Sigi, Sulawesi Tengah, 18 Juni 2026 – Tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mendirikan dapur umum di Desa Kamarora B, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Kamis (18/6), sebagai bentuk respons cepat dalam membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi.
Pendirian dapur umum dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga selama masa tanggap darurat. Melalui layanan ini, DMC Dompet Dhuafa menyediakan makanan siap saji bagi sekitar 80 penerima manfaat yang terdampak bencana di Desa Kamarora B.
Sebelum operasional dapur umum dimulai, tim DMC Dompet Dhuafa melakukan asesmen kebutuhan di lokasi terdampak. Berdasarkan hasil asesmen, kebutuhan pangan menjadi salah satu kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi mengingat sebagian warga mengalami kesulitan dalam mengakses dan menyiapkan makanan pascagempa.
Untuk mendukung operasional dapur umum, tim DMC Dompet Dhuafa melakukan pengadaan berbagai bahan kebutuhan pokok dan perlengkapan memasak. Seluruh bahan kemudian diolah menjadi makanan siap saji yang didistribusikan kepada masyarakat terdampak.
Menariknya, proses memasak dan penyajian makanan dilakukan bersama warga terdampak. Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan dapur umum menjadi bagian dari upaya membangun semangat gotong royong dan memperkuat solidaritas sosial di tengah kondisi darurat. Warga turut berpartisipasi dalam menyiapkan bahan makanan, memasak, hingga mendistribusikan makanan kepada sesama penyintas.
Syarif Syamsuddin, Staf Program Sosial dan Kebencanaan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, menjelaskan bahwa pendirian dapur umum merupakan langkah awal yang dilakukan untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat dan para relawan yang bertugas di lokasi terdampak.
“Pendirian dapur umum ini merupakan upaya pertama yang kami lakukan untuk membantu warga terdampak sekaligus mendukung relawan yang bertugas di lapangan. Kami berharap dengan tersedianya makanan siap saji, proses pemulihan dan evakuasi dapat berjalan lebih lancar sehingga tim dan masyarakat dapat lebih fokus pada penanganan pascagempa,” ujar Syarif.
Kehadiran dapur umum ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian masyarakat, tetapi juga memberikan dukungan bagi para relawan yang terlibat dalam proses evakuasi dan pemulihan di lokasi bencana. Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar pangan, masyarakat dan tim kemanusiaan diharapkan dapat menjalankan aktivitas pemulihan dengan lebih optimal.
DMC Dompet Dhuafa terus berkomitmen menghadirkan layanan kemanusiaan yang cepat, tepat, dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana. Selain layanan dapur umum, DMC Dompet Dhuafa juga terus melakukan pemantauan kebutuhan di lapangan guna memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak.
Melalui kolaborasi antara relawan dan masyarakat, diharapkan proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih baik serta memperkuat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.








