DD Sulsel dan YBM PLN UIW Sulselrabar Bagikan Kado untuk Veteran

DD Sulsel dan YBM PLN UIW Sulselrabar Bagikan Kado untuk Veteran

MAKASSAR – Bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai jasa para pahlawannya. Masih ingatkah kita dengan ungkapan itu?

Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (DD Sulsel) tak pernah lupa dengan apa yang pernah disampaikan Sang Proklamator Soekarno tersebut.

Masih di momen Hari Pahlawan, Bersama dengan YBM PLN UIW Sulselrabar, DD Sulsel mengunjungi kediaman beberapa veteran nasional di Kota Makassar, Jumat (13/11/2020).

Kunjungan tersebut sekaligus menyerahkan bantuan “Kado untuk Veteran” berupa kebutuhan sehari-hari seperti sembako. Penyaluran bantuan ini sebagai simbol nasionalisme dalam menghormati dan meneladani para pahlawan pejuang kemerdekaan.

Langkah tersebut juga sebagai bentuk kepedulian dan memuliakan veteran yang telah berjuang untuk kemerdekaan bangsa Indonesia.

Untuk tahap pertama, telah disalurkan 12 paket sembako ke rumah-rumah pejuang veteran di Kota Makassar. Selanjutnya, akan ada penyaluran kembali untuk para veteran lainnya.

“Kegiatan ini bentuk terima kasih kami kepada veteran. Karena, kita tidak bisa melupakan jasa-jasa mereka. Bertepatan dengan Hari Pahlawan, kami ingin memuliakan veteran dengan memberikan bantuan paket sembako. Semoga ini bisa sedikit membantu,” ujar Hasyim, Pengurus YBM PLN dan Asmen CSR PLN UIW Sulselrabar.

Dompet Dhuafa Salurkan Modal Usaha untuk Perempuan Tangguh Tulang Punggung Keluarga

Dompet Dhuafa Salurkan Modal Usaha untuk Perempuan Tangguh Tulang Punggung Keluarga

MAKASSAR – Sudah lebih dari setengah tahun Covid-19 mengudara di bumi manusia, tak terkecuali Indonesia yang diharap hanya singgah dan segera enyah. Sebab, Covid-19 tidak hanya menggerogoti kesehatan fisik dan mental masyarakat, tapi juga meluluhlantakkan perekonomian negara.

Di Sulawesi Selatan, ada 3.400 UMKM yang terdampak akibat Covid-19. Mulai dari omzetnya menurun hingga ada yang harus tutup toko untuk selamanya.

Satu di antaranya adalah Atik, yang telah berdagang kelontong lebih dari 30 tahun. Janda berumur 70 tahun ini juga merupakan tulang punggung bagi keluarganya. Bersama dua cucunya, perempuan tangguh yang akrab disapa Mak Atik ini menggantungkan hidup pada toko kelontong tersebut.

Mak Atik mengaku, sejak pandemi Covid-19 melanda, toko kelontong miliknya jadi sunyi pembeli.

“Dulu, sebelum Covid-19, biasanya dalam sebulan ada Rp 1,5 juta keuntunganku. Tapi, waktu ada Covid-19, kadang Rp 500 ribu atau tidak sampai segitu dalam sebulan” Cerita Mak Atik ketika ditemui di toko kelontongnya.

Tidak hanya Mak Atik di luar sana, ada banyak sekali perempuan lansia yang menjadi tulang punggung keluarga yang juga terdampak Covid-19. Karena itu, Dompet Dhuafa hadir dengan program Keluarga Tangguh untuk membantu menguatkan perempuan yang sedang berjuang menghidupi keluarga di tengah pandemi Covid-19 dengan memberikan modal usaha.

Selasa, (13/10/2020) sebanyak 15 paket Modal Usaha Keluarga Tangguh disalurkan oleh Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (DD Sulsel) kepada pedagang-pedagang kelontong. Mayoritas dari penerima manfaat adalah perempuan lansia dan menjadi tulang punggung keluarga di Makassar.

Berkat kebaikan para donatur, Dompet Dhuafa dipertemukan dengan senyum haru bahagia Mak Atik dan perempuan-perempuan tangguh lainnya yang harus berjuang lebih keras di masa sulit seperti saat ini.

Gandeng DD Sulsel, PLN Pusmanpro UMPK V Renovasi Masjid di Kabupaten Maros

Gandeng DD Sulsel, PLN Pusmanpro UMPK V Renovasi Masjid di Kabupaten Maros

MAROS – Dalam rangka menyukseskan program CSR 2020, PT PLN (Persero) Pusmanpro UMPK V bekerja sama dengan Dompet Dhuafa Sulsel (DD Sulsel) merenovasi masjid di Kampung Salo Minraleng, Desa Sawaru, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Acara peresmian renovasi masjid tersebut berlangsung pada Selasa (15/9/2020), dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Alhamdulillah, peresmian renovasi masjid ini berjalan dengan lancar,” kata Adriuli, Manager PT PLN Pusmanpro UMPK V, usai acara peresmian.

Adriuli menambahkan, kerja sama yang terjalin antara PT PLN (Persero) Pusmanpro UMPK V dan Dompet Dhuafa Sulsel bukan pertama kalinya. Dia berharap, kerja sama antara kedua lembaga ini tetap berjalan.

“Kami kembali bekerja sama dengan Dompet Dhuafa karena merupakan lembaga nonprofit. Semoga renovasi masjid ini bisa menambah kenyamanan masyarakat Kampung Salo Minraleng dalam beribadah,” tutur Adriuli.

Dalam kesempatan ini, hadir pula Abdul Haris SSos, Kepala Desa Sawaru. Abdul Haris mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada PT PLN (Persero) Pusmanpro UMPK V dan Dompet Dhuafa Sulsel.

Rahmat Hidayat, selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulsel juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan PT PLN (Persero) Pusmanpro UMPK V untuk kembali bersinergi membangun daerah pelosok.

Dalam peresmian renovasi masjid ini, PT PLN (Persero) Pusmanpro UMPK V dan Dompet Dhuafa Sulsel juga menyalurkan wakaf Alquran serta membagikan masker kepada para jemaah masjid.

Respons Kebakaran Pannampu Makassar, Dompet Dhuafa Sulsel Dirikan Pos Hangat

Respons Kebakaran Pannampu Makassar, Dompet Dhuafa Sulsel Dirikan Pos Hangat

MAKASSAR – Si jago merah kembali melahap Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, (23/08/2020), sekitar pukul 05.50 WITA. Kali ini, kebakaran berpusat di Kompleks Pasar Panampu (Kampung Jakarta) RT 005 RW 008 Kelurahan Panampu. Lokasi tersebut merupakan salah satu area padat panduduk di Kota Makassar.

Mengetahui musibah tersebut, Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (DD Sulsel) langsung merespons dengan menerjunkan tim ke lokasi kebakaran.

Hingga hari ini, Selasa (25/8/2020), tim DD Sulsel masih hadir di lokasi. Membantu para warga terdampak di daerah Pannampu dengan mendirikan Pos Hangat.

Data terbaru yang dihimpun oleh tim Dompet Dhuafa Sulsel, sebanyak 132 KK, 94 Rumah, dan 535 Jiwa menjadi korban kebakaran.

Menanggapi hal ini, Rahmat Hidayat HM, selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulsel, membenarkan bahwa tim Dompet Dhuafa sudah turun langsung ke lokasi kebakaran.

“Sejak hari pertama kita sudah turunkan tim untuk merespons langsung di sana kita sudah mulai assesment dan mendirikan pos hangat,” ungkapnya.

Melalui Pos Hangat ini, tim Dompet Dhuafa mendistribusikan makanan dan minuman hangat saat pagi dan malam hari.

Lebih lanjut, Rahmat juga turut mengajak masyarakat luas khususnya masyarakat Sulawesi Selatan untuk bersama mengulurkan bantuan untuk warga yang terdampak kebakaran.

Dompet Dhuafa Menghadirkan Mobile Rapid Test Gratis di Makassar dan Gowa

Dompet Dhuafa Menghadirkan Mobile Rapid Test Gratis di Makassar dan Gowa

MAKASSAR – Melalui Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC), Dompet Dhuafa bersama Tokopedia menggelar Mobile Rapid Test gratis untuk Masyarakat Makassar dan Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kegaiatan ini berlangsung selama empat hari, yaitu sejak Selasa hingga Jumat (21-24 Juli 2020).

Untuk Sulawesi Selatan, Mobile Rapid Test akan diadakan di dua tempat, yaitu di Klinik LKC Dompet Dhuafa Sulsel, Kota Makassar, dan Kantor Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa.

Tak hanya melakukan respons tes rapid, tim medis yang bertugas juga memberikan edukasi kesehatan kepada peserta. Sebanyak 300 alat rapid disiapkan untuk kedua daerah di atas.

Asdinullah Saudin, selaku Direktur LKC Dompet Dhuafa Sulsel, menerangkan bahwa Mobile Rapid Test ini digelar di 17 provinsi.

“Mobile Rapid Test ini serentak digelar di 17 provinsi dari tanggal 21-24 Juli 2020. Provinsi yang terpilih yakni yang termasuk zona merah. Dan, kita di Sulawesi Selatan salah satunya,” terangnya.

Ia juga mengatakan bahwa rapid test ini memang sengaja dilakukan dengan tujuan sebagai deteksi awal bagi kelompok rentan di daerah Makassar dan Gowa.

Badaruddin, salah satu peserta rapid test, menyampaikan terima kasihnya untuk Dompet Dhuafa dan Tokopedia.

“Alhamdulillah, saya tau info dari puskesmas kalau ada Mobile Rapid Test gratis. Saya ikut karena merasa perlu dan saya sangat terbantu,” ujarnya.

Mobile Rapid Test gratis oleh Dompet Dhuafa dan Tokopedia ini selain didukung oleh Pemerintah Kabupaten dan Kota, juga didukung oleh Puskesmas, Koramil, Polsek dan Bayangkari setempat.


Aksi DD Sulsel Evakuasi Korban Banjir Bandang Masamba

Aksi DD Sulsel Evakuasi Korban Banjir Bandang Masamba

LUWU UTARA – Ribuan rumah warga di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, dihantam banjir bandang, Senin (13/7/2020) malam. Sebanyak 4.930 keluarga di 6 kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Masamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke, dan Malangke Barat.

Hingga saat ini, 10 orang dilaporkan meninggal dunia dan 46 lainnya masih dalam pencarian. Banjir ini dilaporkan sebagai banjir terparah yang melanda wilayah tersebut. Ratusan rumah warga terendam lumpur bercampur pasir setelah diterjang air bah setinggi dua meter.

Dompet Dhuafa Sulsel (DD Sulsel) dengan cepat merespons kejadian bencana ini. Tujuh orang tim diturunkan untuk membantu kebutuhan darurat di lokasi terdampak.

Hingga Rabu (15/7/2020), Dompet Dhuafa telah melakukan asesmen dan pendampingan awal terhadap warga terdampak.

Dompet Dhuafa Sulsel juga bergabung bersama tim gabungan untuk melakukan evakuasi korban hilang di Desa Radda, Kecamatan Baebunta. Lokasi ini merupakan lokasi terdampak parah banjir bandang.

Ratusan rumah di desa ini tertimbun lumpur. Aktivitas warga lumpuh karena lumpur yang membawa material seperti kayu dan sampah menutup jalan di pemukiman warga.

Pimpinan cabang Dompet Dhuafa Sulsel, Rahmat Hidayat HM, mengatakan bahwa Dompet Dhuafa sudah hadir di lokasi untuk membantu evakuasi korban. Dompet Dhuafa, kata dia, akan melakukan yang terbaik sampai proses recovery nanti.

“Saat ini, Rabu (15/7/3020), kami melakukan evakuasi korban hilang di Desa Radda, Kecamatan Baebunta. Sementara untuk rencana respons ke depan, Dompet Dhuafa akan membuka dapur umum, pos hangat, dan aksi bersih material yang masih menutupi ruas jalan,” ujarnya.

Copyright © 2026 DD Sulsel