Relawan Dompet Dhuafa Sulsel Layani Peserta  Aksi  Super Damai (212)

Relawan Dompet Dhuafa Sulsel Layani Peserta Aksi Super Damai (212)

relawan-dompet-dhuafa

Makassar– Relawan Dompet Dhuafa Sulsel atau Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) melakukan pelayanan untuk peserta aksi super damai (212) berupa aksi berbagi makanan serta melakukan aksi  BIS (Bersih itu sehat ) di sekitaran Lapangan Karebosi, Makassar (2/12/2016).

relawan-dompet-dhuafa-siap-siaga

Para relawan  Dompet Dhuafa Sulsel  memberikan layanan kepada peserta aksi super damai dengan menyediakan minuman dan makanan kecil berupa snack.  Para relawan telah mempersiapkan dan melakukan packing makanan sejak pagi yang melibatkan para relawan yang kemudian membagikan langsung kepada peserta aksi super damai.

relawan-dompet-dhuafa-sulsel-bagi-makanan

Para relawan sudah mengetahui bahwa akan ada ribuan peserta yang akan bergabung dalam aksi super damai kali ini. Peserta  aksi yang ribuan orang pasti melakukan Long March menuju lokasi Aksi ibadah gelar sejadah. Melihat rute Long March yang agak panjang mulai dari Masjid Al Markaz  hingga lapangan Karebosi tentu akan menimbulkan rasa pegal maupun haus bagi para peserta. Maka dari itu, para relawan melayani para peserta aksi dengan turut memberikan asupan makanan maupun minuman.

Demi menjaga lingkungan di sekitar lokasi aksi agar tetap bersih, para relawan juga telah membentuk tim BIS  (Bersih Itu Sehat). Para relawan menyediakan kantong plastic untuk sampah bekas makanan, para relawan juga menyisir sampah-sampah yang berserakan untuk kemudian dibersihkan dan dikumpulkan di kantong plastik. Disamping itu, ambulance dompet dhuafa juga disertakan dalam kegiatan ini  sebagai bentuk siap siaga ketika ada peserta yang membutuhkan pertolongan terutama terkait kesehatan.

relawan-dompet-dhuafa-bersihkan-sampah

Aslam, selaku kordinator aksi bagi-bagi makanan dan BIS (Bersih itu sehat ) mengaku sangat senang dengan kegiatan seperti ini karena terasa kebersamaannya bersama relawan yang juga turut andil dalam aksi berbagi makanan dan bersih-bersih.

“Terima kasih kepada para relawan yang turut andil dalam kegiatan ini. Kegiatan yang seperti ini melatih kebersamaan dan kepedulian terhadap sosial kemanusiaan. Bukan hanya kegiatan ini saja melainkan kita juga akan turun dalam aksi kemanusiaan lainnya.” ungkap Aslam (anggota DDV).

Pada aksi  super damai yang dikenal juga sebagai  Aksi 212 berjalan dengan lancar dan tertib. Gelar Sajadah  dalam aksi damai dengan rangkain kegiatan Sholat Ashar, Do’a, Dzikir, Tausyiah di Lapangan Karebosi tentunya akan membawa kedamaian bagi wujudkan Indonesia Damai . (Dompet Dhuafa Sulsel/ Syarif)

Dompet Dhuafa Sulsel Kini Lebih Dekat dengan Masyarakat

Dompet Dhuafa Sulsel Kini Lebih Dekat dengan Masyarakat

“Sungguh berbahagialah orang yang mengeluarkan zakat (fitrahnya), menyebut nama Tuhannya (mengucap takbir, membesarkan Alloh) lalu ia mengerjakan sholat (iedul fitri)”. (Q.S. Al-A’la ayat 14-15)

Zakat secara etimologi, berarti suci,  berkah, dan berkembang. Senada dengan hikmah zakat dalam kehidupan, zakat berarti suci karena zakat merupakan salah satu cara mensucikan pemilik harta dari sifat buruk seperti kikir. Zakat berarti berkah, karena dengan berzakat akan memberikan keberkahan dalam harta dan kehidupan seseorang.

Salah satu kemudahan yang diberikan dari Dompet Dhuafa Sulsel adalah dengan menyebarkan konter-konter di kota Makassar. Bukan hanya sekadar sebagai tempat pembayaran berzakat, konter tersebut dapat menjadi lokasi edukasi zakat sebagai tempat layanan konsultasi zakat. Konter ini terletak di beragam mall dan pusat perbelanjaan di Kota Makassar dan sekitarnya. Saat ini sudah ada 18 titik konter Dompet Dhuafa yang sudah beroperasi.

Selama bulan Ramadhan,  konter Ramadhan ini akan dibuka setiap hari. Untuk di kawasan mall dan tempat pembelanjaan, akan dibuka mulai jam 10 pagi sampai jam 9 malam, sedangkan di kawasan kantor mulai jam 8 pagi sampai jam 4 sore. Di masjid akan buka setiap hari Jum’at pada bulan Ramadhan.

Layanan edukasi zakat akan ditemani oleh Sahabat Ramadhan. Mereka adalah para mahasiswa yang telah terpilih untuk ikut berjuang bersama keluarga besar Dompet Dhuafa di program Ramadhan 1437 H. Mahasiswa ini menjadi volunteer (relawan) zakat yang pastinya bisa menambah wawasan, memperluas jaringan, dan mengisi Ramadhan dengan kegiatan yang bermanfaat serta mendatangkan keberkahan.

Ada 18 konter yang terbagi di Mall, perkantoran dan mesjid. Konter akan tersebar di Mall Ratu Indah, Lotte Mart Alauddin, Carrefour Pengayoman, Hypermart Panakukang, Trans Studio Mall, Ramayana Pettarani, M’tos Makassar Town Square, Daya Grand Squere, Giant Alauddin Perkantoran, Graha Pena Fajar. Rumah Sakit Wahidin Sudiro Husodo, Masjid Amirul Mukminim, Masjid Mu’awwanah RRI, Masjid Al Markaz Maros, Masjid Bandara. Konter juga tersebar di perbankan, yaitu Bank Mandiri Cabang Kartini, BNI Syariah, dan Bank Mandiri Panakukang.

lokasi Booth

Konter ramadhan Dompet Dhuafa yang di buka di 18 titik Mall dan pusat pembelanjaan dan mesjid ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam berkonsultasi maupun menyalurkan zakatnya. Jadi masyarakat sudah tidak perlu repot ke kantor dan masyarakat dengan mudah dapat menyalurkan zakatnya sambil berbelanja kebutuhan lainnya.

Warga kota Makassar yang ingin berzakat, infaq/sedekah dapat dengan mudah mengunjungi salah satu konter ramadhan yang terdekat dari kediaman atau tempat kerja. Di Sahabat Ramadhan siap melayani konsultasi tentang zakat.

Salah satu Sahabat Ramadhan
Sahabat Ramadhan

 

Zakatnesia! Berkah untuk Sulawesi Selatan !

Sahabat Ramadhan Siap Bergerak di Bulan Ramadhan

Sahabat Ramadhan Siap Bergerak di Bulan Ramadhan

Rasa gembira akan kehadiran bulan Ramadhan adalah bentuk keimanan seorang muslim. Dan dari rasa gembira itu membuat Allah Ta’ala mengharamkan api neraka untuk menyentuh jasadnya. Di Bulan Ramadhan nanti, Dompet Dhuafa Sulsel akan melaksanakan beragam program demi masyarakat Sulawesi Selatan.

Untuk menyambut Ramadhan, Dompet Dhuafa Sulsel mempersiapkan diri dari beragam lini. Salah satunya pembekalan kepada 32 remaja sebagai Sahabat Ramadhan Sulawesi Selatan yang siap bergerak di Bulan Ramadhan nanti.  Pelatihan ini bertujuan untuk memberi pemahaman seputar Fiqh Ziswaf (Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf) dan pelatihan pengembangan diri untuk menjadi seorang fundraiser yang baik.

Pelatihan Sahabat Ramadhan 1437 H/ 2016 M berlangsung selama tiga hari, 20 -22 Mei 2016 di Hotel Avira. Tahun ini, tema pelatihan Sahabat Ramadhan adalah : “Zakatnesia Berkah Untuk Sulawesi Selatan”.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulsel memberikan pengarahan kepada Sahabat Ramadhan

Hari pertama, 20 Mei 2016, setelah materi tentang Dompet Dhuafa Sulsel, dilanjutkan dengan pemahaman Fiqh Ziswaf oleh Dr Halim Talli, M.Ag., S.Ag. Beliau adalah Wakil Dekan I Fak Syariah & hukum UIN Alauddin. Di Sore hari, peserta diberikan motivasi oleh Misriade Mise, trainer Astra.
“Passion adalah hasrat, antusiasme, dan keinginan yang tulus untuk melakukan suatu hal” ungkap Bapak Misriade Mise.

Motivasi oleh Bapak Misriadi Mise

Pada penghujung acara, Tim Fundrising Dompet Dhuafa Sulsel memberikan pedoman Sahabat Ramadhan. “ Apapun kondisinya seorang Fundriser harus selalu tersenyum, bukankah senyum adalah ibadah” Ungkap manager Fundrising, Ibu Efitrianty Nur.

Hari kedua, 21 Mei 2016, hari Sabtu, peserta sudah ramai dengan seragam batik. Hari ini akan dikupas tuntas tentang Holistic Character, Communication Skils, Selling Techniques, serta peran  frontliner oleh Bapak Munawar Azis, Best Practice Indonesia.

Keseruan peserta dalam materi yang dibawakan oleh Bapak Munawar Azis, Best Practice Indonesia

Di bulan Ramadhan nanti, Sahabat Ramadhan akan bergerak sebagai perpanjangan tangan dari pihak Donatur kepada Tim DD Sulsel yang kemudian disalurkan kepada calon penerima manfaat. Sahabat Ramadhan akan bertindak sebagai telemarketer, canvasser, ataupun event organizer.  Mereka juga akan tersebar di setiap booth atau counter yang terdapat di kota Makassar.

“Harapannya, semoga pelatihan ini akan membentuk fundriser yang amanah, tangguh dan berkualitas. Dan mereka adalah pionir terdepan untuk penghimpunan Ziswaf untuk Ramadhan tahun ini.” Harapan dari Bapak Andriansyah selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan.

Teori tanpa praktek tidak akan memberikan hasil. Hari ketiga dari pelatihan ini peserta akan mempraktekkan segala materi yang sudah diberikan. Pantai Losari mejadi target untuk tempat praktek Sahabat Ramadhan. Melalui pelatihan Sahabat Ramadhan ini, Semangat berbagi untuk sesama dipupuk demi meraih keberkahan di bulan Ramadhan ( Nur Al Marwah Asrul).

Sahabat Ramadhan bersama Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan
Sahabat Ramadhan bersama Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan
Muhammad Ali, Pahlawan Keluarga.

Muhammad Ali, Pahlawan Keluarga.

Bocah pahlawan keluarga Muhammad Ali. Ia merawat ibunya yang tuli dan tunanetra, kakak yang keterbelakangan mental, serta adiknya yang berumur 2 tahun.

 Berita tentang Ali banyak diangkat oleh beragam media. Melalui media sosial, tim Dompet Dhuafa Sulsel mendapat kabar tentang Muhammad Ali. Dengan segera kami menuju Kabupaten Polewali Mandar untuk melihat kondisi keluarga Ali. Bocah kecil yang menjadi tulang punggung keluarga sejak ayahnya meninggal dunia.

Kabupaten Polewali berjarak sekitar 246 Km dari Kota Makassar. Setelah berkendara kisaran enam jam, Tim Dompet Dhuafa Sulsel tiba di Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang. Di Desa Batetangnga, tim DD Sulsel ditemani oleh Pak Bahar, seorang guru MI sekaligus penghubung dengan keluarga Ali.

Setelah bertemu di Kantor Desa, dipandu oleh Pak bahar, kami menuju rumah Ali. Perjalan menuju rumah ali cukup jauh dari kantor desa. Jalanan yang berkelok dan terus mendaki, dengan kondisi jalanan ,yang dalam beberapa meter, belum beraspal. Sebelah kiri area hutan dan perkebunan sedangkan sebelah kanan aliran sungai. Ttim DD Selsel juga harus menyeberangi jembatan kayu yang dapat dilalui dengan mobil.

Setelah sekira setengah jam perjalanan, kami pun tiba rumah Ali.  Tepat ketika tim DD Sulsel tiba, Ali sedang duduk di tengah ruangan.
“Halo Ali, Ali tidak sekolah?” Nia, salah satu tim DD Sulsel menyapa Ali. Dengan polos ia menggelengkan kepala “Sakitka“. Kesehariannya, Ali ikut dengan tetangga ke kebun, jika lelah dia tidak akan ke sekolah.

Pak Bahar memanggil ibunya Ali, sambil meraba-raba sekitar, ibu Ali keluar dari kamarnya. Ibu ali seseorang yang tuli dan tunanetra. Ia tidak dapat merespon sekitar dengan cepat.

Ali dan Pak Bahar
Ali dan Pak Bahar

DD Sulsel tidak hanya datang berkunjung menemui Ali, tapi juga menyalurkan beberapa bantuan, berupa paket kebutuhan sekolah untuk Ali, alat sholat, kebutuhan sembako, alat mandi, beragam cemilan  dan susu serta alat pendengaran untuk ibu Ali. Selain itu, tim DD Sulsel juga memberikan kasur, selama ini mereka hanya tidur beralaskan tikar.

Melalui  volunteer DD Sulsel di Polman, tim DD Sulsel juga akan menyalurkan tunjangan hidup selama 1 tahun, untuk pemenuhan kebutuhan sekolah Ali dan kesehatan keluarga.

“Kami akan membantu kebutuhan Ali sekeluarga. Harapannya agar Ali tidak lagi bekerja di kebun, tapi ia  dapat fokus bersekolah, dan bermain dengan teman seusianya, menikmati masa kecilnya.” Ungkap Andriansyah, Pimpinan cabang Dompet Dhuafa Sulsel.

Ali tampak ceria, ia mendapatkan tas sekolah baru. Ia langsung mengeluarkan buku gambar dan pensil warna. Sembari asik bercerita, ia terus mencoret-coret buku gambarnya. Adik Ali tidak henti-hentinya minum susu kotak. Begitu pula dengan kakaknya, ia terus melihat sekitar sambil meminum susu kotak dengan tangan kanannya.

Muhammad Ali, namanya menyerupai nama petinju ternama di dunia. Mesikupun Ali kecil bukan petinju, tapi mentalnya sudah seperti sang juara dunia. Ia andalan keluarganya.

????????????????????????????????????
Ali dan adiknya
Kakak Ali
Kakak Ali
Dompet Dhuafa Sulsel Terus Berbenah Diri demi Kepentingan Masyarakat Sulawesi Selatan

Dompet Dhuafa Sulsel Terus Berbenah Diri demi Kepentingan Masyarakat Sulawesi Selatan

Dompet Dhuafa terus berbenah diri untuk berkembang secara lembaga dan kelembagaan. Hal ini dibuktikan dengan diadakannya Training Institutional Building selama 3 hari dari tanggal 14-16 April 2016, di Amaris Hotel Hertasning, Makassar.  Pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri  amil Dompet Dhuafa Sulsel, tim Cordofa, Manajemen Wilayah Etos, LKC Sulsel, serta pendamping Program SMT dan KPMS MM Makassar.

Training ini bertujuan untuk menyatukan persepsi dan ideologi dari semua amil yang ada di lembaga ini, tentu saja dilandasi dengan mempelajari sejarah dan ketentuan-ketentuan yang ada di Dompet Dhuafa. Dengan mengetahui dan memahami sejarah dan semua hal tentang Dompet Dhuafa, diharapkan dapat mensinergikan semua aspek yang ada dalam diri masing masing amil demi kemajuan Dompet Dhuafa, yang selama ini kita ketahui adalah sebagai pioneer lembaga amil zakat di Indonesia.

Semangat juang juga menjadi sasaran untuk lebih ditingkatkan lagi, dengan mengetahui bagaimana dulu pendiri Dompet Dhuafa berjuang mati-matian untuk kepentingan umat melalui Dompet Dhuafa. Dompet Dhuafa  sebagai penerima mandat dari para muzakki harus mempunyai sikap dan sifat Megalomania.

Untuk mengakomodasi dan mewujudkan semua hal diatas maka didatangkanlah Bapak Erie Sudewo. Beliau adalah pendiri dan pimpinan DD dari 1993 sampai dengan 2003. Dari beliau dapat digali perjuangan nyata awal berdirinya DD. Beliau juga akan menyampaikan banyak hal mengenai lembaga dan kelembagaan DD. Bapak Eri Sudewo juga mengupas tuntas tentang karakter.

“Pendidikan karakter adalah sepanjang usia yang telah kita lalui. Jika waktu itu telah berlalu, sekaranglah saatnya. Jika tidak, maka di esok haripun karakter akan berlalu. Padahal siapa bisa jamin, masihkah esok menyapa?” Ungkap Bapak Erie.

20160413203855
Institutional Building bersama Dompet Dhuafa Sulsel

Pelatihan ini sangat berguna bagi kemajuan Dompet Dhuafa, agar Dompet Dhuafa bisa terus maju dan berkembang dan melahirkan program-program yang dahsyat dan menjadi master piece seperti awal-awal didirikannya Dompet Dhuafa.

“Pelatihan-pelatihan ini diwajibkan kepada seluruh komponen dalam Dompet Dhuafa Sulsel, dengan materi pembentukan karakter, dan pemahaman tentang managing program, InsyaAllah Dompet Dhuafa Sulsel akan berkembang, agar semakin banyak yang bisa kami lakukan, semakin banyak penerima manfaat yang kami bantu. ” Andriansyah, Pimcab Dompet dhuafa sulsel

Selepas training ini, diharapkan semua peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dan semoga bisa menular juga kepada amil-amil yang lain. Sehingga DD dapat terus berkembang untuk kepentingan umat (Nur Al Marwah Asrul).

Copyright © 2026 DD Sulsel