Mengusung Semangat Berbagi di Hari Anak Nasional, Dompet Dhuafa Rayakan Milad ke-33 dengan Sunnat Massal bagi Anak Yatim dan Dhuafa

Mengusung Semangat Berbagi di Hari Anak Nasional, Dompet Dhuafa Rayakan Milad ke-33 dengan Sunnat Massal bagi Anak Yatim dan Dhuafa

Mengusung Semangat Berbagi di Hari Anak Nasional, Dompet Dhuafa Rayakan Milad ke-33 dengan Sunnat Massal bagi Anak Yatim dan Dhuafa

Makassar, 23 Juli 2026 — Mengusung semangat berbagi di Hari Anak Nasional, Dompet Dhuafa merayakan Milad ke-33 dengan menghadirkan program Sunnat Massal bagi anak yatim dan dhuafa. Kegiatan yang digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan milad ini menjadi wujud komitmen Dompet Dhuafa dalam menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses sekaligus memberikan kebahagiaan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Bertempat di Kantor Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, Kamis (23/7), sebanyak 21 anak yatim dan dhuafa mengikuti khitanan massal secara gratis. Program ini tidak hanya membantu anak-anak menjalankan salah satu syariat Islam, tetapi juga menjadi ikhtiar dalam meningkatkan kualitas kesehatan mereka serta meringankan beban ekonomi keluarga.

Khitan merupakan bagian dari syariat Islam yang memiliki manfaat kesehatan bagi anak. Namun, biaya pelaksanaan khitan masih menjadi tantangan bagi sebagian keluarga dhuafa. Melalui program ini, Dompet Dhuafa berupaya memastikan setiap anak memperoleh akses layanan kesehatan yang layak tanpa terkendala kondisi ekonomi. Kegiatan ini dapat terselenggara berkat kolaborasi para donatur, mitra, tenaga medis, dan relawan yang bersama-sama menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Pelaksanaan sunnat massal melibatkan 6 tenaga medis dan 8 relawan yang mendampingi peserta sejak proses registrasi hingga pemulihan pascatindakan. Selain layanan khitan, setiap peserta juga menerima paket obat-obatan, perlengkapan perawatan, bingkisan, makanan, serta uang saku sebagai bentuk perhatian agar proses pemulihan berlangsung dengan baik dan nyaman.

PLT Koordinator Wilayah LKC Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, Etty Permatasari, menyampaikan bahwa kegiatan khitanan massal ini merupakan bagian dari ikhtiar Dompet Dhuafa dalam menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses oleh masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa.

“Alhamdulillah, di usia Dompet Dhuafa yang ke-33 tahun, kami bersyukur dapat merayakan milad dengan menghadirkan manfaat secara langsung melalui kegiatan khitanan massal yang diikuti oleh 21 anak yatim dan dhuafa. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar berkat dukungan para donatur, mitra, relawan, tenaga medis, dan semua pihak yang terlibat,” ujar Etty.

Ia menambahkan bahwa momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat pentingnya menghadirkan perlindungan dan layanan kesehatan bagi setiap anak.

“Momen ini juga bertepatan dengan Hari Anak Nasional, sehingga menjadi pengingat bagi kita semua bahwa setiap anak berhak mendapatkan perhatian, perlindungan, dan layanan kesehatan yang layak. Dompet Dhuafa akan terus berkomitmen menghadirkan program-program kemanusiaan dan kesehatan yang menyentuh masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa. Kami berharap di usia ke-33 ini, Dompet Dhuafa semakin dipercaya masyarakat, semakin luas manfaatnya, serta mampu menghadirkan lebih banyak program yang berdampak dan berkelanjutan bagi umat,” tambahnya.

Rasa syukur juga disampaikan oleh Nurendi Sunggu, salah satu orang tua peserta khitanan massal. Sebagai orang tua tunggal, ia mengaku program tersebut sangat membantu keluarganya.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dengan adanya kegiatan khitanan massal ini. Sebagai orang tua tunggal, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Penghasilan yang saya peroleh selama ini hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, sehingga program seperti ini benar-benar meringankan beban kami,” ungkap Nurendi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah mempercayakan amanahnya melalui Dompet Dhuafa.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Dompet Dhuafa beserta seluruh donatur yang telah peduli kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga para donatur tidak pernah berhenti menyalurkan rezekinya melalui Dompet Dhuafa, karena saya telah merasakan sendiri bahwa amanah yang diberikan benar-benar disalurkan kepada mereka yang berhak dan tepat sasaran. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dengan pahala dan keberkahan yang berlipat ganda,” tuturnya.

Program sunnat massal ini berhasil memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sebanyak 21 anak mengikuti proses khitan dengan lancar, sekaligus membantu mengurangi beban biaya keluarga yatim dan dhuafa. Di sisi lain, kegiatan ini turut meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan anak serta memperkuat kolaborasi antara Dompet Dhuafa, tenaga medis, relawan, mitra, dan para donatur dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan mudah diakses.

Melalui momentum Milad ke-33 dan Hari Anak Nasional, Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan sosial kemanusiaan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Dengan dukungan para donatur dan mitra, Dompet Dhuafa optimistis dapat terus menghadirkan layanan yang bermartabat, berkelanjutan, serta menjangkau lebih banyak anak dan keluarga yang membutuhkan di masa mendatang.

Menebar Maslahat, Menguatkan Umat: Dompet Dhuafa Sulsel Ambil Bagian dalam Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 H

Menebar Maslahat, Menguatkan Umat: Dompet Dhuafa Sulsel Ambil Bagian dalam Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 H

Makassar, 25 Juni 2026 — Komitmen untuk terus menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat kembali diwujudkan oleh Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan melalui partisipasinya dalam kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 H yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan. Mengusung tema “Menebar Maslahat, Menguatkan Umat”, kegiatan yang bertepatan dengan 10 Muharram ini menjadi momentum kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas.

Bertempat di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, kegiatan dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, beserta jajaran, Dharma Wanita Persatuan Kemenag Sulsel, serta 17 lembaga zakat dan filantropi yang selama ini berperan aktif dalam menguatkan pelayanan umat, termasuk Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, Dompet Dhuafa Sulsel hadir sebagai bagian dari gerakan kolaboratif yang bertujuan memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Semangat ini sejalan dengan misi Dompet Dhuafa untuk mengelola dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf secara amanah guna menghadirkan program-program yang berdampak bagi umat.

Secara keseluruhan, sebanyak 8.000 paket bantuan disalurkan kepada anak-anak yatim dan penyandang disabilitas di berbagai wilayah Sulawesi Selatan. Penyaluran ini menjadi simbol bahwa kepedulian yang dilakukan secara bersama-sama mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, mengingatkan pentingnya menjadikan momentum Muharram sebagai ruang untuk memperkuat kepedulian sosial.

“Apa yang kita miliki sejatinya adalah apa yang kita berikan. Terlebih pada hari ini, ketika kita bersama-sama berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dan saudara-saudara penyandang disabilitas,” ujarnya.

Kegiatan ini juga terhubung secara daring bersama Kementerian Agama Republik Indonesia dalam rangkaian nasional Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 H. Melalui momentum tersebut, seluruh elemen masyarakat diajak untuk memperkuat semangat berbagi, gotong royong, dan kepedulian terhadap kelompok-kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.

Bagi Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, kolaborasi semacam ini menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kebaikan yang berkelanjutan. Sebab, kebermanfaatan yang luas lahir dari sinergi banyak pihak yang memiliki tujuan yang sama, yaitu menghadirkan kesejahteraan dan harapan bagi masyarakat.

Partisipasi Dompet Dhuafa dalam kegiatan ini juga menjadi refleksi dari komitmen lembaga untuk terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya kelompok rentan, melalui berbagai program pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, dan kemanusiaan yang telah dijalankan di berbagai wilayah Sulawesi Selatan.

Melalui semangat Muharram, Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk mengambil bagian dalam gerakan kebaikan. Karena ketika maslahat ditebar bersama, maka umat akan tumbuh semakin kuat, berdaya, dan saling menguatkan.

Small Step, Big Impact: Setiap Langkah Kecil Memiliki Arti, Wisuda Beasiswa YES Dompet Dhuafa Sinjai Penuh Haru

Small Step, Big Impact: Setiap Langkah Kecil Memiliki Arti, Wisuda Beasiswa YES Dompet Dhuafa Sinjai Penuh Haru

Sinjai, 21 Juni 2026 – Program Beasiswa Youth Ekselensia Scholarship (YES) Dompet Dhuafa Sinjai menggelar prosesi wisuda di Madaya, Kabupaten Sinjai, Minggu (21/6). Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian pembinaan sekaligus bentuk apresiasi atas proses panjang pengembangan diri para penerima manfaat dalam aspek akademik, karakter, dan kepemimpinan.


Kegiatan wisuda berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh haru. Para peserta, orang tua, pendamping program, serta berbagai pihak yang terlibat dalam proses pembinaan turut hadir memberikan dukungan dan apresiasi atas capaian para penerima manfaat.

Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan ini menjadi refleksi atas perjalanan pembinaan yang telah dilalui, sekaligus penegasan bahwa setiap langkah kecil dalam proses pendidikan memiliki dampak besar bagi pembentukan karakter generasi muda. Melalui tema “Small Step, Big Impact: Setiap Langkah Kecil Memiliki Arti”, para penerima manfaat diajak untuk menghargai setiap proses dan terus melangkah dalam meraih mimpi.

Melalui kegiatan ini, Dompet Dhuafa berharap para lulusan Beasiswa YES dapat terus mengembangkan potensi diri, menjaga semangat belajar, serta menjadi generasi yang berdaya dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Rahmania selaku perwakilan Dompet Dhuafa menyampaikan bahwa Program Beasiswa YES tidak hanya berfokus pada dukungan pendidikan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepemimpinan peserta.

“Beasiswa YES Dompet Dhuafa tidak hanya memberikan dukungan pendidikan, tetapi juga membekali peserta dengan berbagai keterampilan, penguatan karakter, serta nilai-nilai kepemimpinan. Harapan kami, para peserta dapat tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” ujarnya.

Tak kuasa menahan haru, salah satu penerima manfaat Beasiswa YES, Syahratul Adha, meneteskan air mata saat mengenang perjalanan yang telah dilaluinya selama mengikuti program. Baginya, Beasiswa YES tidak hanya menjadi ruang untuk memperoleh dukungan pendidikan, tetapi juga menjadi wadah yang membentuk cara berpikir dan sikapnya dalam menjalani kehidupan.

“Terima kasih kepada Dompet Dhuafa yang telah memberikan saya wadah untuk berkembang melalui Program Beasiswa YES. Program ini telah mengubah cara saya berpikir dan bersikap dalam menjalani kehidupan. Terima kasih juga kepada kakak-kakak mentor yang telah sabar membimbing saya, selalu memberikan motivasi dan dukungan, sehingga saya semakin yakin untuk terus melangkah dan menggapai mimpi-mimpi saya,” ungkap Syahratul Adha dengan penuh haru.

Sementara itu, salah satu orang tua wisudawan, Ibu Cahaya, turut menyampaikan rasa terima kasih atas pendampingan yang diberikan selama proses pembinaan berlangsung.

“Terima kasih kepada Dompet Dhuafa dan para mentor yang telah mendampingi anak-anak kami dengan penuh kesabaran. Kami sebagai orang tua sangat merasakan dampak positif dari program ini, baik dari sisi perubahan sikap maupun semangat belajar anak-anak kami. Semoga program ini terus berlanjut dan semakin banyak anak yang dapat merasakan manfaatnya,” tuturnya.

Program Beasiswa YES Dompet Dhuafa Sinjai berkomitmen untuk terus menghadirkan akses pendidikan yang berkualitas sekaligus membentuk generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

DMC Dompet Dhuafa Bangun Tempat Wudhu Darurat dan Pipanisasi untuk Jamaah Terdampak Gempa di Sigi

DMC Dompet Dhuafa Bangun Tempat Wudhu Darurat dan Pipanisasi untuk Jamaah Terdampak Gempa di Sigi

Sigi, Sulawesi Tengah, 19 Juni 2026 – Sebagai bagian dari upaya pemulihan pascagempa di Kabupaten Sigi, Tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa melakukan pembangunan tempat wudhu darurat dan instalasi pipanisasi di Masjid Al Muhajirin, Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, pada Jumat (19/6).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan akses air bersih bagi masyarakat, khususnya jamaah masjid yang terdampak akibat kerusakan fasilitas ibadah pascagempa. Kerusakan pada sarana penunjang masjid menyebabkan terganggunya aktivitas beribadah warga, termasuk kebutuhan air untuk berwudhu.

Melalui pembangunan tempat wudhu darurat dan jaringan pipanisasi, DMC Dompet Dhuafa berupaya menghadirkan fasilitas yang dapat digunakan masyarakat secara cepat dan aman selama masa tanggap darurat berlangsung. Kehadiran sarana ini diharapkan dapat mendukung aktivitas ibadah warga agar tetap berjalan dengan baik, terutama menjelang pelaksanaan Shalat Jumat.

Syarif Syamsuddin, Staf Program Sosial dan Kebencanaan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, mengatakan bahwa pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi salah satu prioritas dalam respons kemanusiaan yang dilakukan di wilayah terdampak gempa.

“Pembuatan tempat wudhu darurat dan pipanisasi ini merupakan bagian dari upaya kami untuk membantu masyarakat agar tetap dapat menjalankan ibadah dengan nyaman di tengah kondisi pascabencana. Selain memenuhi kebutuhan dasar akan air bersih, fasilitas ini juga diharapkan dapat mendukung proses pemulihan psikososial warga melalui aktivitas keagamaan yang kembali berjalan dengan baik,” ujar Syarif.

Salah satu penerima manfaat, Irwan, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan oleh Tim DMC Dompet Dhuafa. Menurutnya, fasilitas tersebut sangat membantu masyarakat yang tengah berupaya bangkit setelah bencana gempa.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya tempat wudhu darurat dan saluran air yang dibuat oleh Dompet Dhuafa. Sebelumnya kami kesulitan mendapatkan akses air untuk berwudhu karena fasilitas yang ada mengalami kerusakan akibat gempa. Sekarang jamaah bisa kembali beribadah dengan lebih nyaman, terutama untuk pelaksanaan Shalat Jumat. Terima kasih kepada Dompet Dhuafa dan seluruh relawan yang telah membantu kami,” tutur Irwan.

Selain fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, Dompet Dhuafa terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan penyintas di lapangan.

DMC Dompet Dhuafa berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Sigi melalui berbagai program respons darurat dan pemulihan, guna membantu percepatan pemulihan kehidupan warga menuju kondisi yang lebih baik.

DMC Dompet Dhuafa Dirikan Dapur Umum untuk Penyintas Gempa di Desa Kamarora B, Sigi

DMC Dompet Dhuafa Dirikan Dapur Umum untuk Penyintas Gempa di Desa Kamarora B, Sigi

Sigi, Sulawesi Tengah, 18 Juni 2026 – Tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mendirikan dapur umum di Desa Kamarora B, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Kamis (18/6), sebagai bentuk respons cepat dalam membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi.

Pendirian dapur umum dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga selama masa tanggap darurat. Melalui layanan ini, DMC Dompet Dhuafa menyediakan makanan siap saji bagi sekitar 80 penerima manfaat yang terdampak bencana di Desa Kamarora B.

Sebelum operasional dapur umum dimulai, tim DMC Dompet Dhuafa melakukan asesmen kebutuhan di lokasi terdampak. Berdasarkan hasil asesmen, kebutuhan pangan menjadi salah satu kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi mengingat sebagian warga mengalami kesulitan dalam mengakses dan menyiapkan makanan pascagempa.

Untuk mendukung operasional dapur umum, tim DMC Dompet Dhuafa melakukan pengadaan berbagai bahan kebutuhan pokok dan perlengkapan memasak. Seluruh bahan kemudian diolah menjadi makanan siap saji yang didistribusikan kepada masyarakat terdampak.

Menariknya, proses memasak dan penyajian makanan dilakukan bersama warga terdampak. Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan dapur umum menjadi bagian dari upaya membangun semangat gotong royong dan memperkuat solidaritas sosial di tengah kondisi darurat. Warga turut berpartisipasi dalam menyiapkan bahan makanan, memasak, hingga mendistribusikan makanan kepada sesama penyintas.

Syarif Syamsuddin, Staf Program Sosial dan Kebencanaan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, menjelaskan bahwa pendirian dapur umum merupakan langkah awal yang dilakukan untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat dan para relawan yang bertugas di lokasi terdampak.

“Pendirian dapur umum ini merupakan upaya pertama yang kami lakukan untuk membantu warga terdampak sekaligus mendukung relawan yang bertugas di lapangan. Kami berharap dengan tersedianya makanan siap saji, proses pemulihan dan evakuasi dapat berjalan lebih lancar sehingga tim dan masyarakat dapat lebih fokus pada penanganan pascagempa,” ujar Syarif.

Kehadiran dapur umum ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian masyarakat, tetapi juga memberikan dukungan bagi para relawan yang terlibat dalam proses evakuasi dan pemulihan di lokasi bencana. Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar pangan, masyarakat dan tim kemanusiaan diharapkan dapat menjalankan aktivitas pemulihan dengan lebih optimal.

DMC Dompet Dhuafa terus berkomitmen menghadirkan layanan kemanusiaan yang cepat, tepat, dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana. Selain layanan dapur umum, DMC Dompet Dhuafa juga terus melakukan pemantauan kebutuhan di lapangan guna memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak.

Melalui kolaborasi antara relawan dan masyarakat, diharapkan proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih baik serta memperkuat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

Hisana Group Hadirkan Sharing Session, Beri Ruang Cerita dan Penguatan bagi Pendamping Pasien di Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan

Hisana Group Hadirkan Sharing Session, Beri Ruang Cerita dan Penguatan bagi Pendamping Pasien di Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan

Makassar, 15 Mei 2026 — Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga pasien yang tengah mendampingi proses pengobatan, Hisana Group berkolaborasi bersama Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan menghadirkan kegiatan Sharing Session bagi para pendamping pasien di Rumah Singgah Shelter Harapan BTP. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (15/5) ini menjadi ruang berbagi cerita, penguatan mental, serta sarana membangun semangat di tengah perjuangan mendampingi orang tercinta yang sedang menjalani pengobatan.

Selama proses pengobatan berlangsung, para pendamping pasien tidak hanya dihadapkan pada tantangan fisik dan finansial, tetapi juga tekanan emosional yang tidak ringan. Berangkat dari kondisi tersebut, kegiatan Sharing Session ini dihadirkan sebagai ruang aman bagi para pendamping untuk saling berbagi pengalaman, memperoleh motivasi, serta memperkuat dukungan sosial antar sesama.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mengikuti sesi berbagi pengalaman, diskusi interaktif, penguatan motivasi, hingga penyerahan paket sembako bagi pasien. Suasana hangat, penuh empati, dan kebersamaan begitu terasa ketika para peserta saling menceritakan perjalanan mereka dalam mendampingi keluarga yang tengah berjuang melawan sakit.

Manager Teretori Hisana Makassar Raya, Andi Arvan Adrian, menyampaikan bahwa dukungan kepada para pendamping pasien tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk materi, namun juga melalui kehadiran dan perhatian yang tulus.

“Kami percaya bahwa dukungan tidak selalu berbentuk materi, tetapi juga melalui kehadiran, perhatian, dan ruang untuk saling menguatkan. Melalui kegiatan ini, kami berharap para pendamping pasien dapat kembali memiliki energi dan semangat dalam menjalani proses yang tidak mudah,” ujarnya.

Sementara itu, Supervisor Fundraising dan Komunikasi Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, Nurhasnaeni Hasan, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin bersama Hisana Group dalam memberikan dukungan psikososial bagi para penerima manfaat di rumah singgah.

“Rumah singgah bukan hanya tempat beristirahat, tetapi juga ruang tumbuh dan saling menguatkan. Kolaborasi bersama Hisana Group ini menjadi bentuk dukungan psikososial yang sangat berarti bagi para pendamping pasien,” tuturnya.

Melalui kolaborasi ini, Hisana Group bersama Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan berharap kegiatan serupa dapat terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui bantuan fisik, tetapi juga dukungan emosional, penguatan mental, serta hadirnya ruang untuk saling menguatkan di tengah berbagai perjuangan kehidupan.

Copyright © 2026 DD Sulsel