Sahur di Perantauan: Dompet Dhuafa Sulsel Hadir untuk Mereka yang Berjuang

Makassar, 9 Maret 2025 – Ramadan adalah bulan kebersamaan, bulan di mana keluarga berkumpul menyantap sahur dan berbuka bersama. Namun, tidak semua orang memiliki kesempatan itu. Di sudut Kota Makassar, di Rumah Singgah Shelter Harapan, ada mereka yang jauh dari rumah, berjuang melawan sakit, atau menemani orang terkasih yang tengah menjalani pengobatan.

Di tengah sepi dan dinginnya dini hari, tim Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan datang membawa kepedulian. Paket sahur yang mereka antarkan bukan sekadar makanan, tetapi juga tanda bahwa mereka tidak sendiri.

Satiman, seorang ayah yang menemani anaknya berjuang melawan kanker, menggenggam erat bungkusan sahurnya sambil menahan haru. Ia datang dari luar provinsi demi kesembuhan buah hatinya, meninggalkan kampung halaman dan keluarganya yang lain. “Biasanya di rumah, sahur sama istri dan anak-anak. Sekarang cuma bisa dengar suara mereka lewat telepon. Tapi alhamdulillah, ada yang peduli sama kami di sini,” katanya dengan suara bergetar.

Syarif, perwakilan Dompet Dhuafa Sulsel, mengatakan bahwa program ini diadakan agar para dhuafa yang jauh dari rumah tetap merasakan kebersamaan Ramadan. “Kami ingin mereka menikmati paket sahur yang lezat dan bergizi yang membuat puasa jadi lebih kuat. Kami juga ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendirian. Ada banyak orang yang peduli dan ingin membantu,” ujarnya.

Di setiap bungkusan sahur yang dibagikan, ada harapan, ada doa, dan ada kasih sayang dari orang-orang baik yang ingin berbagi. Ramadan bukan hanya tentang berpuasa, tetapi juga tentang saling menguatkan, terutama bagi mereka yang sedang berjuang di perantauan.

Dompet Dhuafa Sulsel mengajak semua orang untuk ikut berbagi, agar tidak ada yang merasa sendirian di bulan penuh berkah ini.

Leave a comment