Rumah Bersalin Cuma-cuma (RBC) adalah lembaga nirlaba yang merupakan program kerjasama Badan Amil Zakat Propinsi Sulsel dengan Dompet Dhuafa Sulsel yang di resmikan pada tanggal 3 Maret 2010 oleh Gubernur Sulsel Bapak DR. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, MH, MSi. RBC ini memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat tidak mampu khusus pada ibu dan anak dengan pelayanan prima dan amanah melalui pemamfaatan Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf (ZISWAF), yang terhimpun di kedua lembaga tersebut
Program Kesehatan
Pentingnya Pemeriksaan Kehamilan
Pemeriksaan Kehamilan secara rutin adalah sangat penting untuk dilakukan bagi para Ibu yang sedang mengandung dengan tujuan untuk memonitorng perkembangan Janin didalam kandungan ibu.
Saat ini dalam setiap menit setiap hari, seorang ibu meninggal disebabkan oleh komplikasi yang berhubungan dengan kehamilan, persalinan dan nifas. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa kematian ibu diperkirakan sebanyak 500.000 kematian setiap tahun diantaranya 99 % terjadi di negara berkembang.
Kematian ibu menurut World Health Organization (WHO) adalah kematian yang terjadi pada saat kehamilan, persalinan atau dalam 42 hari setelah persalinan dengan penyebab yang berhubungan langsung atau tidak langsung dari kehamilan atau persalinannya.
Rumah Bersalin Cuma-Cuma Dompet Dhuafa sulawesi selatan melakukan program ini selama hampir dua tahun dalam rangka ikut menurunkan angka kematian Ibu dan Anak di Indonesia khususnya di Kota Makassar dari 240 kelahiran di tempat kami alhamdulillah Kondisi Ibu dan Bayi yang kami lakukan perawatan belum tercatat ada yang meninggal. Hal ini dikarenakan kami melakukan monitoring ketat pada saat melakukan pemeriksaan Kesehatan ibu dan Janin pada saat kemilan berlangsung.
reposted from RBC-DDSULSEL
LKC-Dompet Dhuafa Sulsel Buka Pos Sehat
Satu lagi Pos Sehat baru dibuka oleh LKC (Layanan Kesehatan Cuma-Cuma) DD-Sulsel, setelah sebelumnya telah beroperasi 3 Pos Sehat yakni di Rappocini, Kompleks Bung Permai-Tamalanrea, dan di Jl. Racing Center. Mulai kemarin (Kamis 26 Januari) LKC-DD membuka Pos Sehat di ORW 12 Kelurahan Manggala, Kec. Manggala-Makassar tepatnya di rumah ketua ORW 12. Daerah ini merupakan bekas Perumahan Pemda yang kini kebanyakan ditempati oleh masyarakat kurang mampu.
Pos Sehat adalah perpanjangan dari klinik LKC yang berada di kantor Dompet Dhuafa Sulsel Jl. DR. Ratulangi No. 49. Mengingat jauhnya jarak yang mesti ditempuh oleh kaum dhuafa yang tinggal di pinggiran kota, LKC-DD berinisiatif membuka Pos-pos Sehat untuk memudahkan akses warga yang kurang mampu untuk berobat tanpa dikenakan biaya sama sekali. Tim yang turun di hari pertama terdiri dari 1 orang dokter, 1 orang perawat,dan 1 orang verifikator dimana tugas verifikator memastikan bahwa warga yang berhak dilayani adalah yang tidak mampu.
Sejak pagi, bahkan sebelum di buka warga sekitar begitu antusias datang berobat ke Pos Sehat. Alasannya, selama jika warga sekitar ingin berobat Puskesmas terdekat jaraknya cukup jauh dari rumah warga. “Kalau mau ki ke Puskesmas jauh skali dari sini, harus pi naik ojek baru sambung pete-pete lagi” kata seorang warga. Memang warga di sini agak terisolasi mengingat tidak ada jalur angkutan umum yang masuk. Pos Sehat dibuka mulai jam 09.00 s/d 14.00 WITA.
Pada hari pertama tercatat lebih dari 50 orang yang datang berkunjung untuk berobat di Pos Sehat Manggala. Mereka rata-rata bekerja sebagai buruh bangunan dan tukang cuci. Selama ini mereka mengeluh lantaran dengan jarak Puskesmas yang begitu jauh membuat warga harus mengeluarkan biaya ekstra hanya untuk datang memeriksakan kesehatannya.
Direktur DD Sulsel menyempatkan diri meninjau lokasi di hari pertama beroperasinya Pos Sehat Manggala. “Pos Sehat ini Insya Allah akan kami perbanyak untuk memudahkan akses kaum Dhuafa terhadap layanan kesehatan bebas biaya, kemudian bagi Kaum dhuafa yang memerlukan layanan kesehatan, sementara tempat tinggal mereka sangat jauh dari pos sehat atau klinik LKC, silahkan datang saja ke klinik LKC di kantor DD di jln Ratulangi No. 49, DD akan mengganti biaya transport yang telah mereka keluarkan, sedangkan bagi masyarakat yang mau berpartisipasi agar tempatnya bisa digunakan untuk menjadi Pos sehat sehinggga bisa memberikan pelayanan kesehatan bagi kaum dhuafa, silahkan memberikan informasi ke kantor DD” kata Direktur DD Sulsel Isra Prasetya.




