Tak Punya Biaya Berobat, Ibu Suriani Berjuang Melawan Kanker

Tak Punya Biaya Berobat, Ibu Suriani Berjuang Melawan Kanker
Tak Punya Biaya Berobat, Ibu Suriani Berjuang Melawan Kanker

Ibu Suriyani dapat tersenyum kembali setelah berjuang melawan kanker payudara yang diderita selama 6 bulan

Sahabat, masih ingat Ibu Suriyani (56)  Penderita Kanker Payudara yang tak punya biaya berobat…

Bagaimana kondisinya dulu?

Dia mengaku ketika awal gejala kanker muncul, sempat berobat ke Puskesmas terdekat namun disarankan untuk berobat ke rumah sakit. Alasan tidak punya biaya untuk berobat akhirnya mencari pengobatan alternatif yang mudah didapatkan dengan minim biaya. Akan tetapi usaha untuk menyembuhkan kankernya melalui pengobatan alternatif tidak berhasil. Akhirnya lama kelamaan kanker yang dideritanya mencapai stadium lanjut, dimana sel kanker sudah ganas. Kanker payudara yang diderita selama 6 bulan menimbulkan bongkahan besar tepat di payudara sebelah kanannya. Sehingga membuat ibu Suriyani menjadi cemas, belum lagi cerita dari tetangga dan keluarganya di kampung mengatakan penyakit itu tidak bisa di sembuhkan dan butuh dana besar untuk operasi. Alasan tidak punya biaya sehingga terlambat berobat dan takut dengan biaya besar itu berpotensi menjadi hutang bagi keluarganya yang hanya berprofesi sebagai tukang becak dan anaknya sebagai tukang batu.

Kanker yang dideritanya menimbulkan bongkahan besar pada payudaranya, lama-kelamaan pecah sehingga berlubang yang membuat rasa sakit yang sangat menyiksa ibu Suryani.  Mereka tidak tahu mengggunakan dan tidak mengerti alur maupun cara mendapatkan pelayanan kesehatan melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS) sehingga mereka sangat membutuhkan pendamping untuk advokasi kesehatan. Meski pada waktu itu ibu Suriyani sudah mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS), namun tidak semua biaya pengobatan ditanggung BPJS maupun KIS termasuk biaya Obat yang tidak disediakan di Rumah Sakit begitupula dengan beberapa kantong darah yang memerlukan biaya.

Berita dari sosial media

Berita tentang  Ibu Suriyani penderita kanker yang tak punya biaya berobat mulai tersebar di berbagai media salah satunya di media online, kemudian mendapat respon dari berbagai komunitas yang  kemudian mengunjungi beliau meski hanya sekedar mewawancarai dan mengambil foto. Padahal waktu itu dia sangat berharap ada salah satu dari banyaknya tamu yang berkunjung ke rumahnya bisa membawanya ke rumah sakit termasuk berharap ada dermawan yang dapat menanggung biaya berobat ke Rumah Sakit. Ibu Suriyani ditemani anaknya tidak tahu cara menggunakan kartu KIS, sementara waktu itu itu kanker yang yang dideritanya sudah semakin parah yang membuat dirinya tersiksa kesakitan.

Mendengar berita tentang Ibu Suriyani, Dompet Dhuafa Sulsel langsung mengunjungi ibu Suriyani di rumahnya yang beralamat di Jl. Abdullah Dg. Sirua, Makassar. Selanjutnya mengadvokasi dan mendampingi Ibu Suriyani agar segera mendapat pelayanan di rumah sakit. Mulai dari sebelum menjalani operasi hingga pasca operasi kanker, ibu Suriyani terus didampingi Dompet Dhuafa hingga kini bisa tersenyum kembali.

kunjungan-survey-ke-rumah-bu-suriyani

Dompet Dhuafa mensurvey dan memastikan kebenaran info terkait Ibu Suriyani

Klik Kunjungan DD ke Rumah Ibu Suryani

“Masyarakat miskin seperti kami mana paham cara berobat dan tidak mengerti arahan yang harus kami lakukan di Rumah Sakit, kami pernah dibawa ke rumah sakit oleh lembaga lain tetapi hanya sekedar diantar hingga ke depan pintu rumah sakit saja setelah itu mereka pergi. Setelah itu kami bingung mau buat apa, tidak tahu cara mendaftar menjadi pasien dan tidak mendapat tindakan pelayanan. Mulai pagi hingga sore kami menunggu di rumah sakit, namun tidak mendapat tindakan dan terpaksa kami hanya menunggu hingga pelayanan rumah sakit pulang, karena kami tidak mengerti proses pengobatan di rumah sakit.” ungkapnya Ibu Suriyani  kepada tim Dompet Dhuafa

Mendengar cerita langsung dari Ibu Suriyani tentang kondisinya pada waktu itu, Dompet Dhuafa Sulsel merespon dan melakukan perawatan  sebelum mendampinginya ke Rumah Sakit.

rumah-bu-suriani

Kondisi rumah Ibu Suriyani tampak dari luar

Menunggu beberapa Hari kemudian, tim Kesehatan Dompet Dhuafa Sulsel menemani Ibu Suriyani ke Rumah Sakit dan memastikan telah masuk di ruang perawatan Rumah Sakit untuk Operasi pengangkatan Kanker Payudara.

Ibu Suriyani sampai tidak kepikiran kalau bantuan dan pelayanan yang diberikan Dompet Dhuafa bisa sangat total.

“Dompet Dhuafa datang ke rumah saya, mengantar saya ke rumah sakit, ambilkan obat di apotik, membayarkan biayaobat di apotik luar, mengambilkan saya darah di PMI hingga subuh, tiap hari mengunjungi saya di rumah sakit sekedar menanyakan kabar kami dan keperluan tambahan sampai pada pemulangan dari rumah sakit tanpa mengenal waktu, dan membayarkan biaya pengobatan yang tidak ditanggung KIS maupun BPJS ” ungkapan terima kasih Ibu Suriyani kepada Dompet Dhuafa Sulsel atas bantuannya.

dompet-dhuafa-dampingi-ibu-suriani

Pendampingan yang dilakukan oleh relawan Dompet Dhuafa Sulsel kepada Ibu Suriyani ketika masih dirawat di Rumah Sakit

Klik Aksi Volunteer Dompet Dhuafa

Hingga kini Ibu Suriyani masih didampingi oleh Dompet Dhuafa Sulsel bersama Relawan dalam mengawal proses perawatan dan pengobatan lanjutan di rumahnya seperti konsultasi kesehatan.

Ibu Suriyani tidak menyangka ada lembaga sosial seperti Dompet Dhuafa. Dia cuma tahu kalau sakit di kota besar seperti Makassar, mereka yang dhuafa akan kesusahan, jarang di perhatikan sama tetangga yang jauh berbeda dengan di kampung. Ungkapan syukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan yang ia dapat.

“Terima kasih yang sebanyak-banyak kepada semua donatur Dompet Dhuafa Sulsel atas segala bantuannya” ucapan terima kasih Ibu Suriyani kepada donatur

Bagaimana kondisinya kini?

Ketika kami berkunjung ke rumah Ibu Suriyani,  pada saat itu kondisi langit masih agak putih kehitam-hitaman, hujan dari langit jatuh ke permukaan bumi secara perlahan-lahan dengan suhu udara yang dingin. Meski hari itu cuaca kurang baik namun tak mempengaruhi niat kami untuk mengetahui perkembangan Ibu Suriyani pasca operasi Kanker Payudara. Ketika kami tiba, kami melihat ibu Suriyani dengan wajahnya yang tampak cerah ditambah dengan senyum bahagia. Kami yang berkunjung saat itu menjadi sangat bahagia, karena dapat melihat Ibu Suriyani bisa kembali tersenyum setelah berbulan-bulan melawan kanker payudara yang dideritanya. Meski dalam proses melawan kanker Ibu Suriyani harus merelakan kehilangan salah satu organ tubuhnya akibat kanker payudara yang dideritanya.

senyum-bu-suriani-berkat-donasi-melalui-dompet-dhuafa-sulsel

Senyum Ibu Suriyani berkat donasi anda melalui Dompet Dhuafa

Sehat Milik Semua

Masyarakat Indonesia khususnya wilayah Sulawesi Selatan memiliki berbagai suku, bahasa, budaya dan adat istiadat yang mayoritas beragama Islam dengan jumlah penduduk yang banyaknya tentunya akan mempengaruhi kehidupan sosial di lingkungannya. Diantara penduduk ada yang kaya dan ada yang miskin/dhuafa. Sakit tidak memandang orang kaya maupun dhuafa, karena sakit dapat menimpa siapapun.

Ketika sakit, orang kaya masih dapat membiayai pengobatannya dengan simpanan uang yang dimiliki, namun bagi mereka yang dhuafa masih harus berjuang untuk mencari biaya pengobatannya meski sudah mendapatkan kartu KIS atau BPJS gratis karena masih ada biaya yang tidak dicover atau tidak ditanggung oleh KIS maupun BPJS seperti yang dialami Ibu Suriyani. Bahkan di berbagai daerah masih ada dhuafa yang belum memiliki kartu kesehatan.

Kaum dhuafa sudah sepantasnya mendapatkan pelayanan kesehatan yang sama seperti orang kaya, karena Sehat Milik Semua. Dompet Dhuafa Sulsel sebagai Lembaga Zakat sekaligus Lembaga Kemanusiaan terus memberikan pelayanan kepada dhuafa melalui dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (Ziswaf) yang diamanahkan melalui Dompet Dhuafa Sulsel.

Sahabat di luar sana masih banyak Ibu Suriyani yang lain, mari bantu mereka untuk sehat karenaSehat Milik Semua melalui gerakan Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (Ziswaf).

Aksikan kepedulian kita

Klik [otw_shortcode_button href=”http://sulsel.dompetdhuafa.org/donasi/rekening-donasi-zakat-infak-sedekah-wakaf-kemanusiaan-dan-tabung-kurban/?preview=true” size=”medium” bgcolor=”#357d12″ icon_position=”left” shape=”round” icon_url=”http://sulsel.dompetdhuafa.org/wp-content/uploads/2016/10/cropped-logo-Dompet-Dhuafa-Sulsel-300×300.png” color_class=”otw-red”]Rekening Zakat[/otw_shortcode_button]

Klik [otw_shortcode_button href=”http://sulsel.dompetdhuafa.org/donasi/” size=”medium” bgcolor=”#357d12″ icon_position=”Left” shape=”round” icon_url=”http://sulsel.dompetdhuafa.org/wp-content/uploads/2016/10/cropped-logo-Dompet-Dhuafa-Sulsel-300×300.png” color_class=”otw-red”]Zakat Sekarang[/otw_shortcode_button]

Be informed!

berlangganan info DD