Relawan Dompet Dhuafa Sulsel menyalurkan bantuan Suntuk Adik Salsakiyya
Makassar- Pada bulan maret 2017 lalu, relawan Dompet Dhuafa Sulsel mendapat kabar tentang Adik Salsakiyya yang membutuhkan uluran tangan kita semua. Salsakiyya, bocah berumur dua tahun Enam bulan anak dari pasangan suami dan istri Dalle (50 tahun) dan Musdalifah (28 tahun) sudah dua tahun menahan sakit. Ada tumor di mata kanannya. Mereka berasal dari Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kab. Polewali Mandar
Salsakiyya yang kini menginjak usia dua tahun lima bulan ini divonis menderita tumor mata stadium empat. Musdalifah, ibu Salsakiyya menuturkan, bahwa anak kelimanya ini awalnya lahir sehat. Kelainan muncul pada usia lima bulan.
Pada kesempatan itu Pangdam VII/ Wirabuana Polewali Mandar telah membantu adik Salsakiyya untuk dirujuk ke Rumah Sakit Pelamonia makassar untuk dilakukan tindakan medis. Kemudian dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo, Makassar.
Salsakiyya Bocah Istimewa Berjuang Melawan Tumor Mata
Menurut Irfa Fahmi, relawan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Sulsel yang bertugas pada saat itu menyebutkan bahwa:
“Salsakiyya sempat berobat ke RSUP Wahidin Sudirohusodo pada saat itu .Meskipun ia memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS), namun Ayahnya harus meminjam uang untuk menyewa mobil yang membawa anaknya ke rumah sakit.” ujarnya
Selanjutnya Salsakiyya dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo. Salsakiyya (2,6thn) diagnosa Retinoblastoma asal Polewali Mandar di rawat di ruang PICU RSUP Wahidin Sudirohusodo. Saat Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Sulsel turunkan bantuan tahap 2 kondisi sudah mulai membaik. Saat ini Salsakiyya sedang menjalani rawat jalan untuk kontrol kondisi kesehatan. Pada kesempatan yang sama, relawan Dompet Dhuafa Sulsel telah menyalurkan bantuan dari donatur kepada Adik Salsakiyyah.
Salam senyum dari adek Salsakiyyah, terima kasih atas donasi dan doa para donatur Dompet Dhuafa Sulsel. Berkat Zakat dan Sedekah Anda dapat membantu ringankan penderitaan Adik Salsakiyya. (Syarif/Dompet Dhuafa Sulsel)
PANGKEP – Tidak dapat dimungkiri, kesehatan merupakan salah satu harta berharga bagi setiap manusia. Karena, dengan jiwa dan raga yang sehat, beragam aktivitas dapat dijalankan. Sayangnya, kesehatan di negeri ini masih belum merata, terutama bagi masyarakat kepulauan. Bergerak dari hal tersebut, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar program Kawasan Sehat di Pulau …
Jumat (18/10) pagi hari, Dompet Dhuafa Sulsel kembali memberikan pelayanan untuk pengungsi pasca kerusuhan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua di Pelabuhan Soekarno Hatta, Kota Makassar. Sebanyak 454 pengungsi menggunakan KM Gunung Dempo dan berlabuh di Pelabuhan Seokarno Hatta, Makassar sekitar pukul 06.00 Wita. Relawan Dompet Dhuafa Sulsel turut menyambut para pengungsi dengan memberikan pelayanan-pelayanan yang …
Setelah sukses dengan World Cleanup Day tahun lalu pada 15 September 2018 yang mengantarkan Indonesia menjadi Negara pertama yang memimpin aksi cleanup terbesar di dunia. World Cleanup Up Day kembali digelar secara serentak di 157 negara pada 21 September 2019. Aksi yang diinisiasi pertama kali oleh organisasi masyarakat di Estonia, yang disebut Let’s Do It, …
Dompet Dhuafa Sulsel mengadakan nonton bareng dengan mengajak Guru Mengaji di Makassar untuk menonton Film Guru Ngaji di CINEMAXX Mall Phinisi Point Makassar, pada hari Ahad tanggal 25 Maret 2018 pukul 14:00 WITA. Yuk dukung kegiatan nonton bareng Film Guru Ngaji dan peduli guru ngaji. Dukung semangat dakwah ribuan guru ngaji di …
Sempat beberapa waktu lalu, di media sosial memberitakan tentang kondisi Ustadz Asgar. Melihat hal tersebut, Dompet Dhuafa Sulsel sebagai lembaga zakat dan kemanusiaan juga turut mengambil bagian dalam membantu umat ini. Relawan Dompet Dhuafa Sulsel juga mencari informasi tentang beliau, kemudian melakukan assisment terkait beliau sehingga menemukan informasi lengkap tentang kondisi ustad Asgar.