Gaza Utara — Alhamdulillah, melalui Program Iftar Ramadhan, sebanyak 2.900 pengungsi di Gaza Utara menerima hidangan berbuka puasa di tengah keterbatasan akses pangan dan situasi kemanusiaan yang masih berlangsung.
Penyaluran bantuan yang diinisiasi Tigalapan bersama Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan dilaksanakan pada 15 Maret 2026 (26 Ramadhan 1447 H) di dua lokasi pengungsian, yaitu Pusat Pengungsian Al-Fatimiyah dan Pusat Pengungsian Al-Insaniyah.
Para pengungsi menerima hidangan iftar panas berupa nasi, sayur, dan daging yang didistribusikan secara langsung dengan dukungan tim lapangan dan relawan lokal.
Bagi masyarakat yang hidup dalam kondisi serba terbatas, makanan berbuka bukan sekadar hidangan untuk mengakhiri puasa. Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian dan dukungan bagi saudara-saudara kita yang masih menghadapi situasi sulit di Gaza Utara.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga amanah para donatur agar bantuan dapat menjangkau penerima manfaat secara tepat sasaran.
Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, Pandu Heru Satrio, menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan bentuk komitmen untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan donasi kemanusiaan.
“Alhamdulillah, program ini menjadi wujud komitmen kami dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan donasi kemanusiaan. Melalui kolaborasi dengan mitra strategis seperti Tigalapan, kami memastikan setiap amanah masyarakat dapat tersalurkan secara luas dan memberikan dampak nyata bagi para pengungsi di Gaza Utara.”
Terima kasih kepada seluruh donatur dan mitra yang telah menjadi bagian dari ikhtiar kemanusiaan ini. Semoga setiap donasi yang diberikan menjadi manfaat bagi saudara-saudara kita di Palestina dan menjadi amal kebaikan yang terus mengalir.
Mari terus hadirkan harapan untuk Palestina.








Tak ada tempat aman, tak ada air bersih, tak ada makanan. Masyarakat Gaza bergantung pada air payau yang membahayakan kesehatan. Semua fasilitas vital hancur oleh bom Zionis!.



