Bantuan Pengobatan untuk Ustadz Asgar

Bantuan Pengobatan untuk Ustadz Asgar

Kondisi Ustad Asgar saat ditemui Relawan Dompet Dhuafa Sulsel
Sempat beberapa waktu lalu, di media sosial memberitakan tentang kondisi Ustadz Asgar. Melihat hal tersebut, Dompet Dhuafa Sulsel sebagai lembaga zakat dan kemanusiaan juga turut mengambil bagian dalam membantu umat ini. Relawan Dompet Dhuafa Sulsel juga mencari informasi tentang beliau, kemudian melakukan assisment terkait beliau sehingga menemukan informasi lengkap tentang kondisi ustad Asgar.

Continue reading →

Relawan Dompet Dhuafa Sulsel Layani Peserta  Aksi  Super Damai (212)

Relawan Dompet Dhuafa Sulsel Layani Peserta Aksi Super Damai (212)

relawan-dompet-dhuafa

Makassar– Relawan Dompet Dhuafa Sulsel atau Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) melakukan pelayanan untuk peserta aksi super damai (212) berupa aksi berbagi makanan serta melakukan aksi  BIS (Bersih itu sehat ) di sekitaran Lapangan Karebosi, Makassar (2/12/2016).

relawan-dompet-dhuafa-siap-siaga

Para relawan  Dompet Dhuafa Sulsel  memberikan layanan kepada peserta aksi super damai dengan menyediakan minuman dan makanan kecil berupa snack.  Para relawan telah mempersiapkan dan melakukan packing makanan sejak pagi yang melibatkan para relawan yang kemudian membagikan langsung kepada peserta aksi super damai.

relawan-dompet-dhuafa-sulsel-bagi-makanan

Para relawan sudah mengetahui bahwa akan ada ribuan peserta yang akan bergabung dalam aksi super damai kali ini. Peserta  aksi yang ribuan orang pasti melakukan Long March menuju lokasi Aksi ibadah gelar sejadah. Melihat rute Long March yang agak panjang mulai dari Masjid Al Markaz  hingga lapangan Karebosi tentu akan menimbulkan rasa pegal maupun haus bagi para peserta. Maka dari itu, para relawan melayani para peserta aksi dengan turut memberikan asupan makanan maupun minuman.

Demi menjaga lingkungan di sekitar lokasi aksi agar tetap bersih, para relawan juga telah membentuk tim BIS  (Bersih Itu Sehat). Para relawan menyediakan kantong plastic untuk sampah bekas makanan, para relawan juga menyisir sampah-sampah yang berserakan untuk kemudian dibersihkan dan dikumpulkan di kantong plastik. Disamping itu, ambulance dompet dhuafa juga disertakan dalam kegiatan ini  sebagai bentuk siap siaga ketika ada peserta yang membutuhkan pertolongan terutama terkait kesehatan.

relawan-dompet-dhuafa-bersihkan-sampah

Aslam, selaku kordinator aksi bagi-bagi makanan dan BIS (Bersih itu sehat ) mengaku sangat senang dengan kegiatan seperti ini karena terasa kebersamaannya bersama relawan yang juga turut andil dalam aksi berbagi makanan dan bersih-bersih.

“Terima kasih kepada para relawan yang turut andil dalam kegiatan ini. Kegiatan yang seperti ini melatih kebersamaan dan kepedulian terhadap sosial kemanusiaan. Bukan hanya kegiatan ini saja melainkan kita juga akan turun dalam aksi kemanusiaan lainnya.” ungkap Aslam (anggota DDV).

Pada aksi  super damai yang dikenal juga sebagai  Aksi 212 berjalan dengan lancar dan tertib. Gelar Sajadah  dalam aksi damai dengan rangkain kegiatan Sholat Ashar, Do’a, Dzikir, Tausyiah di Lapangan Karebosi tentunya akan membawa kedamaian bagi wujudkan Indonesia Damai . (Dompet Dhuafa Sulsel/ Syarif)

Rengga Juga Ingin Sehat

Rengga Juga Ingin Sehat

relawan-dompet-dhuafa-bersama-rengga

Senin, 31 oktober 2016 kembali relawan Dompet Dhuafa Sulawesi selatan bertandang ke rumah calon penerima manfaat. Rengga Remaja  berusia  14 tahun, warga kelurahan Bontotangnga kecamatan Tamalatea, Kab. Jeneponto, terbaring lemah di rumahnya tak bisa beraktifitas normal seperti teman sebayanya. Akibat gizi buruk dan lumpuh yang dideritanya.

Anak ke empat dari tujuh bersaudara ini adalah buah hati pasangan suami istri Sulkifli Sirua dan Alfrida, mulai mengalami gizi buruk sejak ia berumur 7 tahun. Ayah Rengga sempat menjelaskan awal mula anaknya bisa terkena penyakit ini, padahal awalnya lahir normal seperti bayi pada umumnya di salah satu rumah sakit makassar. Namun ketika  Rengga memasuki usia 12 bulan mulai nampak ada kelainan. Pada kedua kaki dan tangannya yang mulai mengecil. Nafsu makannya berkurang dan sering sakit-sakitan.

“Rengga tidak bisa melakukan apapun, semuanya harus dibantu saya atau ibunya.” Tutur S ulkifli saat ditemui senin lalu.

ibu-rennga

Rengga kini hanya bisa berbaring pasrah di rumahnya,  sejak sakit ia jarang sekali dibawa berobat ke rumah sakit oleh kelurganya lantaran keterbatasan ekonomi kedua orang tua yang menjadi kendala. Terakhir berobat tahun 2011 silam.

rengga

“Saya mau bawa berobat tidak ada uang, terpaksa kami rawat seadanya.” jelas ayah Rengga sambil menahan sesak.

Dulu ayahnya bekerja sebagai seorang sopir taksi di Makassar, namun kini tidak lagi bekerja. Demi bertahan hidup sehari hari ayahnya kini memelihara beberapa ekor ayam sambil bekerja serabutan.
Keluarga Rengga hanya bisa berharap bantuan pemerintah dan uluran tangan masyarakat agar Rengga bisa berobat ke Rumah Sakit. Ayah Rengga saat ini hanya mengandalkan kartu indonesia sehat KIS dan bantuan dari dinas sosial sebesar Rp 300.000 untuk memenuhi kebutuhan Rengga dan keluarga.

Berdasarkan informasi yang kami terima dan dokmentasi hasil pemeriksaan yang di tunjukan oleh pihak keluarga, Rengga ketika lahir prematur 7 bulan hanya mengkonsumsi air susu ibu selama satu minggu. Asupan nutrisi dan gizi sampai usia 2 tahun juga kurang bagus.

senyum-rengga

Dompet Dhuafa Sulsel Kini Lebih Dekat dengan Masyarakat

Dompet Dhuafa Sulsel Kini Lebih Dekat dengan Masyarakat

“Sungguh berbahagialah orang yang mengeluarkan zakat (fitrahnya), menyebut nama Tuhannya (mengucap takbir, membesarkan Alloh) lalu ia mengerjakan sholat (iedul fitri)”. (Q.S. Al-A’la ayat 14-15)

Zakat secara etimologi, berarti suci,  berkah, dan berkembang. Senada dengan hikmah zakat dalam kehidupan, zakat berarti suci karena zakat merupakan salah satu cara mensucikan pemilik harta dari sifat buruk seperti kikir. Zakat berarti berkah, karena dengan berzakat akan memberikan keberkahan dalam harta dan kehidupan seseorang.

Salah satu kemudahan yang diberikan dari Dompet Dhuafa Sulsel adalah dengan menyebarkan konter-konter di kota Makassar. Bukan hanya sekadar sebagai tempat pembayaran berzakat, konter tersebut dapat menjadi lokasi edukasi zakat sebagai tempat layanan konsultasi zakat. Konter ini terletak di beragam mall dan pusat perbelanjaan di Kota Makassar dan sekitarnya. Saat ini sudah ada 18 titik konter Dompet Dhuafa yang sudah beroperasi.

Selama bulan Ramadhan,  konter Ramadhan ini akan dibuka setiap hari. Untuk di kawasan mall dan tempat pembelanjaan, akan dibuka mulai jam 10 pagi sampai jam 9 malam, sedangkan di kawasan kantor mulai jam 8 pagi sampai jam 4 sore. Di masjid akan buka setiap hari Jum’at pada bulan Ramadhan.

Layanan edukasi zakat akan ditemani oleh Sahabat Ramadhan. Mereka adalah para mahasiswa yang telah terpilih untuk ikut berjuang bersama keluarga besar Dompet Dhuafa di program Ramadhan 1437 H. Mahasiswa ini menjadi volunteer (relawan) zakat yang pastinya bisa menambah wawasan, memperluas jaringan, dan mengisi Ramadhan dengan kegiatan yang bermanfaat serta mendatangkan keberkahan.

Ada 18 konter yang terbagi di Mall, perkantoran dan mesjid. Konter akan tersebar di Mall Ratu Indah, Lotte Mart Alauddin, Carrefour Pengayoman, Hypermart Panakukang, Trans Studio Mall, Ramayana Pettarani, M’tos Makassar Town Square, Daya Grand Squere, Giant Alauddin Perkantoran, Graha Pena Fajar. Rumah Sakit Wahidin Sudiro Husodo, Masjid Amirul Mukminim, Masjid Mu’awwanah RRI, Masjid Al Markaz Maros, Masjid Bandara. Konter juga tersebar di perbankan, yaitu Bank Mandiri Cabang Kartini, BNI Syariah, dan Bank Mandiri Panakukang.

lokasi Booth

Konter ramadhan Dompet Dhuafa yang di buka di 18 titik Mall dan pusat pembelanjaan dan mesjid ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam berkonsultasi maupun menyalurkan zakatnya. Jadi masyarakat sudah tidak perlu repot ke kantor dan masyarakat dengan mudah dapat menyalurkan zakatnya sambil berbelanja kebutuhan lainnya.

Warga kota Makassar yang ingin berzakat, infaq/sedekah dapat dengan mudah mengunjungi salah satu konter ramadhan yang terdekat dari kediaman atau tempat kerja. Di Sahabat Ramadhan siap melayani konsultasi tentang zakat.

Salah satu Sahabat Ramadhan
Sahabat Ramadhan

 

Zakatnesia! Berkah untuk Sulawesi Selatan !

Sahabat Ramadhan Siap Bergerak di Bulan Ramadhan

Sahabat Ramadhan Siap Bergerak di Bulan Ramadhan

Rasa gembira akan kehadiran bulan Ramadhan adalah bentuk keimanan seorang muslim. Dan dari rasa gembira itu membuat Allah Ta’ala mengharamkan api neraka untuk menyentuh jasadnya. Di Bulan Ramadhan nanti, Dompet Dhuafa Sulsel akan melaksanakan beragam program demi masyarakat Sulawesi Selatan.

Untuk menyambut Ramadhan, Dompet Dhuafa Sulsel mempersiapkan diri dari beragam lini. Salah satunya pembekalan kepada 32 remaja sebagai Sahabat Ramadhan Sulawesi Selatan yang siap bergerak di Bulan Ramadhan nanti.  Pelatihan ini bertujuan untuk memberi pemahaman seputar Fiqh Ziswaf (Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf) dan pelatihan pengembangan diri untuk menjadi seorang fundraiser yang baik.

Pelatihan Sahabat Ramadhan 1437 H/ 2016 M berlangsung selama tiga hari, 20 -22 Mei 2016 di Hotel Avira. Tahun ini, tema pelatihan Sahabat Ramadhan adalah : “Zakatnesia Berkah Untuk Sulawesi Selatan”.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulsel memberikan pengarahan kepada Sahabat Ramadhan

Hari pertama, 20 Mei 2016, setelah materi tentang Dompet Dhuafa Sulsel, dilanjutkan dengan pemahaman Fiqh Ziswaf oleh Dr Halim Talli, M.Ag., S.Ag. Beliau adalah Wakil Dekan I Fak Syariah & hukum UIN Alauddin. Di Sore hari, peserta diberikan motivasi oleh Misriade Mise, trainer Astra.
“Passion adalah hasrat, antusiasme, dan keinginan yang tulus untuk melakukan suatu hal” ungkap Bapak Misriade Mise.

Motivasi oleh Bapak Misriadi Mise

Pada penghujung acara, Tim Fundrising Dompet Dhuafa Sulsel memberikan pedoman Sahabat Ramadhan. “ Apapun kondisinya seorang Fundriser harus selalu tersenyum, bukankah senyum adalah ibadah” Ungkap manager Fundrising, Ibu Efitrianty Nur.

Hari kedua, 21 Mei 2016, hari Sabtu, peserta sudah ramai dengan seragam batik. Hari ini akan dikupas tuntas tentang Holistic Character, Communication Skils, Selling Techniques, serta peran  frontliner oleh Bapak Munawar Azis, Best Practice Indonesia.

Keseruan peserta dalam materi yang dibawakan oleh Bapak Munawar Azis, Best Practice Indonesia

Di bulan Ramadhan nanti, Sahabat Ramadhan akan bergerak sebagai perpanjangan tangan dari pihak Donatur kepada Tim DD Sulsel yang kemudian disalurkan kepada calon penerima manfaat. Sahabat Ramadhan akan bertindak sebagai telemarketer, canvasser, ataupun event organizer.  Mereka juga akan tersebar di setiap booth atau counter yang terdapat di kota Makassar.

“Harapannya, semoga pelatihan ini akan membentuk fundriser yang amanah, tangguh dan berkualitas. Dan mereka adalah pionir terdepan untuk penghimpunan Ziswaf untuk Ramadhan tahun ini.” Harapan dari Bapak Andriansyah selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan.

Teori tanpa praktek tidak akan memberikan hasil. Hari ketiga dari pelatihan ini peserta akan mempraktekkan segala materi yang sudah diberikan. Pantai Losari mejadi target untuk tempat praktek Sahabat Ramadhan. Melalui pelatihan Sahabat Ramadhan ini, Semangat berbagi untuk sesama dipupuk demi meraih keberkahan di bulan Ramadhan ( Nur Al Marwah Asrul).

Sahabat Ramadhan bersama Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan
Sahabat Ramadhan bersama Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan
Copyright © 2026 DD Sulsel