MAKASSAR – Dalam rangka memperingati Hari Kusta
Sedunia, Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan bersama Aksi Indonesia Muda,
Perhimpunan Mandiri Kusta dan PKPSS menggelar aksi Stop Stigma dan Diskriminasi
Kusta, pada Ahad (26/01), di lokasi car free
day Jl. Boulevard Kota Makassar. Selain dihadiri oleh beberapa lembaga
sosial, aksi ini juga dihadiri puluhan eks penderita kusta.
“Aksi
ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait penyakit kusta
dan menghilangkan stigma negatif pada eks penderita kusta. Dan, Dompet Dhuafa
sebagai lembaga kemanusiaan harus turut serta dalam upaya ini,” terang Rahmat
Hidayat, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan.
Diawali dengan long march di lokasi car free
day, aksi ini dilanjutkan dengan orasi kesehatan terkait penyakit kusta.
Selain itu pengunjung yang datang juga diajak bersalaman dengan eks penderita
kusta dan penandatanganan petisi “Stop Stigma dan Diskriminasi Kusta”.
Pada aksi ini selain mengajak masyarakat untuk membantu
eks penderita kusta dengan cara menghapus stigma sosial di masyarakat, Dompet
Dhuafa Sulawesi Selatan juga mengajak masyarakat untuk berdonasi untuk Program Pemberdayaan
Eks Penderita Kusta.
PLN UIW Sulselrabar bekerjasama dengan Dompet Dhuafa Sulsel menyerahkan bantuan 675 bibit pohon produktif kepada Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka hari menanam pohon nasional.
Makassar – PLN UIW Sulselrabar bekerjasama dengan Dompet Dhuafa Sulsel menyerahkan bantuan 675 bibit pohon produktif kepada Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka hari menanam pohon nasional.
Assistan Manager CSR & PKBL, Hasyim di Makassar, Sabtu, berharap dengan adanya bantuan Bina Lingkungan ini, masyarakat dapat merasakan manfaatnya melalui pelestarian lingkungan yang juga menjadi program utama PLN.
“Kami mengharapkan doa dari masyarakat agar kami dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat dan melaksanakan pekerjaan kami yaitu menerangi seluruh negeri hingga ke pelosok,” pungkas Hasyim.
PLN memiliki beberapa program Bina Lingkungan yang telah ditetapkan sebagai program 2019 yang dibagi dalam beberapa kategori yaitu PLN Peduli Sarana Ibadah, PLN Peduli Lingkungan, dan PLN Peduli Pendidikan.
Bina Lingkungan merupakan program pemberdayaan kondisi sosial masyarakat oleh BUMN melalui pemanfaatan dana dari bagian laba BUMN. Salah satu bentuk implementasi PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulselrabar diwujudkan dalam PLN Peduli Lingkungan.
Kepala DPLH Sulsel, Musran A.M mengucapkan terimakasih atas kepedulian PLN dengan penyerahan bantuan bibit pohon. Ia berharap bantuan ini dapat mewujudkan cita-cita masyarakat dan meningkatkan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
Dengan diserahkannya bantuan Bina Lingkungan ini, PLN UIW Sulselrabar telah menunjukkan kepedulian terhadap kehidupan dan kegiatan masyarakat sekitar sebagai wujud nyata dari salah satu misi PLN yaitu menjalankan kegiatan usaha berwawasan lingkungan serta meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.
Dompet Dhuafa Berbagi “Kado Untuk Veteran” di Hari Pahlawan.
“Bangsa
yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai jasa Para Pahlawannya”. Masih
ingatkah kita dengan ungkapan yang pernah disampaikan Sang Proklamator Soekarno
tersebut?
Pahlawan adalah sosok teladan yang memberikan
inspirasi hidup kepada khalayak banyak. Sosok keteladanannya dapat membekas di
dalam hidup seseorang. Memeringati Hari Pahlawan, Dompet Dhuafa Sulawesi
Selatan, kembali membuka donasi untuk program ‘Kado Untuk Veteran’.
Sebagai simbol nasionalisme dalam memeringati para pahlawan
pejuang kemerdekaan. Langkah tersebut juga sebagai bentuk peduli kemanusiaan
pada sang Veteran. Maka 28 Oktober lalu yang bertepatan dengan Hari Sumpah
Pemuda, Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan telah melakukan kunjungan ke tempat
tinggal beberapa Veteran.
Pada kesempatan tersebut sekaligus melaksanakan distribusi
donasi Jilid Pertama untuk menyerahkan bantuan dari para donatur yang terhimpun
dalam program tersebut.
“Dalam perjalanannya, donasi ‘Kado Untuk Veteran’ kami lakukan
dalam dua tahap. Distribusi awal ada tiga keluarga Penerima Manfaat Veteran
yang kami salurkan pada Hari Sumpah Pemuda lalu. Sembari berjalan, kami terus
melanjutkan campaign tersebut sampai hari ini tanggal 10 November, sebagai rangkaian
di Hari Pahlawan,” ujar Rahmat Hidayat HM, selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa
Sulawesi Selatan.
Selain Veteran yang sudah lansia, ‘Kado Untuk
Veteran’ juga ditujukan untuk sang keluarga yang telah menjanda.
“Alhamdulillah, hari ini donasi ‘Kado Untuk Veteran’ Jilid kedua
yang diadakan untuk memeringati Hari Pahlawan terlaksana dengan baik, kami
mengucapkan terima kasih untuk para Donatur untuk donasinya semoga menjadi
syafa’at bagi para Donatur di akhirat kelak,” tutupnya.
Gempa 6.8 SR mengguncang bumi Ambon, Kamis, 26 September 2019. Gempa itu merusak sejumlah rumah dan fasilitas warga. 23 orang meninggal dunia, dan ratusan warga lainnya terluka.
Sebagai tim respon bencana Dompet Dhuafa, Disaster Management Center telah melakukan respon cepat. Di antaranya mendirikan pos hangat, di pos pengungsian Desa Suli, Maluku Tengah dan posko pengungsian Kampus IAIN Ambon.
Pos Hangat adalah program yang diharapkan bisa menghangatkan fisik dan hati para penyintas yang bermukim di tenda-tenda darurat. Sering kali dalam pelaksanaannya, Pos Hangat jadi tempat para penyintas berkisah meringankan rasa yang berkecamuk setelah dilanda bencana.
Hari ini, tim susulan berangkat ke Ambon guna meluaskan manfaat pendampingan kami di sana. InsyaAllah akan ada respons lain salah satunya pendekatan psikososial sebab masih banyak warga yang dirundung kecemasan.
Sahabat, mohon doa dan dukungan untuk Dompet Dhuafa diberikan kesehatan dan keselamatan selama menjalani tugas di sana. Juga semoga banyak manfaat yang bisa diberikan selama pendampingan masyarakat di wilayah Ambon. Mari terus rapalkan doa agar wilayah Ambon dan sekitarnya segera aman dari guncangan gempa-gempa susulan.
Tangan kebaikanmu bisa disalurkan melalui: Muammalat 801.004.8528 Mandiri 152.0022.9992.92 BNI Syariah 015.938.7145 A.n Yayasan Dompet Dhuafa Republika Tambahkan nominal Rp. 26- pada akhir donasi Anda sebagai KODE DONASI. Contoh : Rp. 50.026,-
Untuk Informasi & Konfirmasi SMS/WhatsApp 0853 7321 1111 Telpon (0411) 409 3458
Dompet Dhuafa membagikan air bersih di Kecamaan Bontoa Kbupaten Maros
MAROS
– Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan bekerjasama PMI Maros menyalurkan air bersih di Kecamatan Bontoa, Maros
(30/8/2019). Penyaluran air bersih sudah berlangsung sejak kemarin hingga malam
ini.
Berdasarkan
informasi dari Badan Meteorologi,
Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas I Maros bahwa
diprediksikan kemarau tahun ini akan berlangsung hingga bulan November mendatang. Sehingga kekeringan
masih berlangsung lebih panjang. Maka Dompet Dhuafa pada tahun ini akan
berusaha membantu masyarakat korban kekeringan yang membutuhkan air bersih
dampak dari kemarau panjang.
Dompet
Dhuafa Sulsel, sebagai lembaga zakat yang melalui program sosial bencana
bekerjasama dengan PMI Maros menyalurkan sebanyak 20.000 liter atau 4 tangki air bersih di kecamatan
Bontoa melalui program “Air Untuk Kehidupan”.
Penanggung
Jawab Program Kebencanaan dan Kerelawanan Dompet Dhuafa Sulsel, Syarif,
mengatakan melalui program “Air Untuk Kehidupan” telah mendistribusikan 20.000
liter atau 4 tangki air bersih ke tiga desa di Kecamatan Bontoa, Maros.
Penyaluran air bersih mendahulukan desa-desa yang sangat membutuhkan air
bersih.
“Saat
ini ada tiga desa di Kecamatan Bontoa
yang telah menerima bantuan Air untuk Kehidupan dari Dompet Dhuafa
Sulsel. Penyaluran yang dilaksanakan sejak
kemarin tepatnya di Dusun Padaria Desa Ampekale dan Dusun Parasangeng
Beru Desa Pajukukang. Adapun penyaluran air bersih yang berlangsung hingga
malam ini berada di Dusun Pattalassang Desa Tunikamaseang.” ujar Syarif
Setiap
melakukan distribusi air bersih, biasanya setiap warga membawa wadah besar atau
membawa jerigen besar untuk menampung air bersih. Air tersebut digunakan untuk
masak, minum, maupun keperluan mandi.
Warga
yang mendapatkan bantuan air bersih sangat bersyukur dengan adanya bantuan air
bersih ini. Mereka berharap bantuan air bersih seperti ini akan selalu ada.
“Terima
kasih atas bantuan air bersihnya, biasanya kami ambil air sangat jauh dari
rumah atau terkadang kita harus membeli air. Alhamdulillah, kita bersyukur
dengan adanya bantuan penyaluran air bersih ini” ungkap Pak Halim salah satu
warga Desa Ampekale
Selain
di Kecamatan Bontoa, masih ada lagi wilayah di Maros yang mengalami kekeringan
diantaranya di Kecamatan Lau, Marusu dan Maros Baru. Rencananya Dompet Dhuafa
Sulsel juga akan mendistribusikan air bersih ke wilayah yang membutuhkan air
bersih di wilayah terdampak kekeringan di daerah tersebut.
Tim Kesehatan Dompet Dhuafa Sulsel bekerjasama PKM Binamu melakukan pelayanan kesehatan mobile clinic di Dusun Sapiri Desa Sapanang, Kec. Binamu, Jeneponto (15/2)
Layanan kesehatan mobile clinic ini menjadi alternatif untuk membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. Sebanyak 63 pasien yang mendapatkan layanan kesehatan ini. Pasien terdiri dari usia balita, dewasa, dan manula.
Nasrullah selaku penanggung jawab respon bencana DD Sulsel mengatakan bahwa aktivitas relawan pada masa pasca banjir di Jeneponto masih terus berjalan. Aktivitas yang masih dilakukan yaitu Psikologi Firts Aid (PFA) dan layanan kesehatan.
“Selain melakukan pelayanan kesehatan, tim juga melakukan pembagian anti nyamuk lotion di Dusun Sapiri untuk 36 jiwa,” papar Nasrullah.
Salah satu penerima manfaat pelayanan kesehatan Dompet Dhuafa Sulsel menyampaikan rasa terimakasih atas adanya program layanan kesehatan mobile clinic.
“Terimakasih kami ucapkan karena telah membantu warga di sini. Kami sudah dibantu dengan layanan kesehatan dan diberikan obat-obatan secara gratis”, ujar salah seorang penerima manfaat. (DD Sulsel/Syarif)