Pelatihan Pangkas Rambut Institut Kemandirian di Makassar Buka Jalan Menuju Kemandirian Ekonomi

Makassar, 21 November 2025 – Sebanyak 12 peserta terpilih resmi memulai Professional Barber Training di Makassar pada Jumat (21/11). Program unggulan dari Institut Kemandirian ini hadir melalui kolaborasi bersama Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan dan Fixie Barber Course sebagai mitra pelatihan teknis.

Para peserta yang bergabung bukanlah pemuda biasa. Mereka dipilih melalui proses seleksi ketat, sehingga keikutsertaan mereka menjadi langkah awal untuk mengubah masa depan. Dari sebelumnya belum memiliki keterampilan mumpuni, kini mereka berkesempatan menjadi barberman profesional berstandar industri.

Pelatihan berlangsung selama satu bulan dengan kurikulum yang menyeimbangkan hard skill dan soft skill. Peserta tidak hanya dibekali teknik mencukur profesional, tetapi juga nilai-nilai kedisiplinan, kejujuran, etika kerja, dan semangat berwirausaha.


Dalam pembukaan kegiatan, Abdurrahman Usman, Direktur Institut Kemandirian, menyampaikan harapannya agar peserta tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.
“Di dunia industri seperti ini, bukan soal lulusan apa atau seberapa tinggi IPK, tapi yang dibutuhkan adalah skill. Namun skill saja tidak cukup, kita juga harus memiliki akhlak yang baik. Inilah yang akan kami bentuk melalui program ini,” ujarnya.

Sementara itu, Pandu Heru Satrio, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, menekankan bahwa peserta adalah agen perubahan.
“Teman-teman di sini adalah orang-orang terpilih dari ratusan pendaftar. Jangan lewatkan kesempatan ini. Serap ilmu sebanyak mungkin, karena setelah program ini kami berharap peserta mampu membuka lapangan kerja dan membuat dampak ZISWAF bisa dirasakan oleh masyarakat luas,” tegasnya.

Dari pihak mitra teknis, Nana Supriatna, perwakilan Fixie Barber Course, menekankan pentingnya karakter dalam dunia kerja.
“Kami siap membuka ruang belajar. Tapi yang paling penting adalah kejujuran dan attitude. Keterampilan bisa diasah, namun karakter tidak bisa dibeli,” ungkapnya.

Kehadiran Professional Barber Training di Sulawesi Selatan merupakan bukti nyata sinergi multipihak dalam membuka jalan kemandirian bagi generasi muda. Dengan kurikulum seimbang, target praktik terukur, dan peluang penempatan kerja, program ini diharapkan mampu mencetak barberman profesional sekaligus pengusaha muda yang mandiri.

Program ini sendiri dirancang untuk memperluas akses kemandirian ekonomi melalui pendidikan vokasi. Dengan semangat kolaborasi, Sulawesi Selatan menjadi saksi lahirnya generasi baru barberman yang tidak hanya piawai memegang gunting, tetapi juga siap ikut memotong rantai kemiskinan melalui keterampilan, etika, dan kemandirian.

Leave a comment