Dompet Dhuafa Sulsel mendampingi Ibu Siti menjalani operasi tumor ganas
Pangkep – Semenjak terbentuknya relawan atau Dompet Dhuafa Volunteer Sulsel di Pangkep, beragam informasi yang didapatkan dari relawan terkait berita warga yang membutuhkan pertolongan dan bantuan. Salah satunya adalah ibu Siti yang berasal dari kabupaten Pangkep.
Mendengar kabar tentang ibu siti seorang warga Kec. Segeri Kab. Pangkep, volunteer sulsel wilayah pangkep berinisiasi mencari kebenaran berita dan melakukan bantuan untuk Ibu Siti.
Ibu Siti (64) adalah sosok janda yang berjuang melawan tumor ganas pada kakinya sejak lama. Tumor yang dialami sudah lama bahkan sejak Ibu siti masih SD dan harus merasakan penderitaan hingga saat ini.
Ibu tiga anak ini pernah menjalani berbagai macam pengobatan dan pengangkatan tumor pada tahun lalu. Setelah tumor diangkat pada tahun lalu namun tumor tersebut sudah menggerogoti dan bertambah parah hingga merambah ke payudara hingga ke paru-paru ibu Siti.
Berdasarkan informasi dari Dompet Dhuafa Volunteer Sulsel yang bertugas,Wahyuni mengatakan bahwa:
“Ibu siti tak pernah meyadari sejak kemunculan tumor pada kakinya sejak ia masih berada di Sekolah Dasar (SD). Mulai benjolan kecil hingga menjadi parah. Tumor di kakinya sempat dioperasi, namun selang beberapa bulan pasca operasi justru tumor makin parah” ujar Wahyuni
Sejak tahun lalu tumor ganas yang diderita Ibu Siti kembali kambuh setelah sebelumnya dioperasi. Namun tidak ada tindakan medis yang ia dapat lakukan karena kondisi ekonomi. Pelayanan kesehatan untuk berobat di rumah sakit sempat tertunda karena iuran BPJS belum lunas pada saat itu. Kemudian iuran BPJS dilunasi oleh Dompet Dhuafa Sulsel.
AmbulanceDompet Dhuafa sebagai layanan gratis untuk membantu dhuafa ke Rumah Sakit
Relawan membantu Ibu siti mulai dari pelunasan BPJS, kemudian membawa ibu Siti ke puskesmas baring dan ke RSUD Pangkep sampai pengobatan ke di RS. Ibnu Sina Makassar. Dengan pengobatan, rawat inap, rawat jalan, tindakan operasi, kontrol, perawatan dan pemulihan luka selama Maret sampai April ini menjadi rutinitas yang dijalani ibu siti dengan dampingan relawan dompet dhuafa Sulsel.
Hingga saat ini, Dompet Dhuafa Volunteer Sulsel di Pangkep masih mengontrol kesehatan Ibu Siti dan mendampingi saat pengontrolan kesehatan.
Kini, Ibu Siti dapat merasakan kesehatan pasca operasi tumor ganas yang dialaminya berkat bantuan para donatur yang berzakat/bersedekah melalui Dompet Dhuafa dan bantuan dari relawan khususnya Dompet Dhuafa Volunteer Sulsel wilayah Pangkep.
Semoga apa yang kita berikan bisa menjadi amal kebaikan yang tak pernah terputus. Aamiin (Syarif/Dompet Dhuafa Sulsel)
PANGKEP – Tidak dapat dimungkiri, kesehatan merupakan salah satu harta berharga bagi setiap manusia. Karena, dengan jiwa dan raga yang sehat, beragam aktivitas dapat dijalankan. Sayangnya, kesehatan di negeri ini masih belum merata, terutama bagi masyarakat kepulauan. Bergerak dari hal tersebut, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar program Kawasan Sehat di Pulau …
Makassar – PLN UIW Sulselrabar bekerjasama dengan Dompet Dhuafa Sulsel menyerahkan bantuan 675 bibit pohon produktif kepada Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka hari menanam pohon nasional. Assistan Manager CSR & PKBL, Hasyim di Makassar, Sabtu, berharap dengan adanya bantuan Bina Lingkungan ini, masyarakat dapat merasakan manfaatnya melalui pelestarian lingkungan yang juga …
MAMUJU– Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (DD Sulsel) menyalurkan bantuan kepada korban banjir bandang di Mamuju, Sulawesi Barat pada Kamis (29/3). Hingga kini tim respon bencana DD Sulsel sudah tiga hari berada di lokasi kejadian. Tim DD Sulsel bersama relawan membawa misi kepedulian untuk merespon dan menyalurkan bantuan kepada korban banjir bandang. Banjir yang menerjang beberapa wilayah di Mamuju, …
Sebanyak 64 orang dilaporkan meninggal dunia dalam kurun waktu 4 bulan di 23 distrik se-Kabupaten Asmat. Bencana kemanusiaan di ‘Kota Seribu Papan’ ini tak pelak mengundang simpati dari masyarakat luas. Respon cepat diambil pemerintah dengan segera mendeklarasikan Kejadian Luar Biasa (KLB). Dompet Dhuafa sebagai lembaga kemanusiaan turut serta dalam penganggulangan KLB tersebut, dan mengajak serta …
MAKASSAR–UNHAS berkoordinasi dan kolaborasi dengan Dompet Dhuafa di bidang kemanusiaan untuk respon Respon Gizi Buruk dan Campak di Asmat, di Rektorat Universitas Hasanuddin pada senin (5/2/18) 71 orang meninggal akibat wabah campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat, Papua. Kebanyakan dari korban adalah anak dan balita. Menteri Sosial Republik Indonesia, Idrus Marham, bersama Rektor Universitas …