Tingkatkan Kualitas Dakwah, Dompet Dhuafa Sulsel Gelar Pelatihan Dai

Tingkatkan Kualitas Dakwah, Dompet Dhuafa Sulsel Gelar Pelatihan Dai
Tingkatkan Kualitas Dakwah, Dompet Dhuafa Sulsel Gelar Pelatihan Dai

Dompet Dhuafa cabang Sulawesi Selatan melakukan Pelatihan Dai Pedalaman di Kantor Dompet Dhuafa Sulsel, Jalan Pettarani, Kota Makassar, Sabtu 10 April 2021.

Program Da’i Pedalaman ini merupakan salah satu program dakwah Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem masyarakat 3T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal) yang islami dan mampu berdaya berdasarkan local wisdom wilayah. 

Dalam pelatihan ini, para dai dibekali materi tentang pendekatan cara berdakwah ditiap-tiap wilayah. Hal ini bertujuan untuk motivasi kepada peserta dai agar selalu menciptakan inovasi dalam berdakwah. Mengingat juga tiap-tiap daerah memiliki latar belakang budaya dan ekologi yang berbeda.

Dompet Dhuafa cabang Sulawesi Selatan melakukan Pelatihan Dai Pedalaman di Kantor Dompet Dhuafa Sulsel, Jalan Pettarani, Kota Makassar, Sabtu 10 April 2021.

Program Da’i Pedalaman ini merupakan salah satu program dakwah Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem masyarakat 3T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal) yang islami dan mampu berdaya berdasarkan local wisdom wilayah. 

Dalam pelatihan ini, para dai dibekali materi tentang pendekatan cara berdakwah ditiap-tiap wilayah. Hal ini bertujuan untuk motivasi kepada peserta dai agar selalu menciptakan inovasi dalam berdakwah. Mengingat juga tiap-tiap daerah memiliki latar belakang budaya dan ekologi yang berbeda.

Menurut Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulsel, Rahmat HM, pelatihan ini dibuat sebagai bentuk capacity building untuk para dai agar senantiasa memiliki inovasi dan kreatifitas dalam berdakwah di masyarakat. 

Selain itu, kata Rahmat, tantangan dakwah di era saat ini menuntut para dai untuk tidak hanya menjadi pendakwah biasa aja namun juga mampun membuat branding atau dai spesialis dibidang perubahan iklim, lingkungan, kemaritiman dan lain sebagainya.

Menurut Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulsel, Rahmat HM, pelatihan ini dibuat sebagai bentuk capacity building untuk para dai agar senantiasa memiliki inovasi dan kreatifitas dalam berdakwah di masyarakat. 

Selain itu, kata Rahmat, tantangan dakwah di era saat ini menuntut para dai untuk tidak hanya menjadi pendakwah biasa aja namun juga mampun membuat branding atau dai spesialis dibidang perubahan iklim, lingkungan, kemaritiman dan lain sebagainya.


Dompet Dhuafa memiliki program Corps Dai Dompet Dhufa (Cordofa) setiap tahun selalu mengirimkan dai ke daerah-daerah pelosok untuk melakukan pemberdayaan komprehensif untuk memaksimalkan potensi suatu daerah dan membantu masyarakatnya mandiri.

Selain itu, ada juga program Dai perahu dakwah yang berdakwah pulau terpencil di Indonesia.

Pada Ramadhan tahun 2021, program da’i pedalam akan menyasar 7 Kabupaten di Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) dan menempatkan da’i pada daerah-daerah pelosok untuk memaksimalkan pengelolaan masjid dan kegiatan dakwah selama sebulan penuh di bulan Ramadhan.

Wilayah tersebut adalah Kabupaten Barru, Toraja Utara, Enrekang, Soppeng, Polewali Mandar, Majene dan Mamuju.

Dompet Dhuafa juga memberikan pelatihan teknik PRA kepada 8 peserta Dai Pedalaman. Teknik PRA ini adalah alat untuk melakukan kajian desa yaitu berupa pemetaan wilayah dan matriks potensi desa yang ada.

Jadi melalui pelatihan ini, nantinya para dai membantu Dompet Dhuafa untuk membuat program Dai Pemberdaya yaitu program lanjutan dari Dai Pedalaman.

Dai Pemberdaya tersebut melatih para dai tidak hanya sekadar memberikan pemahaman spritual, namun juga menjadi dai pemberdaya yang mampu menemukan solusi dari permasalahan masyarakat mulai dari kesehatan, pendidikan, sosial, dakwah dan ekonomi sesuai dengan 5 pilar Dompet Dhuafa.


Be informed!

berlangganan info DD