Terima Kasih Donatur Dompet Dhuafa Sulsel Tahun 2016

Terima Kasih Donatur Dompet Dhuafa Sulsel Tahun 2016


Assalamualaikum Wr. Wb.

Sinergi, Partisipasi dan Berbagi

Bapak/Ibu yang kami hormati, kami mendoakan semoga selalu dalam keadaan sehat walafiat. Di penghujung tahun 2016 ini, ijinkan Dompet Dhuafa Sulsel menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Bapak/Ibu selama ini mengamanahkan donasi melalui Dompet Dhuafa Sulsel.

Alhamdulillah, sepanjang tahun 2016, sinergi dan partisipasi masyarakat Sulsel melalui donasi Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf telah terhimpun sebesar Rp. 1.995.805.519 (per 30 Desember 2016)

Dari amanah donasi Bapak/Ibu kami bisa memfasilitasi lahirnya program-program berbagi yang ditujukan membantu kaum dhuafa dan masyarakat terdampak bencana atas nama kemanusiaan. Selama tahun 2016, program berbagi yang Dompet Dhuafa Sulsel jalankan telah memberi manfaat kepada sekitar 11.471 jiwa, adapun rinciannya sebagai berikut:
1. Total jumlah dana tersalurkan: Rp 1.062.202.093
2. Total jumlah penerima manfaat program: 11.471 jiwa
3. Total jumlah program yg berjalan tahun 2016: 10 program
4. Jumlah penerima manfaat per sektor:
– ekonomi: 98 jiwa Rp 102.558.062
– kesehatan: 1014 jiwa Rp 62.488.400
– pendidikan: 2.408 jiwa Rp 190.202.672
– sosial dakwah: 6.526 jiwa Rp 491.698.044
– kebencanaan/kemanusiaan: 702 jiwa Rp 214.560.915
5. Jumlah kemitraan/kerjasama tahun 2016 : 15 kerjasama

Semoga Donasi yang Bapak/Ibu berikan menjadi amal kebaikan untuk Bapak/Ibu beserta keluarga. Dan semoga sinergi, partisipasi dan berbagi ini akan terus menjadi semangat bersama untuk menghadirkan masyarakat yang jauh lebih baik.

Bagi Bapak/Ibu yang masih ingin berpartisipasi melalui Program-program Dompet Dhuafa Sulsel dapat datang langsung ke kantor Dompet Dhuafa Sulsel atau kami juga melayani layanan Jemput Donasi untuk memberikan kemudahan Bapak/Ibu berbagi dengan sesama di tengah kesibukan sehari – hari. Bapak/Ibu dapat menghubungi kontak kami untuk mendapatkan layanan Jemput Donasi.

Karena Mereka Adalah Keluarga Kita

Salurkan Donasi Anda:
Rekening Zakat
Mandiri 152.001176.0051
Muamalat 801.00485.27
BCA 789.038.7777
Rekening Sedekah
BNI Syariah 015.938.7145
Muamalat 801.004.8528
Mandiri 152.0022.9992.92
An. Yayasan Dompet Dhuafa Republika

Konfirmasi :
?SMS/WA ke 0853 7321 1111
?(0411) 459 068

Atau Klik [otw_shortcode_button href=”http://sulsel.dompetdhuafa.org/donasi/rekening-donasi-zakat-infak-sedekah-wakaf-kemanusiaan-dan-tabung-kurban/?preview=true” size=”medium” bgcolor=”#357d12″ icon_position=”left” shape=”round” icon_url=”http://sulsel.dompetdhuafa.org/wp-content/uploads/2016/10/cropped-logo-Dompet-Dhuafa-Sulsel-300×300.png” color_class=”otw-red”]Rekening Zakat[/otw_shortcode_button]

Info Donasi dan Program, klik sulsel.dompetdhuafa.org

#Humanesia
#MerekaKeluargaKita

Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Korban Banjir di Bima

Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Korban Banjir di Bima

Posko Dompet Dhuafa di Bima

Jakarta- Direktur DMC Dompet Dhuafa Syamsul Ardiansya mengatakan hingga hari ini pihaknya masih melakukan proses pendataan dampak kebencanaan dan mulai mendistribusikan logistik bantuan. “Bantuan yang dibutuhkan adalah paket kebersihan diri (hygiene kit), makanan dan minuman dewasa, nutrisi balita, air bersih, obat-obatan,” ujar Syamsul, Jumat (23/12)

Seperti yang dilansir republika.co.id, Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama Dompet Amal Sejahtera Ibnu Abbas (DASI) ikut membantu korban banjir di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bantuan telah diterjunkan sejak Rabu (21/12).

Dompet Dhuafa bersama DASI NTB saat ini bergerak untuk menyiapkan kebutuhan logistik dengan mendirikan dapur umum. Mereka juga menyiapkan bantuan medis berupa pengobatan dan pemeriksaan kesehatan secara gratis untuk mencegah dampak wabah penyakit pascabencana banjir bandang. Posko Dompet Dhuafa-DASI NTB berada di lokasi Jalan Raya Talabiu – Bima Desa Padolo, Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima.

“Tim DMC Dompet Dhuafa bersama DASI NTB hingga saat ini masih terus meningkatkan pemantauan terhadap kondisi karena dalam laporan akan ada eskalasi curah hujan yang berdampak pada terjadinya banjir susulan di Bima”, kata Syamsul.

Baca Juga: Banjir Susulan Makin Parah Hingga Menghanyutkan Sebagian Rumah

Pada Jumat (23/12) tim DMC Dompet Dhuafa dengan DASI NTB membagikan logistik di Kelurahan Nae sekaligus melakukan pemantuan terhadap kondisi jembatan penghubung antara Penaraga dan Penanae mulai tergenang air.

Bantu Korban Banjir Bandang Bima
Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama Dompet Amal Sejahtera Ibnu Abbas (DASI) ikut membantu korban banjir di Kota Bima

Seperti diberitakan sebelumnya, ribuan rumah di lima kecamatan, yakni kecamatan Rasanae, Rasanae Timur, Rasanae Barat dan Punda di Kota Bima terendam banjir bandang pada Rabu (21/12). Ketinggian air bervariasi dan sempat mencapai 1 hingga 2 meter.

Banjir bandang tersebut disebabkan meluapnya aliran sungai Toloweri menyusuk curah hujan tinggi sebagai dampak dari siklon tropis Yvette di Samudera Hindia. Data sementara tercatat 25 rumah rusak berat, lima rumah hanyut, tiga rumah rusak sedang, dan satu jembatan negara dan dua jembatan desa putus. Banjir juga sempat mengganggu aktivitas penerbangan dan saluran komunikasi seluler.

Sumber: Republika

Baca Juga: Mari Bantu Korban Banjir Bandang Bima

Salurkan donasi Anda melalui :
?? Bank Mandiri 15200.2299.9292
a.n Yayasan Dompet Dhuafa Republika
 
Tambahkan angka (25) pada digit terakhir nominal transfer Anda

*contoh donasi Rp 500.000 menjadi Rp 500.025

 

?Konfirmasi via SMS/WA ke 0853 7321 1111
?(0411) 459 068

atau konfirmasi online [otw_shortcode_button href=”http://sulsel.dompetdhuafa.org/donasi/” size=”small” bgcolor=”#357d12″ icon_position=”left” shape=”round” icon_url=”http://sulsel.dompetdhuafa.org/wp-content/uploads/2016/10/cropped-logo-Dompet-Dhuafa-Sulsel-300×300.png” color_class=”otw-green”]Konfirmasi[/otw_shortcode_button]

Wajib tambahkan berita transfer donasi “untuk Bima NTB”
 
#Humanesia #MerekaKeluargaKita
Banjir Susulan Makin Parah Hingga Menghanyutkan Sebagian Rumah

Banjir Susulan Makin Parah Hingga Menghanyutkan Sebagian Rumah

(Sumber Foto:BPBD) Ribuan rumah terendam banjir di Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Rabu (21/12) pukul 03.00 WITA.

BIMA – Banjir susulan terjang sebagian kota Bima dengan kondisi semakin parah (23/12/2016). hujan tersebut menyebabkan debit sungai naik kembali sehingga banjir telah menggenangi permukiman hingga sebagian menghanyutkan sebagian rumah.

 
Seperti yang dilansir suarantb, ada 6 kecamatan yang terdampak banjir yaitu Kecamatan Empunda, Rasanae Timur, Asa Kota, Raba, Rasanae Barat, dan Rasanae. Wilayah di Kecamatan Empunda daerah yang terdampak meliputi Kelurahan Sadia, Pena To’i, Lewi Rato, Santi, Panggi dan Mande. Di Kelurahan Pena To’i Kecamatan Empunda terdapat 1.126 KK terdampak.
 
Data dari BPBD Kota Bima dilaporkan terdapat 593 rumah rusak berat, 2.400 rumah rusak sedang, 16.226 rumah rusak ringan. Belum ada laporan korban jiwa meninggal. Kemarin telah ditemukan anak yang dilaporkan hilang sebelumnya dalam kondisi selamat.
 
Di Kecamatan Rasanae Timur terdapat 4 kelurahan terdampak yaitu Kelurahan Kodo, Kumbe, Lampe, dan Dodu. Di Kelurahan Dodu terdapat 29 KK terdampak, 17 rumah rusak berat, 12 rumah rusak ringan, masjid 1, SD 1, dan 294 hektar sawah rusak, dan 2 jembatan rusak berat.
 
Di Kecamatan Asakota meliputi Kelurahan Jatiwangi dan Melayu. Di Kecamatan Raba meliputi Kelurahan Rabangodu Selatan dan Kondo. Di Kecamatan Rasanae Barat meliputi Kelurahan Tanjung dan Dara.
 
Di Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima terdapat 5 rumah hanyut, 11 rumah rusak berat, 49 rumah rusak ringan. Di Desa Maria terdapat 3 rumah hanyut, 8 rumah rusak berat, dan 8 rusak ringan.

Baca Juga: Mari Bantu Korban Banjir Bandang Bima

 
Sementara itu seperti yang dilansir kbknews, Tim Respon Dompet Dhuafa dari Disaster Management Center (DMC) Acul Aziz melaporkan, desa yang terdampak parah adalah Desa Maria, Kec. Wawo dan Desa Kambilo Kec. Wawo, Kab. Bima
 
Sedangkan di Kampung Bugis, Kec. Sape, Kabupaten Bima dari pagi sampai saat ini hujan terus mengguyur .
 
Penduduk Kelurahan Pena To’i, Kec. Rasanae, Kota Bima; Kelurahan, Sadia Kec. Rasanae, Kota Bima; Kelurahan Jati Wangi, Kec. Rasanae, Kota Bima; Kelurahan Melayu, Kec. Rasanae, Kota Bima; Kelurahan Pena Na’e, Kec. Rasanae, Kota Bima. Bersiap untuk mengungsi karena di khawatirkan Sungai Toloweri kembali meluap dan banjir kembali menggila.
 
Disampaikan Acul, sekitar Pukul 11:00 Wita, Pemerintah Kota Bima sudah mengintruksikan masyarakat untuk mengungsi.
 
Berdasarkan pengamatan lapangan, kebutuhan mendesak untuk pengungsi adalah logistik, pakaian, selimut dan obat-obatan.
 
Untuk merespon aksi tersebut, tim Respon DMC mendistribusikan nasi bungkus untuk penduduk korban banjir di Penaraga.
 
“Namun hujan deras kembali mengguyur Kota Bima, kondisi jembatan penghubung antara Penaraga dan Penanae mulai tergenang air, maka tim respon memutuskan untuk kembali dan batal menuju Penaraga. Tim pun akhirnya membagi logistik nasi bungkus di Kelurahan Nae,” terang Acul kepada KBK.
 

Kebutuhan mendesak saat ini adalah makanan siap saji, pakaian, selimut, air bersih, air mineral, tenda, matras, pelayanan medis dan obat-obatan, peralatan kebersihan seperti sapu, kain pel, sekop dan lainnya untuk membersihkan lumpur.

Dukung tim respon Dompet Dhuafa di Bima, donasi melalui dompet #LoveBima

Salurkan donasi Anda melalui :
?? Bank Mandiri 15200.2299.9292
a.n Yayasan Dompet Dhuafa Republika

Tambahkan angka (25) pada digit terakhir nominal transfer Anda
*contoh donasi Rp 500.000 menjadi Rp 500.025

?Konfirmasi via SMS/WA ke 0853 7321 1111
?(0411) 459 068

Wajib tambahkan berita transfer donasi “untuk Bima NTB”

#Humanesia #MerekaKeluargaKita

Mari Bantu Korban Banjir Bandang Bima #LoveBima

Mari Bantu Korban Banjir Bandang Bima #LoveBima


BIMA DIKEPUNG BANJIR

Innalillahi Wa’inna ilaihiraji’un..
Sejak pukul 14.00 Wita. Banjir meliputi kota Bima.
 
Hampir seluruh kota dikepung banjir.
Ribuan Rumah di Bima Terendam Banjir Hingga Dua Meter. Banjir juga membuat Kota Bima Gelap dan Tanpa Akses Komunikasi.
 
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan hujan deras yang merata di Bima dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat pada Rabu (21/12) dini hari menyebabkan banjir besar di beberapa daerah. Akibatnya ribuan rumah terendam banjir di Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Sumbawa.
Ribuan rumah terendam (jumlah belum terdata). Warga terdampak saat ini sedang menyelamatkan diri ke tempat yangg aman. Pihak Pemerintah, TNI POLRI, MDMC, dan sejumlah relawan lain masih berupaya melakukan evakuasi dan pengobatan bagi warga yang luka-luka. Kebutuhan sementara Perahu Evakuasi, Tenda Darurat, Selimut, Air Bersih, Makanan, Obat-obatan, pakaian, dan lain-lain.
 
Tahanan LP kota Bima juga dievakuasi. Ketinggian 2 meter di wilayah Lewirato, Sadia, Jati Wangi, Melayu, Pena Na’e. Seluruh wilayah ini berada di kota Bima. (Sumber: LAZ DASI NTB)
 
Relawan Dompet Dhuafa bekerjasama mitra LAZ DASI NTB sudah berada di lokasi dan menyalurkan bantuan untuk korban banjir bandang Bima (22/12/12)
 
Mari Bergerak, bersinergi, #LoveBima
Dukung tim respon Dompet Dhuafa di Bima, donasi melalui dompet #LoveBima
 
Salurkan donasi Anda melalui :
?? Bank Mandiri 15200.2299.9292
a.n Yayasan Dompet Dhuafa Republika
 
Tambahkan angka (25) pada digit terakhir nominal transfer Anda
*contoh donasi Rp 500.000 menjadi Rp 500.025
 
?Konfirmasi via SMS/WA ke 0853 7321 1111

?(0411) 459 068

atau konfirmasi online [otw_shortcode_button href=”http://sulsel.dompetdhuafa.org/donasi/” size=”small” bgcolor=”#357d12″ icon_position=”left” shape=”round” icon_url=”http://sulsel.dompetdhuafa.org/wp-content/uploads/2016/10/cropped-logo-Dompet-Dhuafa-Sulsel-300×300.png” color_class=”otw-green”]Konfirmasi[/otw_shortcode_button]

Wajib tambahkan berita transfer donasi “untuk Bima NTB”
 
#Humanesia #MerekaKeluargaKita
Dompet Dhuafa Kutuk Tragedi Kemanusiaan Aleppo

Dompet Dhuafa Kutuk Tragedi Kemanusiaan Aleppo

JAKARTA — Sejak Senin (12/12) malam, pemerintah Suriah kembali memborbardir kawasan Aleppo, dengan kekuatan penuh dan bantuan kekuatan udara dari Rusia, senjata peledak, serta kelompok militan yang kabarnya didatangkan dari Afghanistan, Yaman, Iraq dan Lebanon. Menurut laporan PBB, sekitar 50.000 hingga 100.000 orang termasuk warga sipil dan pemberontak masih tinggal di area yang menjadi target pemerintah.

Continue reading →

Copyright © 2026 DD Sulsel