Banjir Wajo, Dompet Dhuafa Gelar Aksi Layanan Sehat Bagi Warga

Banjir Wajo, Dompet Dhuafa Gelar Aksi Layanan Sehat Bagi Warga

Wajo – Banjir melanda Kabupaten Wajo Provinsi Sulawesi Selatan, Akibat hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan meluapnya Danau Tempe. Banjir yang terjadi pertama pada tanggal 29 Mei 2017 dan banjir susulan pada tanggal 21 Juni 2017. Hingga kini banjir masih menggenangi pemukiman warga.

Berdasarkan Laporan Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) akibat banjir Kabupaten Wajo meyebabkan ribuan rumah warga dan puluhan sekolah teredam banjir dari 8 kecamatan di Kabupaten Wajo.

Terdapat pengungsi di 5 kecamatan terdampak (Kec. Tempe, Kec. Sabbangparu, Kec. Belawa, Kec. Pammana, dan Kec. Tanasitolo)  tetapi sebagian besar mengungsi di rumah kerabat sehingga sulit untuk didata. Pengungsi yang sudah terdata berada di Kecamatan Tempe yaitu berjumlah 33 KK dan 131 jiwa yang mengungsi akibat banjir berdasarkan data informasi terkini BPBD Kabupaten Wajo

Bencana banjir telah berlangsung selama 2 bulan lebih yang melanda wilayah Kabupaten Wajo. Kini berbagai macam keluhan penyakit seperti gatal-gatal, sakit mata, Maag, flu, pusing, dan demam akibat dampak bencana tersebut dirasakan selama pengungsian. Adapun lokasi pengungisan di kec. Tempe terdapat empat lokasi pengungsian yaitu Jl. Lapadaga (Watallipue), Jl. Jangko (Mattapa), Jl. Lamaddukelleng, dan sebagian di rumah warga di Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo. Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) dan tim kemanusiaan lainnya, termasuk DMC Dompet Dhuafa,  terus melakukan penanganan darurat melalui pemenuhan kebutuhan dasar penduduk terdampak.

Pada Kamis (27/7), DMC Dompet Dhuafa menggelar Aksi Layanan Kesehatan (ALS) di posko pengungsian yang berada di Jl. Lapadaga (Watallipue) Kec. Tempe Wajo. Sebanyak 7 orang dari tim kesehatan dikerahkan, terdiri dari 2 dokter, 1 Apoteker dan 3 orang perawat, 1 Tim support. Dalam ALS ini, dilakukan screening kesehatan bagi para korban banjir dan juga penyediaan obat-obatan.  Sekitar lebih dari 100 pasien mendatangi tempat diadakannya ALS.

Menurut Divisi Kebencanaan Dompet Dhuafa Sulsel, Nasrullah, kegiatan ALS ini dilaksanakan sehubungan dengan penanganan pengungsi akibat bencana banjir di Kabupaten Wajo dan pendampingan penanganan pengungsi. DMC Dompet Dhuafa melakukan dukungan penyediaan bantuan tenaga medis dan obat-obatan untuk warga terdampak banjir. Mereka sangat membutuhkan pelayanan kesehatan akibat pengungsian yang sudah berjalan dua bulan.

“Beberapa layanan kesehatan yang diberikan untuk warga korban banjir di antaranya, pemeriksaan kesehatan seperti pengecekan tensi darah, asam urat, kolestrol, gula darah & konsultasi masalah kesehatan bersama tim medis Dompet Dhuafa.”

Sekitar lebih dari 100 warga yang sudah melakukan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis ditambah dengan masyarakat sekitar pengungsian yang memanfaatkan pelayanan kesehatan gratis yang dilaksanakan oleh Dompet Dhuafa.

“Dalam pemeriksaan ini beberapa jenis penyakit ditemukan dalam pemeriksaan oleh tim Dokter medis Dompet Dhuafa yaitu Dispepsia, maag (gastritis) , gatal-gatal, diare, Hipertensi, Asam Urat, Migrain, Pterggyium, dan ISPA” ujar Nasrullah

“Ada salah seorang yang terkena penyakit serius dan perlu tindakan selanjutnya untuk penangan lebih intensif. Mengalami kaki gajah dan kedua tangan yang tidak bisa digerakkan sehingga tidak bisa melakukan aktivitas fisik. Selanjutnya Dompet Dhuafa akan melakukan tindakan lebih lanjut, tim relawan kemanusiaan Dompet Dhuafa akan membantu merujuk ke rumah sakit terdekat.” Beber Nasrullah. (Syarif/DDSS)

Continue reading →

Lazis PLN UPT Sulselrabar Gandeng Dompet Dhuafa

Lazis PLN UPT Sulselrabar Gandeng Dompet Dhuafa

 

Foto bersama PT PLN (Persero) UPT Sulselrabar, Dompet Dhuafa Sulsel, bersama perwakilan peserta Sunat Massal Dhuafa.

Makassar-Lazis PLN UPT Sulselrabar bekerjasama Dompet Dhuafa Sulsel gelar Sunat Massal Dhuafa yang dilaksanakan di Kantor PLN UPT Sulselrabar  yang beralamat di  Jl. Bonto Ramba No. 9, Makassar, Sulawesi Selatan pada hari Rabu (24/5). Sebanyak 45 anak yatim dan dhuafa yang mengikuti sunnatan massal, yang berasal dari berbagai wilayah di kota Makassar.

Proses Sunat Massal Dhuafa

Ketua Lazis PLN UPT Sulselrabar, H. Sunu Suharto mengatakan, Sunat Massal Dhuafa sebanyak 45 Orang dan dirangkaian dengan penyaluran dana Lazis  lainnya. Dengan dana lazis kita dapat gunakan untuk membantu yatim dhuafa khususnya dalam sunat massal dhuafa dan Program lainnya yang disalurkan pada hari ini.

Kegiatan Sunat Massal Dhuafa ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian PLN kepada kaum dhuafa. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan silaturahmi antara PLN dengan masyarakat.

Manajer PT. PLN UPT Sulselrabar, Rahmat mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini berkat dana zakat maupun sedekah yang dikumpulkan dari Lazis PLN UPT Sulselrabar dari gaji karyawan yang dipotong otomatis sebagai zakat penghasilan dari gaji bulanan, kemudian dikumpulkan melalui Lazis PLN UPT Sulselrabar dan  menyalurkan bantuan bekerjasama dengan Dompet Dhuafa Sulsel melalui Program Sunat Massal Dhuafa, Program Rumah Produksi, dan Program Bedah Rumah. Hal ini sebagai bentuk kepedulian PLN kepada kaum dhuafa.

PLN tidak hanya berkaitan dengan kelistrikan saja melainkan PLN juga berkaitan dengan kepedulian masyarakat yang kurang mampu atau dhuafa yang disebut dengan PLN Peduli, lanjut Rahmat.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulsel, Andriansyah mengatakan bahwa program-program Dompet Dhuafa mengelola dana zakat menjadi lebih bermanfaat melalui pelayanan kebutuhan dasar dhuafa seperti kesehatan, pendidikan, sosial dan pemberdayaan ekonomi.

Seperti yang dilihat dalam program sunat massal dhuafa ini merupakan salah satu kegiatan program kesehatan dompet dhuafa, bahkan hingga saat ini kami memiliki layanan kesehatan Cuma-Cuma (LKC) bagi kaum dhuafa yang bertempat di Kantor Dompet Dhuafa Sulsel. Melalui Sunat Massal Dhuafa akan membantu meringankan beban kewajiban khitan yang biayanya bisa dibilang tak sedikit dan tentunya melaksanakan kewajiban sebagai anak laki-laki muslim melalui sunat atau khitan. Tidak hanya itu, melalui program pemberdayaan dapat memberdayakan kaum dhuafa yang kali ini bekerjasama dengan Lazis UPT PLN Sulselrabar dalam program Gerobak Usaha Mandiri Rumah Produksi dan Program Bedah Rumah.Tentunya kami berterima kasih kepada PLN, moga kita masih bisa bersinergi kembali dalam program-program lainnya lanjut Andriansyah.

 

Penyerahan Simbolis Program Sunat Massal Dhuafa Lazis PLN UPT Sulselrabar-Dompet Dhuafa Sulsel

 

Penyerahan Simbolis Program Rumah Produksi Lazis PLN UPT Sulselrabar-Dompet Dhuafa Sulsel

 

Penyerahan Simbolis Program Bedah Rumah Lazis PLN UPT Sulselrabar-Dompet Dhuafa Sulsel

Dana zakat yang disalurkan yang berasal dari zakat  karyawan PLN kemudian disalurkan melalui Dompet Dhuafa Sulsel dengan total dana zakat Rp 177.103.810 Juta  dengan rincian program yang terdiri dari Program Sunat Massal Dhuafa sebanyak Rp 27.550.000, Program Ekonomi Gerobak Usaha Mandiri Rumah Produksi sebanyak Rp 60.000.000, dan Program Bedah Rumah Rp. 89.533.810. (Syarif/DDSS)

 

 

Salsakiyya Bocah Istimewa Berjuang Melawan Tumor Mata

Salsakiyya Bocah Istimewa Berjuang Melawan Tumor Mata

Relawan Dompet Dhuafa Sulsel menyalurkan bantuan Suntuk Adik Salsakiyya
Makassar- Pada bulan maret 2017 lalu, relawan Dompet Dhuafa Sulsel mendapat kabar tentang Adik Salsakiyya yang membutuhkan uluran tangan kita semua. Salsakiyya, bocah berumur dua tahun Enam bulan anak dari pasangan suami dan istri Dalle (50 tahun) dan Musdalifah (28 tahun) sudah dua tahun menahan sakit. Ada tumor di mata kanannya. Mereka berasal dari Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kab. Polewali Mandar
 
Salsakiyya yang kini menginjak usia dua tahun lima bulan ini divonis menderita tumor mata stadium empat. Musdalifah, ibu Salsakiyya menuturkan, bahwa anak kelimanya ini awalnya lahir sehat. Kelainan muncul pada usia lima bulan.
 
Pada kesempatan itu Pangdam VII/ Wirabuana Polewali Mandar telah membantu adik Salsakiyya untuk dirujuk ke Rumah Sakit Pelamonia makassar untuk dilakukan tindakan medis. Kemudian dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo, Makassar.

Continue reading →

Bantuan Pengobatan untuk Ustadz Asgar

Bantuan Pengobatan untuk Ustadz Asgar

Kondisi Ustad Asgar saat ditemui Relawan Dompet Dhuafa Sulsel
Sempat beberapa waktu lalu, di media sosial memberitakan tentang kondisi Ustadz Asgar. Melihat hal tersebut, Dompet Dhuafa Sulsel sebagai lembaga zakat dan kemanusiaan juga turut mengambil bagian dalam membantu umat ini. Relawan Dompet Dhuafa Sulsel juga mencari informasi tentang beliau, kemudian melakukan assisment terkait beliau sehingga menemukan informasi lengkap tentang kondisi ustad Asgar.

Continue reading →

Kecelakaan beruntun di Makassar, Ambulance Dompet Dhuafa Bantu evakuasi Korban Kecelakaan

Kecelakaan beruntun di Makassar, Ambulance Dompet Dhuafa Bantu evakuasi Korban Kecelakaan

Makassar-Kecelakaan beruntun terjadi di Jl. Perintis Kemerdekaan 7,  Makassar  sekitar pukul 00.15 wita (22/1) . Kecelakaan antara mobil dan motor menyebabkan korban mengalami luka parah, dan terdapat seorang korban kecelakaan yang tidak tertolong yaitu bapak pengendara motor. Korban selamat berada di dalam mobil mengalami luka yaitu 2 perempuan dewasa, 1 anak kecil perempuan dan 1 laki-laki dewasa.

Ambulance Dompet Dhuafa selanjutnya digunakan untuk mengevakuasi korban yang kemudian dibawa ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar untuk penanganan lebih lanjut kepada korban kecelakaan.

” Hingga saat ini, korban yang meninggal sudah diketahui identitasnya atas nama ihwan efendi tinggal di jln dr.lemena menggunakan motor jupiter hitam yang berasal dari daerah daya menuju ke jalan perintis. lokasi kejadian tepat di jln PK 7 Perintis Kemerdekaan (depan inul vista)” Ujar Firman (Kru Ambulance Dompet Dhuafa)

“Sedangkan korban selamat yang berada dalam mobil atas nama ny irma. tn sahid tinggal di jl barukan raya. ny.anti tinggal di jln lure. dan bpk wandi. mobil dari arah RS Daya menuju Jl. latimojjong” lanjut Firman

Hingga saat ini tim Dompet Dhuafa Sulsel​ masih mendampingi korban kecelakaan yang kini masih berada di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar

Tak lupa pula keluarga korban menghaturkan ribuan terima kasih kepada donatur Dompet Dhuafa yang tak henti memberikan sebagian harta yang dimilikinya untuk kemaslahatan ummat.

Copyright © 2026 DD Sulsel