalimat Al-Qur’an. Hal tersebut menunjukan betapa pentingnya berzakat dalam Islam. Menurut bahasa, zakat adalah membersihkan diri atau mensucikan diri.  Sedangkan menurut istiah zakat adalah kadar harta tertentu yang wajib dikeluarkan kepada orang yang membutuhkan atau yang berhak menerimanya dengan beberapa syarat tertentu sesuai dengan syariat islam.

Zakat Fitrah

Zakat Fitrah merupakan zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap orang islam. Laki laki dan perempuan, besar dan kecil, merdeka atau hamba sahaya. Tujuannya untuk membersihkan jiwa / diri seseorang yang sudah melaksanakan puasa. Zakat fitrah berupa makanan pokok yang mengenyangkan yaitu sebanyak 3,2 liter atau 2,5 kg.

Adapun fungsi dari zakat fitrah adalah untuk membersihkan atau menyucikan diri dari harta-harta yang dimiliki di dunia. Jadi jelas sudah perihal kewajiban masing-masing muslim untuk membayar zakat fitrah di bulan puasa Ramadhan.

Kapan berzakat fitrah?
Berikut adalah beberapa waktu yang diperbolehkan, wajib, sunnah, makruh, dan haram pada saat pembayaran zakat fitrah.
a. Waktu yang diperbolehkan, yaitu dari bulan Ramadhan sampai terakhir bulan ramadhan
b. Waktu yang Wajib, yaitu dari terbenam matahari penghabisan bulan ramadhan.
c. Waktu yang lebih baik (sunnah), yaitu dibayarkan sesudah shalat shubuh, sebelum pergi shalat ied.
d. Waktu makruh, yaitu membayar zakat fitrah sesudah shalat ied, tetapi sebelum terbenam matahari, pada hari raya idul fitri.
e. Waktu haram, yaitu membayar zakat fitrah setelah terbenam matahari pada hari raya idul fitri.

Salah satu hadist berbunyi:
“Bahwa Rasulullah memerintahkan agar zakat fitrah diberikan sebelum orang-orang Islam pergi untuk menunaikan ibadah shalat Idul Fitri (Shalat Ied). (Hadist Shahih Muslim 1645)”

Bagaimana cara membayar zakat?
Adapun cara dalam melakukan melakukan zakat fitrah adalah bisa dengan membayar sebesar satu sha’ (1 sha’=4 mud, 1 mud=675 gr). Perhitungan tersebut jika di implementasikan dalam bentuk yang lebih general lagi kira-kira setara dengan 3,5 liter atau 2.7 kg makanan pokok (tepung, kurma, gandum, aqith) atau yang biasa dikonsumsi di daerah bersangkutan (Mazhab syafi’i dan Maliki).

Syarat Wajib Zakat Fitrah ?
Berikut adalah Syarat wajib mengeluarkan zakat fitrah:
a. Islam. orang yang bukan islam tidak wajib
b. Dilaksanakan sesudah terbenam matahari diakhir bulan Ramadhan
c. Mempunyai kelebihan harta untuk keperluan makan dirinya sendiri dan keluarga.

Rukun Zakat Fitrah ?
Berikut adalah Rukun dari zakat fitrah.
a. Niat zakat
b. Orang yang berzakat atau nama lainya adalah muzakki
c. Orang yang menerima atau nama lainya adalah Mustahik
d. Makanan pokok yang dizakatkan.

Niat Zakat Fitrah untuk diri sendiri dan keluarga
Bacaan Doa Niat Zakat Fitrah untuk diri sendiri dan keluarga : “Nawaitu an uhrija zakat fitri anna wa ‘an jami’i maa yalzamuni nafqu tuhun syiar a’an far dzolillahi ta’ala”.
Artinya : ” Saya niat mengeluarkan zakat atas diri saya dan atas sekalian yang saya wajibkan memberi nafkah pada mereka secara syari’at, fardhu karena Allah ta’ala”.
Niat Zakat Fitrah untuk diri sendiri 
Bacaan Doa Niat Zakat Fitrah untuk diri sendiri : “Nawaitu an ahroja zakat fitri annafsi fardholillahi ta’ala”
Artinya : “saya berniat mengeluarkan zakat fitrah atas diri sendiri saya sendiri, fardhu karna Allah Ta’ala.

Niat Zakat Fitrah untuk istri 
Bacaan Doa Niat Zakat Fitrah untuk istri : “Nawaitu an-uhrizakat fitri an zaw jati fardzolillahita ‘ala”.
Artinya : “Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah atas istri saya, fardhu karena Allah Ta’ala.

Niat Zakat Fitrah untuk anak laki-laki kita
Bacaan Doa Niat Zakat Fitrah untuk anak laki-laki kita : “Nawaitu an uhrija zakat fitri (…..) fardzolillahi ta’ala”.
Artinya : “Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah atas anak laki-laki saya (sebut namanya) fardhu karena Allah Ta’ala”.

Bacaan Doa Niat Zakat Fitrah untuk anak perempuan kita 
Bacaan Doa Niat Zakat Fitrah untuk anak perempuan kita : “Nawaitu an uhrija zakat fitri ambinti (…….) fardzolillahita’ala”.
Artinya : “Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah atas anak perempuan saya (sebut namanya), fardhu karena Allah ta’ala”.

Bacaan Doa Niat Membayar dan Menerima Zakat Fitrah
Dalam melakukan zakat fitrah terdapat serah terima antara pemberi dan penerima zakat yang disertai dengan doa kedua belah pihak antara lain sebagai berikut…

Niat Membayar Zakat Fitrah
Bacaan Doa Niat Membayar Zakat Fitrah : “Allahumma j’alhaa maghnaman, walaa taj’alhaa maghraman”.
Artinya : “Ya Allah jadikanlah ia sebagai simpanan yang menguntungkan dan jangan jadikanlah ia pemberian yang merugikan”.

Niat Menerima Zakat Fitrah 
Bacaan Doa Niat Menerima Zakat Fitrah : “Aajarak-llahuma fiima a’thaita, wa baraaka laka fiimaa abqaita, waj’alhu laka thahuuraa”.
Artinya : Semoga Allah memberi pahala atas apa yang telah kau berikan, menjadikannya penyuci (jiwa dan harta) untukmu, dan melimpahkan berkah terhadap harta yang tersisa”.

flayer

Mari berzakat dengan Dompet Dhuafa Sulsel, 
Zakatnesia, Berkah Untuk Sulawesi Selatan! 

Leave a Reply

Required fields are marked*