Kolaborasi BI Sulawesi Selatan & Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan Dukung Pemberdayaan Kopi Sinjai Dengan Skema Wakaf Produktif.

Rabu, 14 Januari, Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan bersama Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan menyalurkan Program Wakaf Produktif kepada Kelompok Pemberdayaan Kopi Sinjai yang berlokasi di Kawasan MADAYA Sinjai. Program ini difokuskan untuk mendukung pengadaan peralatan Coffee Shop sebagai upaya penguatan ekonomi berbasis potensi lokal kopi Arabika Sinjai.

Kegiatan penyaluran dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026, dan dihadiri langsung oleh Deputy Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Bapak Wahyu Purnama A, beserta jajaran tim BI Sulsel. Turut hadir Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, Pandu Heru Satrio, Camat Sinjai Barat, Danramil dan Babinsa Sinjai Barat, Local Leader MADAYA Sinjai Ramli Usman, serta para penerima manfaat dari warga Desa Arabika.

Dalam sambutannya, Bapak Wahyu Purnama A menyampaikan bahwa wakaf produktif merupakan instrumen strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

“Program wakaf produktif ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi jangka pendek, tetapi juga menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan, khususnya bagi pengembangan kopi lokal Sinjai yang memiliki kualitas dan daya saing,” ujarnya.

Sementara itu, Pandu Heru Satrio, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, menegaskan komitmen Dompet Dhuafa dalam mengelola wakaf secara produktif dan berdampak.

“Kolaborasi dengan Bank Indonesia Sulsel ini merupakan wujud nyata pengelolaan wakaf yang amanah dan berorientasi pada pemberdayaan. Kami berharap dukungan peralatan Coffee Shop ini dapat meningkatkan nilai tambah kopi Sinjai serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat,” jelasnya.

Pada sesi testimoni, Ramli Usman selaku Local Leader sekaligus pengelola MADAYA Sinjai mengungkapkan rasa syukur dan optimismenya atas dukungan yang diberikan.

“Bantuan ini menjadi penguat bagi kami untuk mengembangkan Kopi Sinjai dari hulu ke hilir. Tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga membangun kebanggaan masyarakat terhadap kopi Arabika Sinjai,” tuturnya.

Program Wakaf Produktif BI Sulsel bersama Dompet Dhuafa Sulsel ini diharapkan mampu menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis wakaf yang terintegrasi, berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa, khususnya di kawasan penghasil kopi Sinjai Barat.

Leave a comment