Program ini mengintegrasikan pelestarian budaya lokal dengan aksi nyata menjaga lingkungan. Melalui edukasi, kegiatan komunitas, dan pemberdayaan masyarakat, kami menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal sebagai fondasi untuk merawat alam. Karena bagi kami, menjaga budaya berarti juga menjaga bumi tempat kita berpijak.
1. Konservasi Penyu
Konservasi Penyu merupakan program pelestarian lingkungan yang dijalankan melalui kolaborasi antara Dompet Dhuafa, komunitas Lima Putra Pesisir, PLN UP3 Makassar, dan Kitabisa di Desa Wiringtasi, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.
Program ini berfokus pada penyediaan sarana dan prasarana pendukung konservasi untuk menjaga habitat penyu sekaligus memperkuat peran masyarakat pesisir dalam upaya perlindungan satwa laut. Melalui kolaborasi ini, program diharapkan dapat mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.
2. Rumah Pembibitan Mangrove
Dompet Dhuafa gemakan gerakan peduli lingkungan lewat program Rumah Pembibitan Mangrove. Melalui program Rumah Pembibtan Mangrove nantinya Dompet Dhuafa akan melakukan penanaman pohon mangrove di titik-titik rawan bencana seperti abrasi, banjir, tsunami dan juga perbaikan ekosistem lingkungan hidup. Tidak hanya itu Rumah pembibitan ini juga hadir untuk memudahkan akses masyarakat pendapatkan ilmu tentang mangrove sekaligus bibitnya.
3. Rumah Peradaban
Rumah Peradaban: merupakan program pengembangan literasi yang dijadikan sebagai pintu masuk pengembangan literasi bangsa melalui penyediaan bahan bacaan dan peningkatan minat baca generasi muda, selain itu program rumah peradaban menjadi leading sector untuk seperti: Rumah baca masyarakat, rumah budaya dengan program aksara lontara dan pelatihan seni bertutut (sindrili), dan juga program ekonomi dengan jenis program filantrokopi.