Maros — Angin puting beliung melanda Dusun Tekolabbua, Desa Borimasunggu, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Beberapa di antaranya rusak berat, sehingga penghuninya terpaksa bertahan dalam kondisi terbatas dan membutuhkan bantuan darurat.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan menyalurkan bantuan kepada 7 Kepala Keluarga (KK) terdampak pada Jumat, 16 Januari 2026. Bantuan yang disalurkan berupa terpal, tikar, handuk, serta survival kit dari YBM BRILiaN, yang dibutuhkan warga untuk menunjang kebutuhan harian pascabencana.
Salah satu warga terdampak, Ibu Nurjannah, yang rumahnya mengalami kerusakan berat, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Bantuan tersebut sangat membantu keluarganya untuk sementara waktu sambil menunggu perbaikan rumah.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Terima kasih kepada Dompet Dhuafa dan para donatur,” ujarnya.
Perwakilan Dompet Dhuafa Sulsel, Syarif, mengatakan bahwa bantuan disalurkan berdasarkan hasil asesmen langsung di lokasi terdampak.
“Kami melihat langsung kondisi warga, termasuk rumah-rumah yang rusak berat. Bantuan ini kami salurkan sesuai kebutuhan paling mendesak di lapangan,” jelasnya.
Dompet Dhuafa Sulsel akan terus memantau kondisi warga terdampak serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendukung proses pemulihan pascabencana.



