Santri SPIDI Gelar Aksi Sosial untuk Rohingya

Santri SPIDI Gelar Aksi Sosial untuk Rohingya

MAROS- Sekolah Putri Darul Istiqmah kembali adakan kerja sama dengan Dompet Dhuafa dalam rangka SPiDI Peduli Rohingya. Selasa siang (10-10-2017), keluarga besar SPiDI melakukan penyerahan bantuan kemanusiaan kepada tim Dompet Dhuafa di Masjid Kampus Sekolah Putri Darul Istiqamah  Jl. Pros Makassar-Maros KM 25, Maccopa, Maros, Sul-Sel.

“Bantuan ini merupakan program sosial dari anak-anak kita di Badan Eksekutif Santri (BESt) untuk saudara-saudara yang ada di Rohingya yang sebelumnya diawali dengan doa bersama setelah mereka Shalat Tahajjud” kata ustadz Hasrul, Humas SPiDI yang juga hadir pada kesempatan ini.

Kepala sekolah Sekolah Putri Darul Istiqamah, Ustadzah Muhaiminah Mustafa, S.Pd.I mengingatkan kembali bahwa “ Muslim itu seperti satu tubuh, satu bagian anggota tubuh yang sakit, maka anggota tubuh yang lain juga turut merasakannya”.

“Sesama muslim sudah seharusnya kita saling membantu. Saling mendukung. Minimal mendo’akan. Apalagi dengan melihat kondisi saudara-saudari kita yang ada di Rohingya sekarang, do’a dan uluran tangan sangat dibutuhkan untuk mereka. Rasulullaah Shallallaahu’alaihi wa Sallam bersabda, “Barangsiapa yang tidak perduli dengan urusan kaum muslim, maka dia bukan golongan kami,” lanjutnya mengutip salah satu hadits. Karena itu melalui kepedulian ini, SPiDI berbagi senyum untuk Rohingya.

Dan itulah yang dirasakan oleh SPiDI. Terbukti saat suasana tangis santri pecah saat salah satu relawan Dompet Dhuafa menyampaikan kisah nyata dari seorang ibu di tempat kejadian. Beliau (ibu tersebut) membawa makanan berupa roti yang entah telah berapa lama ia simpan. Roti itu sudah kering dan ketika hujan turun, ibu itu pun melumerkan rotinya untuk kemudian disuapkan kepada sang anak. Ini bukan kali pertama mereka terisak ketika mendengar cerita tentang etnis yang diperlakukan paling tidak manusiawi di muka bumi ini, kejadian serupa terjadi saat Sosialisasi Opening Donation untuk Rohingya sebelumnya. Waktu itu mereka menyaksikan langsung kondisi Muslim Rohongya lewat video.

Semua hasil dari penggalangan dana dari Spidi sebesar Rp 8.400.000 diserahkan kepada pihak Dompet Dhuafa agar dapat menyalurkannya kepada muslim rohingya.

Pada kesempatan itu juga, perwakilan Dompet Dhuafa Sulsel menyampaikan kondisi terakhir Rohingya di Pengungsian Bangladesh. Jumlah pengungsi Rohingya semakin besar, sudah pasti membutuhkan dana dan kerja besar bersama-sama demi ringankan penderitaan mereka yang belum tampak berujung hingga kapan.

Pendistribusian bantuan Pangan Masyarakat Indonesia untuk pengungsi Rohingya di Camp pengungsian, Cox’s Bazar

Pendistribusian bantuan Pangan Masyarakat Indonesia untuk pengungsi Rohingya di Camp pengungsian, Cox’s Bazar

Pendistribusian bantuan Pangan Masyarakat Indonesia untuk pengungsi Rohingya di Camp pengungsian, Cox's Bazar
Pendistribusian bantuan Pangan Masyarakat Indonesia untuk pengungsi Rohingya di Camp pengungsian, Cox’s Bazar

COX’S BAZAR, BANGLADESH–Jumlah pengungsi Rohingya terus membludak. Kondisi kamp-kamp pengungsian di Bangladesh kian memburuk. Ratusan ribu orang hidup berdampingan di ruangan yang tak layak huni, Pangan dan Sanitasi tak mencukupi, Mereka mengalami kelaparan dan diserang berbagai penyakit.

Sabtu (30/9) Tim kemanusiaan Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan amanah Masyarakat Indonesia berupa paket pangan yang terdiri dari beras,bawang, minyak goreng, piring, panci, teko, kuali dan hygien kit. Bantuan ini salurkan ke beberapa titik pengungsian Rohingya di Cox’s Bazar Bangladesh.

Terimakasih kepada Seluruh Masyarakat Indonesia yang telah berpartisipasi dengan berdonasi atau ikut menyebarkan informasi penggalangan donasi #SaveRohingya.

Dompet Dhuafa terus mengajak masyarakat Indonesia untuk bersimpati dan membantu ringankan beban saudara kita Muslim Rohingya melalui :
BNI Syariah 015.938.7145
Rekening a.n Yayasan Dompet Dhuafa Republika

Tambahkan angka (268) pada digit terakhir nominal transfer Anda
*contoh donasi Rp 500.000 menjadi Rp 500.268

Konfirmasi dan Konfirmasi Donasi
Telp : (0411) 465 4565
Whatsapp/SMS: 0853 7321 1111

#SaveRohingya #PrayForRohingya #Humanity #donate

Kisah Para Wanita Tangguh Di Pos Pengungsian Rohingya

Kisah Para Wanita Tangguh Di Pos Pengungsian Rohingya

BANGLADESH — Tatkala di usia kehamilan 4 bulan, Hunida bersama empat anaknya dan suaminya berhasil melarikan diri. Dengan kondisi tanpa bekal makanan dan air yang cukup. Menembus liarnya hutan dan terjalnya jalan. Menerabas batas negara, menggenggam asa seorang Rohingya.

Sebulan yang lalu, beberapa peluru menembus dinding rumahnya di Desa Tula Toli. Tak menyangka bahwa itu adalah untuk terakhir kali ia bermalam di tempat kelahirannya. Dia berlari menuju ke bukit, doa pun terhambur dari mulutnya. Dia melihat desanya terbakar. Hilang bersama dingin angin nan gelap yang melarutkan air mata dan amarah.

Pada 1 Oktober 2017. Dr. Rosita Rivai atau yang akrab disapa dr. Ochi, seorang dokter perempuan pejuang kemanusiaan Dompet Dhuafa, memeriksa kondisi kesehatannya dan memberikan paket bantuan untuk menjaga kehamilan Hunida, serta anak-anaknya agar terjaga sehatnya. Bantuan diberikan untuk puluhan pengungsi lainnya oleh segenap tim medis Indonesia Humanitarian Alliance di Cox’s Bazar, Bangladesh. Sepuluh hari sudah Dr. Ochi meninggalkan anak dan suami tercinta, demi menjalankan amanah tugas kemanusiaan #SaveRohingya.

“Saya masih tidak sanggup membayangkan bahwa saat itu Hunida yang kandungannya masih muda dan rentan gugur masih dapat berlari. Sekarang ia ada di hadapan saya, di dalam tenda Aksi Layanan Sehat Dompet Dhuafa. Sungguh, ia sosok wanita tangguh,” tutur Dr. Ochi di tengah aktivitasnya sebagai tim medis.

Pengungsi rohingya sebagian besar adalah kaum perempuan dan anak kecil. Tidak sedikit di antara mereka dalam kondisi hamil. Di ratusan tenda pengungsi, kerap mereka harus bertahan hidup dalam lapar. Berjuang menghadapi kenyataan bahwa kebahagiaannya terhempas dalam trauma. Fakta tersebut yang melandasi Dompet Dhuafa mendistribusikan bentuk program bantuan yang fokus menjaga kualitas hidup ibu hamil dan anak, yang tentunya telah bergulir untuk Rohingya sejak 2012.

Bantuan kemanusiaan yang diamanahkan dari para donatur Dompet Dhuafa untuk Rohingya, telah Dr. Ochi hantarkan. Ikhtiar dalam merangkul asa dan meringankan beban derita mereka. Rawat nurani untuk tetap membantu mereka dengan kemampuan terbaik yang kita miliki. Perkuat dengan doa untuk keselamatan para pejuang kemanusiaan dalam bertugas. (DD)

Rangkul Asa Ibu Hamil dan Anak Pengungsi Rohingya

Rangkul Asa Ibu Hamil dan Anak Pengungsi Rohingya

BANGLADESH — Hafsa bersama 10 keluarganya terusir dari tanah kelahirannya. Di usia 17 tahunnya, ia tengah mengandung anak pertamanya dan tinggal di camp pengungsian di Cox’s Bazar yang penuh keterbatasan. Tanpa selimut dan pakaian hangat yang layak.

“Kita sama-sama berikhtiar berikan dukungan moril dan materil kepada mereka untuk kehidupan yang lebih baik bagi semua masyarakat Rohingya,” ungkap dr. Rosita Rivai, aktivis kemanusiaan Dompet Dhuafa bidang kesehatan untuk pengungsi Rohingya, melalu pesan video kepada tim jurnalis Dompet Dhuafa.

Tiga hari terakhir, tim medis kembali menggelar inspeksi atas kesehatan pengungsi. Target kali ini adalah untuk pengecekan kesehatan dan pendampingan ibu hamil di pos pengungsian. Setidaknya terdapat 20 ibu hamil di pos pengungsian dengan berbagai kondisi fisik maupu psikologis yang kritis.

Harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik kedepannya, menjadi gantungan hampir semua ibu hamil saat bayinya dilahirkan nanti. Serasa, 20 calon bayi yang tengah dikandung ibu-ibu tangguh etnis Rohingya tersebut, menjadi pembawa keberkahan bagi semua saudaranya yang tengah menjadi korban konflik. Karena menurut laporan, enam bulan terakhir tercatat 150 bayi etnis Rohingya lahir di camp pengungsian setiap bulannya.

“Pagi ini, kami dari Dompet Dhuafa dan tim kemanusiaan lainnya yang mendapat dukungan penuh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kembali bergerak untuk melakukan pengecekan kepada ibu-ibu pengungsi yang tengah mengandung. Pengecekan dan pendampingan kedepannya untuk ibu hamil di pengungsian sangatlah penting. Demi menjamin persalinan yang sehat bagi si ibu dan bayinya. Ini menjadi salah satu fokus program Dompet Dhuafa untuk mereka. tambah Rosita.

Selain melakukan pengecekan kesehatan dan kandungan, tim kemanusiaan Dompet Dhuafa juga membagikan paket hygine kit dan baby kit. Karena satu yang harus tetap dibantu dan dijaga, kebersihan dan kesehatan ibu hamil begitu penting bagi kelanjutan kedepannya.

Sinergi penuh tim kemanusiaan Dompet Dhuafa, IDI, dan organisasi kemanusiaan lainnya tentu menjadi salah satu harapan kuat para pengungsi untuk kehidupan yang lebih baik. Atas uluran kebaikan kita semua, semoga bayi-bayi yang tengah berada di kandungan ibu-ibu tangguh Rohingya, terlahir sebagai pembawa keberkahan dan kedamaian. (Dompet Dhuafa/Taufan YN)

Dompet Dhuafa terus mengajak masyarakat Indonesia untuk bersimpati dan membantu ringankan beban saudara kita Muslim Rohingya melalui :

BNI Syariah 015.938.7145
Rekening a.n Yayasan Dompet Dhuafa Republika

Tambahkan angka (268) pada digit terakhir nominal transfer Anda
*contoh donasi Rp 500.000 menjadi Rp 500.268

Informasi dan Konfirmasi Donasi via SMS/WA ke 0853 7321 1111

 

Copyright © 2026 DD Sulsel