Soft Lunching Program Kampung Ternak Milik Dhuafa

Penyerahan Simbolis 40 Ekor Kambing kepada dhuafa peternak yang diserahkan oleh Wakil Walikota Makassar dalam rangkaian peresmian kantor baru Dompet Dhuafa Sulsel di Jl. AP Pettarani No. 33 Kav. 1 Makassar

Makassar- Selain tasyakuran kantor baru Dompet Dhuafa Sulsel dan buka puasa bersama, Dompet Dhuafa juga  melakukan Soft Lunching program Kampung Ternak Milik Dhuafa. Sebanyak 40 Ekor kambing diserahkan secara simbolis oleh Wakil Walikota Makassar, Dr. Syamsu Rizal MI, S.Sos. M.Si  didampingi didampingi GM Pengjar Dompet Dhuafa, Romi Ardiansyah, dan Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, Andriansyah kepada penerima manfaat pemberdayan peternakan untuk kaum dhuafa di  halaman kantor Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan  yang beralamat di  Ruko Pettarani Indah  Jl. A.P Pettarani No. 33 Kav. 1, Makassar (15 Juni 2017)

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, Andriansyah, mengatakan saat ini sudah ada 8 orang Penerima Manfaat (PM) dalam program Kampung Ternak. Sebanyak 40 ekor Kambing kemudian digemukkan dan dikembangbiakkan oleh Penerima Manfaat dhuafa yang didampingi Dompet Dhuafa Sulsel.  Setiap peternak memperoleh sebanyak 2-3 induk betina dan satu ekor bakalan (pejantan). Penerima manfaat yang bergabung dalam program kampung ternak ini adalah masyarakat dhuafa yang berada di sekitar wilayah program yang berlokasi Kampung Ternak Milik Dhuafa di Jl. Macanda, 700 meter dari kampus UIN Alauddin, Samata, Gowa.

“Program Kampung Ternak Milik Dhuafa merupakan salah satu dari tiga program pemberdayaan ekonomi untuk dhuafa sebagai pendayagunaan dana Zakat yang dikelola oleh Dompet Dhuafa Sulsel. Kampung ternak ini juga berdiri diatas tanah wakaf dari donatur Dompet Dhuafa Sulsel. Para Peternak Dhuafa dibekali pelatihan dan pendampingan secara berkelanjutan, sebagai upaya peningkatan kapasitas Peternak Dhuafa baik dari skill beternak hingga pengembangan usaha produktif peternakan.” lanjut Andriansyah

GM Pengjar Dompet Dhuafa, Romi Ardiansyah, mengatakan Dompet Dhuafa  menjadi bagian dari masyarakat sebagai pemberdaya, sebagai pendamping, sebagai sahabat bagi semua masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan, mewujudkan suatu masyarakat yang lebih mandiri.

“Sebagai pendayagunaan dana zakat yang dikelola oleh Dompet Dhuafa Sulsel, melalui program Kampung Ternak memadukan antara sistem pengembangbiakkan ternak (sentra ternak) dengan pemberdayaan masyarakat miskin. Melalui program ini akan membantu  meningkatan kesejahteraan peternak dari usaha pemberdayaan Kampung Ternak” ujar Romi

Semoga semakin banyak dhuafa yang terbantu melalui program Kampung Ternak ini. Oleh karena itu, tentunya dukungan dari berbagai pihak baik donatur, relawan, individu, komunitas, media, pemerintah , maupun swasta akan sangat berarti. Kampung Ternak Milik Dhuafa adalah salah satu bukti bahwa dana zakat, infak, sedekah dan wakaf dapat memberikan kontribusi terhadap pengentasan kemiskinan khusunya di Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Pendamping Kampung Ternak Milik Dhuafa, Hamdani, mengatakan para penerima manfaat kampung ternak akan dibekali berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang peternakan. Diantaranya adalah pembekalan membuat pakan dari limbah pertanian, seleksi ternak bibit kambing, dan pembuatan pupuk kompos serta pupuk cair dari kotoran ternak kambing.

“Para peternak kita dampingi dengan mengajarkan dan membekali ilmu peternakan beserta mengajarkan tentang perawatan dan pengobatan terhadap hewan ternak.” ujarnya

Kampung Ternak Milik Dhuafa selain sebagai pemberdayaan dhuafa, Kampung Ternak juga menjadi sarana edukasi bagi siapa saja yang ingin mempelajari tentang peternakan kambing. (Syarif/DDSS)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Nama *
Surel *
Situs web