Makassar, 25 Juni 2026 — Komitmen untuk terus menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat kembali diwujudkan oleh Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan melalui partisipasinya dalam kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 H yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan. Mengusung tema “Menebar Maslahat, Menguatkan Umat”, kegiatan yang bertepatan dengan 10 Muharram ini menjadi momentum kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas.
Bertempat di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, kegiatan dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, beserta jajaran, Dharma Wanita Persatuan Kemenag Sulsel, serta 17 lembaga zakat dan filantropi yang selama ini berperan aktif dalam menguatkan pelayanan umat, termasuk Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, Dompet Dhuafa Sulsel hadir sebagai bagian dari gerakan kolaboratif yang bertujuan memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Semangat ini sejalan dengan misi Dompet Dhuafa untuk mengelola dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf secara amanah guna menghadirkan program-program yang berdampak bagi umat.
Secara keseluruhan, sebanyak 8.000 paket bantuan disalurkan kepada anak-anak yatim dan penyandang disabilitas di berbagai wilayah Sulawesi Selatan. Penyaluran ini menjadi simbol bahwa kepedulian yang dilakukan secara bersama-sama mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, mengingatkan pentingnya menjadikan momentum Muharram sebagai ruang untuk memperkuat kepedulian sosial.
“Apa yang kita miliki sejatinya adalah apa yang kita berikan. Terlebih pada hari ini, ketika kita bersama-sama berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dan saudara-saudara penyandang disabilitas,” ujarnya.
Kegiatan ini juga terhubung secara daring bersama Kementerian Agama Republik Indonesia dalam rangkaian nasional Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 H. Melalui momentum tersebut, seluruh elemen masyarakat diajak untuk memperkuat semangat berbagi, gotong royong, dan kepedulian terhadap kelompok-kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.
Bagi Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, kolaborasi semacam ini menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kebaikan yang berkelanjutan. Sebab, kebermanfaatan yang luas lahir dari sinergi banyak pihak yang memiliki tujuan yang sama, yaitu menghadirkan kesejahteraan dan harapan bagi masyarakat.
Partisipasi Dompet Dhuafa dalam kegiatan ini juga menjadi refleksi dari komitmen lembaga untuk terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya kelompok rentan, melalui berbagai program pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, dan kemanusiaan yang telah dijalankan di berbagai wilayah Sulawesi Selatan.
Melalui semangat Muharram, Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk mengambil bagian dalam gerakan kebaikan. Karena ketika maslahat ditebar bersama, maka umat akan tumbuh semakin kuat, berdaya, dan saling menguatkan.




























