Sehat Menyambut Berkah Ramadhan bersama Dompet Dhuafa Sulsel

Ramadhan sesaat lagi, bulan penuh berkah sudah di depan mata. Siapkah kalian untuk berpuasa?

Matahari sudah menyinari taman Maccini Sombala. Ibu-ibu mulai berkerumun di depan masjid.“Disampaikan kepada seluruh warga RT Maccini Sombala, Pagi ini, Dompet Dhuafa Sulsel akan mengadakan Bekam Gratis, Sembako Murah, dan Aksi Layanan Sehat di pelataran Masjid Al- Nindya Praja Rindra Sujiwa Syahrul Putra 2.  Mariki’ Pak, Bu, merapat di masjid.” Suara Dg. Taba terdengar lantang memecah udara. Melalui speaker mesjid, informasi tersebar merata ke wilayah sekitar.

Sembako murah 

Sabtu, 04 Juni 2016, Dompet Dhuafa Sulsel mengadakan kegiatan Sehat Menyambut Berkah Ramadhan di pelataran Masjid Al- Nindya Praja Rindra Sujiwa Syahrul Putra 2, Taman Maccini Sombala, Kec. Makassar, Kota Makassar.  Terdapat tiga kegiatan yang berjalan bersamaan, Bekam Gratis untuk laki-laki, Sembako Murah, serta Aksi Layanan Sehat berupa pemeriksaan gratis kepada warga Maccini Sombala.

????????????????????????????????????
Bekam Gratis

Untuk program Bekam Gratis, Dompet Dhuafa Sulsel bekerja sama dengan Super Thibbun Nabawi (STN),  Sebanyak 29 pasien laki-laki dibekam sesuai keluhan sakitnya. “Bekam akan membuat tubuh kita kembali fit dan akan merasa segar. Dengan tubuh yang sehat akan siap untuk berpuasa di bulan Ramadhan nanti” Ungkap Andriansyah selaku direktur Dompet Dhuafa Sulsel.

Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Di sisi utara mesjid,  puluhan warga sudah berbaris rapi dalam mengantri Sembako Murah. Beberapa hari sebelumnya, tim Dompet Dhuafa Sulsel sudah membagikan 100 kupon Sembako Murah. Kupon seharga Rp. 50.000 dapat ditukar dengan beras, minyak, susu, gula, garam, dan bahan untuk mengisi dapur lainnya.

Tepat di samping mesjid, tenda hijau Dompet Dhuafa Sulsel berdiri megah melindungi pasien yang sedang diperiksa kesehatannya oleh tim medis. Pasien diperiksa baik itu tekanan darah, kolestrol, asam urat, dan sebagainya.

Salah satu pasien bekam
Salah satu pasien bekam

“Terima kasih Dompet Dhuafa, semoga dengan kegiatan ini, kami akan lebih siap menyambut Ramdhan. “   Ucap Ibrahim Dg. Taba selaku ketua RT Maccini Sombala.

Dompet Dhuafa Sulsel Terus Berbenah Diri demi Kepentingan Masyarakat Sulawesi Selatan

Dompet Dhuafa Sulsel Terus Berbenah Diri demi Kepentingan Masyarakat Sulawesi Selatan

Dompet Dhuafa terus berbenah diri untuk berkembang secara lembaga dan kelembagaan. Hal ini dibuktikan dengan diadakannya Training Institutional Building selama 3 hari dari tanggal 14-16 April 2016, di Amaris Hotel Hertasning, Makassar.  Pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri  amil Dompet Dhuafa Sulsel, tim Cordofa, Manajemen Wilayah Etos, LKC Sulsel, serta pendamping Program SMT dan KPMS MM Makassar.

Training ini bertujuan untuk menyatukan persepsi dan ideologi dari semua amil yang ada di lembaga ini, tentu saja dilandasi dengan mempelajari sejarah dan ketentuan-ketentuan yang ada di Dompet Dhuafa. Dengan mengetahui dan memahami sejarah dan semua hal tentang Dompet Dhuafa, diharapkan dapat mensinergikan semua aspek yang ada dalam diri masing masing amil demi kemajuan Dompet Dhuafa, yang selama ini kita ketahui adalah sebagai pioneer lembaga amil zakat di Indonesia.

Semangat juang juga menjadi sasaran untuk lebih ditingkatkan lagi, dengan mengetahui bagaimana dulu pendiri Dompet Dhuafa berjuang mati-matian untuk kepentingan umat melalui Dompet Dhuafa. Dompet Dhuafa  sebagai penerima mandat dari para muzakki harus mempunyai sikap dan sifat Megalomania.

Untuk mengakomodasi dan mewujudkan semua hal diatas maka didatangkanlah Bapak Erie Sudewo. Beliau adalah pendiri dan pimpinan DD dari 1993 sampai dengan 2003. Dari beliau dapat digali perjuangan nyata awal berdirinya DD. Beliau juga akan menyampaikan banyak hal mengenai lembaga dan kelembagaan DD. Bapak Eri Sudewo juga mengupas tuntas tentang karakter.

“Pendidikan karakter adalah sepanjang usia yang telah kita lalui. Jika waktu itu telah berlalu, sekaranglah saatnya. Jika tidak, maka di esok haripun karakter akan berlalu. Padahal siapa bisa jamin, masihkah esok menyapa?” Ungkap Bapak Erie.

20160413203855
Institutional Building bersama Dompet Dhuafa Sulsel

Pelatihan ini sangat berguna bagi kemajuan Dompet Dhuafa, agar Dompet Dhuafa bisa terus maju dan berkembang dan melahirkan program-program yang dahsyat dan menjadi master piece seperti awal-awal didirikannya Dompet Dhuafa.

“Pelatihan-pelatihan ini diwajibkan kepada seluruh komponen dalam Dompet Dhuafa Sulsel, dengan materi pembentukan karakter, dan pemahaman tentang managing program, InsyaAllah Dompet Dhuafa Sulsel akan berkembang, agar semakin banyak yang bisa kami lakukan, semakin banyak penerima manfaat yang kami bantu. ” Andriansyah, Pimcab Dompet dhuafa sulsel

Selepas training ini, diharapkan semua peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dan semoga bisa menular juga kepada amil-amil yang lain. Sehingga DD dapat terus berkembang untuk kepentingan umat (Nur Al Marwah Asrul).

Bantuan Layanan Kesehatan Mustahik

Ny. Wapehi, seorang pasien asal kendari,  Sulawesi Tenggara, yang mengalami tumor jinak pada bagian perutnya. Beliau sempat dirawat di RSUD Kota kendari dan akhirnya dirujuk ke RSUD Daya untuk penangan lebih lanjut. Tepat pada tanggal 15 September 2015 Ibu Wapehi dirawat dengan asuransi kesehatan BPJSdi Rumah Sakit Umum Daya. Selama perawatan  ibu Wapehi harus melakukan pemeriksaan laboratorium yang tidak ditanggung oleh BPJS. Ibu Wapehi dan suaminya tidak mengetahui segala hal yang ada di Makassar. Berbicara pun menggunakan bahasa daerah. Tetangga mereka, Bapak Lamelesi membantu dengan mendampingi pasien hingga ke Rumah Sakit Daya.
Ibu Wapehi, pasien dari Kendari
Bapak lamalesi adalah seorang dosen di salah satu perguruan tinggi yang ada di Kendari. Dia juga pendamping dari smart ekselensia yang merupakan program dari Yayasan Dompet Dhuafa. Pak lamalesi mengajukan permohonan ke Dompet Dhuafa Sulsel agar dapat membantu pendampingan dan biaya pemeriksaan laboratorium. Pak Lamesi tidak ikut bersama keluarga Ibu Wapehi dalam pemeriksaan kesehatan di Makassar karena urusan kerjaan.
Tim dompet dhuafa dengan segera merespon pengajuan ini. Pendampingan semua administrasi dan persiapan operasi, termasuk penyediaan darah dan pemeriksaan sample tumor pasca operasi.

Setelah menajalani perawatan selama sebulan Ny. Wapehi dan suaminya sangat berterima kasih kepada program Dompet Dhuafa atas segala jasanya dalam memberikan pendampingan yang terbaik. Meskipun ibu Wapehi tak lancar berbahasa indonesia tapi ketika team program mengantarnya ke bandara untuk pulang ke Kendari, raut wajah dan bola mata yang berkaca-kaca berbicara, bersyukur atas rahmat, bersyukur atas segalanya. Tak banyak ucapan yang keluar hanya bahasa tubuh dan ungkapan terima kasih untuk Dompet Dhuafa (Nassrullah/Program)

Aksi Layanan Sehat di Hari Kesehatan Nasional

Selamat Hari Kesehatan Nasional !

Rumah-rumah panggung dari kayu berjejeran dipinggir laut, sebuah dermaga panjang menghubungkan antar rumah. Anak-anak kecil bermain di pinggiran dermaga, bermain rumah-rumahan. Daerah ini merupakan pesisir utara kota Makassar, tepatnya di Jln Sultan Abdullah, Kecamatan Tallo.  
Tepat tanggal 12 November 2015 merupakan Hari Kesehatan Nasional (HKN). Kami turut serta berperan dalam kesehatan Indonesia, tim Dompet Dhuafa dan Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) pun bekerja sama melakukan Aksi Layanan Sehat di Tallo.
Ibu Hukma, selaku ketua RT C, memanggil semua warganya untuk menuju mesjid Babussalam untuk mengikuti Aksi Layanan Sehat. Beberapa saat setelah merapikan segala perlengkapan dan persiapa untuk Aksi Layanan Sehat, ibu-ibu warga tallo pun berbondong-bondong masuk ke mesjid. Beberapa dari mereka datang sambil menggendong balita, atau memapah lansia.
Pukul 10.00 Wita Aksi Layanan Sehat dimulai. Terdapat dua kegiatan dalam Aksi Layanan Sehat ini, yaitu penyuluhan tentang lingkungan sehat dan pemeriksaan kesehatan gratis.
Penyuluhan tentang Lingkungan Sehat

   “Lingkungan sekitar rumah harus dijaga, lingkungan yang kotor itu akan jadi sumber penyakit” dr. Ayu selaku pemateri menyelaskan dengan bahasa sederhana.

Satu jam setelah penyuluhan lingkungan sehat,  dilanjutkan dengan periksa kesehatan.  Lebih 55 warga menunggu giliran. Panitia memanggil satu persatu agar tertib dan teratur. Dua perawat dan dua dokter memeriksa satu persatu warga tallo.
Pemeriksaan Kesehatan
Pemberian Obat-obatan
“Puskemas jauh sekali dari sini, kasian wargaku kalau sakit, untuk pergi kesana ongkosperginya saja bisa sampai 50 ribu.” Ibu Hukma bercerita, Ia merasa sangat bahagia melihat warganya memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan.
Matahari tepat diatas kepala. Tepat sesaat sebelum adzan dzuhur berkumandang, seluruh warga sudah diperiksa.
“Sebagian besar sakit batuk atau gangguan saluran pernafasan, tapi secara keseluruhan tidak ada penyakit yang kronik.” Ujar Nas, salah satu perawat yang bertugas.

Selamat Hari Kesehatan Nasional! Jaga kesehatan Anda!

Dompet Dhuafa dan Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

Dompet Dhuafa Sulsel Gelar Seminar Kesehatan; “BPJS UNTUK SIAPA?”

Makassar. Alhamdulillah. Puji Syukur ke Hadirat Allah SWT atas Rahmat-Nya acara Seminar dan Diskusi dengan Tema; “BPJS UNTUK SIAPA?” bisa dilaksanakan dengan lancar dan sukses. Antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan ini cukup tinggi. Hal ini terlihat dari tempat duduk peserta yang disediakan terisi penuh. Acara yang dibuka oleh Direktur Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, Muhamad Husaeni, menghadirkan tiga pembicara; 1) Manager Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sulsel, 2) Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dan 3) PT. Askes Regional VII.


Dari Acara tersebut terungkap beberapa hal yang menjadi kesimpulan

1. BPJS Kesehatan yang akan dilaksanakan mulai 1 Januari 2014, akan menjadi milestone baru dalam sejarah sistem jaminan kesehatan masyarakat di Indonesia. Dimana program tersebut akan mewajibkan seluruh penduduk Indonesia harus diasuransikan paling telat tahun 2019.

2. BPJS Kesehatan memerlukan partipasi dari semua pihak untuk mengawasi agar program tersebut tepat sasaran dalam menjaring peserta terutama yang iurannya ditanggung pemerintah (Penerima Bantuan Iuran) dari kalangan warga tidak mampu.

3. Dengan bergulirnya program BPJS Kesehatan diharapkan akan menjawab permasalahan mahalnya biasa kesehatan di Indonesia.

LKC – Mitra Sehat Keluarga Dhuafa

LKC (Layanan Kesehatan Cuma-Cuma) adalah balai pengobatan yang memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat tidak mampu. Didirikan pertama kali di Jakarta pada tanggal 6 November 2001, diresmikan oleh Wakil Presiden RI Bapak Dr. Hamzah Haz. Hingga tahun 2007 lalu LKC sudah meng-cover 11.157 kepala keluarga atau setara dengan 55.875 jiwa sebagai peserta dari  tiga lokasi Gerai Sehat dan puluhan daerah binaan yang dilayani melalui program Aksi Layan Sehat.
LKC DD Sulsel di Makassar diresmikan tanggal 8 Juni 2009 oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Bapak Ir. H. Agus Arifin Nu’mang, M.Si. bersama dengan Walikota Makassar Bapak H. Ilham Arif Sirajuddin, SE, MM.
LKC DD Sulsel memberikan pelayanan melalui program seperti Aksi Layan Sehat (layanan kesehatan mobile di daerah kumuh) dan Gerai Sehat (klinik gratis) sebagai gerai dari LKC.
PROGRAM LKC
– BALAI PENGOBATAN CUMA-CUMA
– AKSI LAYANAN SEHAT (ALS)
– POS SEHAT
Copyright © 2026 DD Sulsel