Parepare, 23 Agustus 2025 — Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kota Parepare bersama Rumah Olah Kopi by PLN UP Bakaru dan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan sukses menyelenggarakan Pelatihan Quick Basic Barista di jalan Sulawesi no 67, Cappa Ujung. Sebanyak 30 peserta dari berbagai kecamatan di Kota Parepare mengikuti pelatihan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 13.00 WITA.
Kegiatan ini terbagi ke dalam dua sesi, yakni penyampaian materi dan praktik langsung bersama pemateri, Syahrani Said yang juga adalah pengelola Rumah Olah Kopi by PLN UP Bakaru dan Dompet Dhuafa Sulsel. Peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga dibimbing untuk menguasai keterampilan dasar meracik kopi dengan standar barista.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Dompet Dhuafa Sulsel dalam memperkuat ekosistem pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas dan keterampilan praktis. Di tengah pesatnya perkembangan industri kopi, keahlian barista dasar diharapkan mampu membuka jalan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan potensi usaha dan memperkuat UMKM lokal.
“Kami ingin agar pelatihan ini tidak berhenti pada pengetahuan, tapi benar-benar menjadi bekal keterampilan. Harapannya, peserta dapat mengembangkan keahlian barista ini untuk membuka lapangan usaha atau memperkuat UMKM yang ada di Parepare,” ujar Basuki Busrah selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kota Parepare.
Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan bagaimana sinergi antara pemerintah, komunitas usaha, dan lembaga filantropi dapat melahirkan ekosistem pemberdayaan berkelanjutan. Dompet Dhuafa Sulsel menekankan pentingnya literasi keterampilan sebagai kunci kemandirian ekonomi, sementara Rumah Olah Kopi by PLN UP Bakaru dan Dompet Dhuafa Sulsel menghadirkan pengalaman langsung yang aplikatif bagi peserta.
Salah satu peserta, Aisyah (22 tahun), mengungkapkan antusiasmenya setelah mengikuti pelatihan. “Ini pengalaman pertama saya belajar meracik kopi dengan teknik barista. Biasanya saya hanya lihat di kafe, tapi kali ini bisa mencoba langsung. Saya jadi punya semangat untuk membuka usaha kecil di rumah,” tuturnya.
Peserta lain, Rizal (25 tahun), menambahkan, “Pelatihan ini sangat bermanfaat. Selain belajar teori, kami juga langsung praktik sehingga lebih percaya diri. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut agar anak muda Parepare bisa punya banyak peluang di industri kopi.”
Dengan hadirnya Pelatihan Quick Basic Barista, diharapkan Parepare dapat melahirkan barista-barista muda yang kompeten, mendorong pertumbuhan UMKM kopi yang lebih berdaya, dan pada akhirnya memperkuat ekonomi kreatif daerah.



