Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan Raih Juara III Kategori Wakaf Produktif dalam Ajang FESYAR Kawasan Indonesia Timur 2026

Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan Raih Juara III Kategori Wakaf Produktif dalam Ajang FESYAR Kawasan Indonesia Timur 2026

Lombok, NTB – Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (DDSS) kembali mengukir prestasi di tingkat regional dengan meraih Juara III Kategori Wakaf Produktif pada Festival Ekonomi Syariah (FESYAR) Kawasan Indonesia Timur 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 11–12 Juli 2026. Prestasi ini diraih setelah Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan bersaing dengan 18 peserta dari berbagai provinsi di Kawasan Indonesia Timur, menjadikan capaian tersebut sebagai pengakuan atas inovasi pengelolaan wakaf produktif di tingkat regional.

Penghargaan tersebut diraih melalui program Cafe Madaya Sinjai, sebuah model pemberdayaan berbasis wakaf produktif yang dikembangkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Program ini dinilai mampu menghadirkan manfaat sosial dan ekonomi secara berkelanjutan, sehingga berhasil mengantarkan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan meraih peringkat ketiga pada kategori Wakaf Produktif.

Keikutsertaan dalam FESYAR Kawasan Indonesia Timur 2026 menjadi wujud komitmen Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan dalam menghadirkan inovasi pengelolaan wakaf yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Selain menjadi ajang kompetisi, FESYAR juga menjadi ruang berbagi praktik baik, memperluas jejaring kolaborasi, serta memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di seluruh Kawasan Indonesia Timur.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, Nurhasnaini Hasan, menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas terselenggaranya FESYAR Kawasan Indonesia Timur 2026. Menurutnya, ajang tersebut bukan hanya menjadi kompetisi, tetapi juga ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kapasitas para pegiat filantropi, khususnya dalam pengelolaan wakaf.

“Kami mengucapkan apresiasi kepada Bank Indonesia yang telah menyelenggarakan FESYAR Kawasan Indonesia Timur 2026. Kegiatan ini bukan hanya sekadar kompetisi, melainkan menjadi wadah untuk saling menguatkan kolaborasi dan belajar antar sesama pegiat filantropi, khususnya di bidang wakaf. Terima kasih karena telah memberikan ruang bagi Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan untuk ikut berpartisipasi.”

Nurhasnaini menambahkan, penghargaan yang diraih melalui Program Cafe Madaya Sinjai menjadi penyemangat bagi Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan untuk terus menghadirkan inovasi dan memperluas manfaat wakaf produktif bagi masyarakat.

“Semoga Cafe Madaya Sinjai dapat menjadi program yang semakin banyak menebarkan manfaat di masa mendatang. Juara yang kami peroleh hari ini merupakan sebuah sinyal untuk tidak berhenti berkarya, karena masih begitu banyak kebermanfaatan yang bisa diwujudkan melalui pengelolaan wakaf produktif.”

Prestasi ini menjadi motivasi bagi Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan untuk terus mengembangkan program-program wakaf produktif yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Capaian di tingkat Kawasan Indonesia Timur ini menjadi bukti bahwa inovasi wakaf produktif yang lahir dari Sulawesi Selatan mampu bersaing dan memperoleh pengakuan di tingkat regional. Melalui semangat kolaborasi, inovasi, dan keberlanjutan, Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan berkomitmen menjadikan wakaf sebagai instrumen strategis dalam membangun kemandirian ekonomi umat serta menghadirkan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.

Hadir di Tengah Musibah, Lazuna Chicken dan Dompet Dhuafa Sulsel Salurkan Makanan Siap Saji untuk Penyintas Kebakaran Tallo

Hadir di Tengah Musibah, Lazuna Chicken dan Dompet Dhuafa Sulsel Salurkan Makanan Siap Saji untuk Penyintas Kebakaran Tallo

Makassar, 2 Agustus 2026 – Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan berkolaborasi dengan Lazuna Chicken menyalurkan 110 paket makanan siap saji kepada warga terdampak kebakaran di Jalan Sultan Abdullah II, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Minggu (2/8). Bantuan ini merupakan bentuk respons cepat untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan para penyintas yang tengah menghadapi situasi darurat pascakebakaran.


Musibah kebakaran yang melanda kawasan Tallo menghanguskan sejumlah rumah warga dan mengakibatkan banyak keluarga kehilangan tempat tinggal beserta harta benda mereka. Dalam kondisi tersebut, pemenuhan kebutuhan dasar, khususnya makanan siap konsumsi, menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak bagi para penyintas yang masih bertahan di lokasi pengungsian maupun di sekitar area terdampak.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana, Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan bersama Lazuna Chicken menyalurkan 110 paket makanan siap saji yang didistribusikan langsung kepada para penyintas. Penyaluran dilakukan oleh tim relawan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan bersama perwakilan Lazuna Chicken dengan berkoordinasi bersama pemerintah setempat dan tokoh masyarakat agar bantuan dapat diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.

PIC Sosial dan Kemanusiaan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, Syarif Syamsuddin, menyampaikan bahwa kolaborasi antara lembaga kemanusiaan dan dunia usaha menjadi salah satu kekuatan penting dalam menghadirkan layanan kemanusiaan yang cepat dan tepat sasaran, terutama saat terjadi bencana.

“Kolaborasi menjadi salah satu kekuatan dalam menghadirkan respons kemanusiaan yang cepat. Kami mengapresiasi kepedulian Lazuna Chicken yang turut berbagi kepada para penyintas kebakaran. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi musibah dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” ujar Syarif Syamsuddin.

Rasa syukur turut disampaikan oleh Akbar, salah seorang penyintas kebakaran yang menerima bantuan makanan siap saji. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti di tengah kondisi yang masih sulit setelah dirinya dan keluarga kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan makanan ini. Sejak kebakaran terjadi, kami masih berusaha bangkit dan memenuhi kebutuhan keluarga. Bantuan ini sangat membantu kami, terutama di masa darurat seperti sekarang. Terima kasih kepada Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, Lazuna Chicken, dan seluruh donatur yang telah peduli kepada kami,” ungkap Akbar.

Selain menyalurkan bantuan pangan, Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan terus melakukan koordinasi dan asesmen terhadap kebutuhan para penyintas guna memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kondisi di lapangan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Dompet Dhuafa dalam menghadirkan layanan kemanusiaan yang responsif, tepat sasaran, dan berkelanjutan hingga proses pemulihan masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Kolaborasi bersama berbagai pihak, termasuk dunia usaha seperti Lazuna Chicken, diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Sinergi ini membuktikan bahwa kepedulian yang diwujudkan secara bersama mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas sekaligus mempercepat proses pemulihan bagi para penyintas.

Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan mengajak masyarakat, komunitas, lembaga, dan pelaku usaha untuk terus mengambil bagian dalam aksi-aksi kemanusiaan. Melalui kolaborasi dan kepedulian bersama, semakin banyak masyarakat yang dapat memperoleh bantuan, dukungan, serta harapan untuk bangkit kembali setelah menghadapi musibah.

Mengusung Semangat Berbagi di Hari Anak Nasional, Dompet Dhuafa Rayakan Milad ke-33 dengan Sunnat Massal bagi Anak Yatim dan Dhuafa

Mengusung Semangat Berbagi di Hari Anak Nasional, Dompet Dhuafa Rayakan Milad ke-33 dengan Sunnat Massal bagi Anak Yatim dan Dhuafa

Mengusung Semangat Berbagi di Hari Anak Nasional, Dompet Dhuafa Rayakan Milad ke-33 dengan Sunnat Massal bagi Anak Yatim dan Dhuafa

Makassar, 23 Juli 2026 — Mengusung semangat berbagi di Hari Anak Nasional, Dompet Dhuafa merayakan Milad ke-33 dengan menghadirkan program Sunnat Massal bagi anak yatim dan dhuafa. Kegiatan yang digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan milad ini menjadi wujud komitmen Dompet Dhuafa dalam menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses sekaligus memberikan kebahagiaan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Bertempat di Kantor Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, Kamis (23/7), sebanyak 21 anak yatim dan dhuafa mengikuti khitanan massal secara gratis. Program ini tidak hanya membantu anak-anak menjalankan salah satu syariat Islam, tetapi juga menjadi ikhtiar dalam meningkatkan kualitas kesehatan mereka serta meringankan beban ekonomi keluarga.

Khitan merupakan bagian dari syariat Islam yang memiliki manfaat kesehatan bagi anak. Namun, biaya pelaksanaan khitan masih menjadi tantangan bagi sebagian keluarga dhuafa. Melalui program ini, Dompet Dhuafa berupaya memastikan setiap anak memperoleh akses layanan kesehatan yang layak tanpa terkendala kondisi ekonomi. Kegiatan ini dapat terselenggara berkat kolaborasi para donatur, mitra, tenaga medis, dan relawan yang bersama-sama menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Pelaksanaan sunnat massal melibatkan 6 tenaga medis dan 8 relawan yang mendampingi peserta sejak proses registrasi hingga pemulihan pascatindakan. Selain layanan khitan, setiap peserta juga menerima paket obat-obatan, perlengkapan perawatan, bingkisan, makanan, serta uang saku sebagai bentuk perhatian agar proses pemulihan berlangsung dengan baik dan nyaman.

PLT Koordinator Wilayah LKC Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, Etty Permatasari, menyampaikan bahwa kegiatan khitanan massal ini merupakan bagian dari ikhtiar Dompet Dhuafa dalam menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses oleh masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa.

“Alhamdulillah, di usia Dompet Dhuafa yang ke-33 tahun, kami bersyukur dapat merayakan milad dengan menghadirkan manfaat secara langsung melalui kegiatan khitanan massal yang diikuti oleh 21 anak yatim dan dhuafa. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar berkat dukungan para donatur, mitra, relawan, tenaga medis, dan semua pihak yang terlibat,” ujar Etty.

Ia menambahkan bahwa momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat pentingnya menghadirkan perlindungan dan layanan kesehatan bagi setiap anak.

“Momen ini juga bertepatan dengan Hari Anak Nasional, sehingga menjadi pengingat bagi kita semua bahwa setiap anak berhak mendapatkan perhatian, perlindungan, dan layanan kesehatan yang layak. Dompet Dhuafa akan terus berkomitmen menghadirkan program-program kemanusiaan dan kesehatan yang menyentuh masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa. Kami berharap di usia ke-33 ini, Dompet Dhuafa semakin dipercaya masyarakat, semakin luas manfaatnya, serta mampu menghadirkan lebih banyak program yang berdampak dan berkelanjutan bagi umat,” tambahnya.

Rasa syukur juga disampaikan oleh Nurendi Sunggu, salah satu orang tua peserta khitanan massal. Sebagai orang tua tunggal, ia mengaku program tersebut sangat membantu keluarganya.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dengan adanya kegiatan khitanan massal ini. Sebagai orang tua tunggal, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Penghasilan yang saya peroleh selama ini hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, sehingga program seperti ini benar-benar meringankan beban kami,” ungkap Nurendi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah mempercayakan amanahnya melalui Dompet Dhuafa.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Dompet Dhuafa beserta seluruh donatur yang telah peduli kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga para donatur tidak pernah berhenti menyalurkan rezekinya melalui Dompet Dhuafa, karena saya telah merasakan sendiri bahwa amanah yang diberikan benar-benar disalurkan kepada mereka yang berhak dan tepat sasaran. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dengan pahala dan keberkahan yang berlipat ganda,” tuturnya.

Program sunnat massal ini berhasil memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sebanyak 21 anak mengikuti proses khitan dengan lancar, sekaligus membantu mengurangi beban biaya keluarga yatim dan dhuafa. Di sisi lain, kegiatan ini turut meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan anak serta memperkuat kolaborasi antara Dompet Dhuafa, tenaga medis, relawan, mitra, dan para donatur dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan mudah diakses.

Melalui momentum Milad ke-33 dan Hari Anak Nasional, Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan sosial kemanusiaan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Dengan dukungan para donatur dan mitra, Dompet Dhuafa optimistis dapat terus menghadirkan layanan yang bermartabat, berkelanjutan, serta menjangkau lebih banyak anak dan keluarga yang membutuhkan di masa mendatang.

Menebar Maslahat, Menguatkan Umat: Dompet Dhuafa Sulsel Ambil Bagian dalam Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 H

Menebar Maslahat, Menguatkan Umat: Dompet Dhuafa Sulsel Ambil Bagian dalam Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 H

Makassar, 25 Juni 2026 — Komitmen untuk terus menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat kembali diwujudkan oleh Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan melalui partisipasinya dalam kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 H yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan. Mengusung tema “Menebar Maslahat, Menguatkan Umat”, kegiatan yang bertepatan dengan 10 Muharram ini menjadi momentum kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas.

Bertempat di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, kegiatan dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, beserta jajaran, Dharma Wanita Persatuan Kemenag Sulsel, serta 17 lembaga zakat dan filantropi yang selama ini berperan aktif dalam menguatkan pelayanan umat, termasuk Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, Dompet Dhuafa Sulsel hadir sebagai bagian dari gerakan kolaboratif yang bertujuan memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Semangat ini sejalan dengan misi Dompet Dhuafa untuk mengelola dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf secara amanah guna menghadirkan program-program yang berdampak bagi umat.

Secara keseluruhan, sebanyak 8.000 paket bantuan disalurkan kepada anak-anak yatim dan penyandang disabilitas di berbagai wilayah Sulawesi Selatan. Penyaluran ini menjadi simbol bahwa kepedulian yang dilakukan secara bersama-sama mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, mengingatkan pentingnya menjadikan momentum Muharram sebagai ruang untuk memperkuat kepedulian sosial.

“Apa yang kita miliki sejatinya adalah apa yang kita berikan. Terlebih pada hari ini, ketika kita bersama-sama berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dan saudara-saudara penyandang disabilitas,” ujarnya.

Kegiatan ini juga terhubung secara daring bersama Kementerian Agama Republik Indonesia dalam rangkaian nasional Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 H. Melalui momentum tersebut, seluruh elemen masyarakat diajak untuk memperkuat semangat berbagi, gotong royong, dan kepedulian terhadap kelompok-kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.

Bagi Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, kolaborasi semacam ini menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kebaikan yang berkelanjutan. Sebab, kebermanfaatan yang luas lahir dari sinergi banyak pihak yang memiliki tujuan yang sama, yaitu menghadirkan kesejahteraan dan harapan bagi masyarakat.

Partisipasi Dompet Dhuafa dalam kegiatan ini juga menjadi refleksi dari komitmen lembaga untuk terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya kelompok rentan, melalui berbagai program pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, dan kemanusiaan yang telah dijalankan di berbagai wilayah Sulawesi Selatan.

Melalui semangat Muharram, Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk mengambil bagian dalam gerakan kebaikan. Karena ketika maslahat ditebar bersama, maka umat akan tumbuh semakin kuat, berdaya, dan saling menguatkan.

Small Step, Big Impact: Setiap Langkah Kecil Memiliki Arti, Wisuda Beasiswa YES Dompet Dhuafa Sinjai Penuh Haru

Small Step, Big Impact: Setiap Langkah Kecil Memiliki Arti, Wisuda Beasiswa YES Dompet Dhuafa Sinjai Penuh Haru

Sinjai, 21 Juni 2026 – Program Beasiswa Youth Ekselensia Scholarship (YES) Dompet Dhuafa Sinjai menggelar prosesi wisuda di Madaya, Kabupaten Sinjai, Minggu (21/6). Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian pembinaan sekaligus bentuk apresiasi atas proses panjang pengembangan diri para penerima manfaat dalam aspek akademik, karakter, dan kepemimpinan.


Kegiatan wisuda berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh haru. Para peserta, orang tua, pendamping program, serta berbagai pihak yang terlibat dalam proses pembinaan turut hadir memberikan dukungan dan apresiasi atas capaian para penerima manfaat.

Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan ini menjadi refleksi atas perjalanan pembinaan yang telah dilalui, sekaligus penegasan bahwa setiap langkah kecil dalam proses pendidikan memiliki dampak besar bagi pembentukan karakter generasi muda. Melalui tema “Small Step, Big Impact: Setiap Langkah Kecil Memiliki Arti”, para penerima manfaat diajak untuk menghargai setiap proses dan terus melangkah dalam meraih mimpi.

Melalui kegiatan ini, Dompet Dhuafa berharap para lulusan Beasiswa YES dapat terus mengembangkan potensi diri, menjaga semangat belajar, serta menjadi generasi yang berdaya dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Rahmania selaku perwakilan Dompet Dhuafa menyampaikan bahwa Program Beasiswa YES tidak hanya berfokus pada dukungan pendidikan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepemimpinan peserta.

“Beasiswa YES Dompet Dhuafa tidak hanya memberikan dukungan pendidikan, tetapi juga membekali peserta dengan berbagai keterampilan, penguatan karakter, serta nilai-nilai kepemimpinan. Harapan kami, para peserta dapat tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” ujarnya.

Tak kuasa menahan haru, salah satu penerima manfaat Beasiswa YES, Syahratul Adha, meneteskan air mata saat mengenang perjalanan yang telah dilaluinya selama mengikuti program. Baginya, Beasiswa YES tidak hanya menjadi ruang untuk memperoleh dukungan pendidikan, tetapi juga menjadi wadah yang membentuk cara berpikir dan sikapnya dalam menjalani kehidupan.

“Terima kasih kepada Dompet Dhuafa yang telah memberikan saya wadah untuk berkembang melalui Program Beasiswa YES. Program ini telah mengubah cara saya berpikir dan bersikap dalam menjalani kehidupan. Terima kasih juga kepada kakak-kakak mentor yang telah sabar membimbing saya, selalu memberikan motivasi dan dukungan, sehingga saya semakin yakin untuk terus melangkah dan menggapai mimpi-mimpi saya,” ungkap Syahratul Adha dengan penuh haru.

Sementara itu, salah satu orang tua wisudawan, Ibu Cahaya, turut menyampaikan rasa terima kasih atas pendampingan yang diberikan selama proses pembinaan berlangsung.

“Terima kasih kepada Dompet Dhuafa dan para mentor yang telah mendampingi anak-anak kami dengan penuh kesabaran. Kami sebagai orang tua sangat merasakan dampak positif dari program ini, baik dari sisi perubahan sikap maupun semangat belajar anak-anak kami. Semoga program ini terus berlanjut dan semakin banyak anak yang dapat merasakan manfaatnya,” tuturnya.

Program Beasiswa YES Dompet Dhuafa Sinjai berkomitmen untuk terus menghadirkan akses pendidikan yang berkualitas sekaligus membentuk generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

DMC Dompet Dhuafa Bangun Tempat Wudhu Darurat dan Pipanisasi untuk Jamaah Terdampak Gempa di Sigi

DMC Dompet Dhuafa Bangun Tempat Wudhu Darurat dan Pipanisasi untuk Jamaah Terdampak Gempa di Sigi

Sigi, Sulawesi Tengah, 19 Juni 2026 – Sebagai bagian dari upaya pemulihan pascagempa di Kabupaten Sigi, Tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa melakukan pembangunan tempat wudhu darurat dan instalasi pipanisasi di Masjid Al Muhajirin, Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, pada Jumat (19/6).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan akses air bersih bagi masyarakat, khususnya jamaah masjid yang terdampak akibat kerusakan fasilitas ibadah pascagempa. Kerusakan pada sarana penunjang masjid menyebabkan terganggunya aktivitas beribadah warga, termasuk kebutuhan air untuk berwudhu.

Melalui pembangunan tempat wudhu darurat dan jaringan pipanisasi, DMC Dompet Dhuafa berupaya menghadirkan fasilitas yang dapat digunakan masyarakat secara cepat dan aman selama masa tanggap darurat berlangsung. Kehadiran sarana ini diharapkan dapat mendukung aktivitas ibadah warga agar tetap berjalan dengan baik, terutama menjelang pelaksanaan Shalat Jumat.

Syarif Syamsuddin, Staf Program Sosial dan Kebencanaan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, mengatakan bahwa pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi salah satu prioritas dalam respons kemanusiaan yang dilakukan di wilayah terdampak gempa.

“Pembuatan tempat wudhu darurat dan pipanisasi ini merupakan bagian dari upaya kami untuk membantu masyarakat agar tetap dapat menjalankan ibadah dengan nyaman di tengah kondisi pascabencana. Selain memenuhi kebutuhan dasar akan air bersih, fasilitas ini juga diharapkan dapat mendukung proses pemulihan psikososial warga melalui aktivitas keagamaan yang kembali berjalan dengan baik,” ujar Syarif.

Salah satu penerima manfaat, Irwan, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan oleh Tim DMC Dompet Dhuafa. Menurutnya, fasilitas tersebut sangat membantu masyarakat yang tengah berupaya bangkit setelah bencana gempa.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya tempat wudhu darurat dan saluran air yang dibuat oleh Dompet Dhuafa. Sebelumnya kami kesulitan mendapatkan akses air untuk berwudhu karena fasilitas yang ada mengalami kerusakan akibat gempa. Sekarang jamaah bisa kembali beribadah dengan lebih nyaman, terutama untuk pelaksanaan Shalat Jumat. Terima kasih kepada Dompet Dhuafa dan seluruh relawan yang telah membantu kami,” tutur Irwan.

Selain fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, Dompet Dhuafa terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan penyintas di lapangan.

DMC Dompet Dhuafa berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Sigi melalui berbagai program respons darurat dan pemulihan, guna membantu percepatan pemulihan kehidupan warga menuju kondisi yang lebih baik.

Copyright © 2026 DD Sulsel